Runtuhnya Tembok Pembatas: Daftar Lengkap HP Samsung yang Kini Mendukung AirDrop via Quick Share

Andini Putri Lestari | Totonews
15 Mei 2026, 06:49 WIB
Runtuhnya Tembok Pembatas: Daftar Lengkap HP Samsung yang Kini Mendukung AirDrop via Quick Share

TotoNews — Selama bertahun-tahun, jurang pemisah antara ekosistem Android dan iOS seringkali menjadi kendala utama bagi para pengguna gadget. Salah satu keluhan paling klasik adalah sulitnya mengirim file foto atau video berkualitas tinggi secara instan antar platform tanpa harus bergantung pada aplikasi pihak ketiga atau layanan cloud yang lambat. Namun, di tahun 2026 ini, sejarah baru telah terukir. Sebuah terobosan besar hadir melalui kolaborasi teknologi yang memungkinkan perangkat Samsung Galaxy untuk berkomunikasi langsung dengan iPhone melalui protokol AirDrop yang terintegrasi dalam fitur Quick Share.

Kabar gembira ini pertama kali mencuat dalam ajang bergengsi The Android Show I/O Edition 2026. Dalam presentasi yang memukau tersebut, Alanna Veiga, selaku Product Manager Android di Google, mengonfirmasi bahwa dukungan AirDrop melalui Quick Share kini bukan lagi sekadar impian. Fitur ini telah mulai digulirkan secara bertahap, memberikan kebebasan bagi pengguna Samsung untuk melakukan transfer data semudah menjentikkan jari ke perangkat Apple.

Baca Juga

Duel Raksasa Lembah Silikon: Persidangan Gugatan Elon Musk Terhadap OpenAI dan Sam Altman Resmi Bergulir

Duel Raksasa Lembah Silikon: Persidangan Gugatan Elon Musk Terhadap OpenAI dan Sam Altman Resmi Bergulir

Revolusi Konektivitas: Mengapa Ini Penting?

Selama ini, AirDrop dikenal sebagai fitur eksklusif Apple yang menggunakan teknologi Apple Wireless Direct Link (AWDL). Hal inilah yang membuat perangkat di luar ekosistem Apple seolah terisolasi. Namun, berkat kerja keras tim pengembang di Google dan Samsung, batasan tersebut kini mulai memudar. TotoNews mencatat bahwa implementasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem teknologi yang lebih inklusif dan terbuka bagi pengguna smartphone di seluruh dunia.

Dukungan AirDrop pada perangkat Samsung ini hadir melalui pembaruan antarmuka terbaru, yakni One UI 8.5. Dengan pembaruan ini, Quick Share tidak hanya berfungsi antar sesama Android, tetapi juga mampu ‘berbicara’ dengan protokol yang digunakan oleh iPhone dan Mac. Ini adalah kabar baik bagi para profesional kreatif, fotografer, maupun pengguna kasual yang sering berbagi momen dalam kualitas aslinya.

Baca Juga

Rahasia Teknisi China Ubah iPhone 17 Pro Max Ringsek Jadi Mulus Lagi: Teknik ‘Ketok Magic’ Gadget yang Viral

Rahasia Teknisi China Ubah iPhone 17 Pro Max Ringsek Jadi Mulus Lagi: Teknik ‘Ketok Magic’ Gadget yang Viral

Daftar HP Samsung yang Mendukung AirDrop via Quick Share

Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun oleh TotoNews, tidak semua perangkat Samsung akan mendapatkan fitur canggih ini secara bersamaan. Fokus utama saat ini diberikan kepada lini flagship Samsung yang memiliki spesifikasi hardware mumpuni untuk menjalankan protokol jaringan yang kompleks. Berikut adalah daftar perangkat yang dipastikan mendapatkan dukungan tersebut:

  • Samsung Galaxy S26 Series: Termasuk Galaxy S26 standar, S26+, dan S26 Ultra (sebagai perangkat pionir).
  • Samsung Galaxy S25 Series: Galaxy S25, S25+, dan S25 Ultra melalui pembaruan One UI 8.5.
  • Samsung Galaxy S24 Series: Galaxy S24, S24+, dan S24 Ultra.
  • Lini Ponsel Lipat (Foldables): Galaxy Z TriFold, Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6.

Satu hal yang cukup mengejutkan bagi para pengamat industri adalah absennya Samsung Galaxy S23 series serta Galaxy Z Fold5 dan Flip5 dari daftar awal ini. Meskipun perangkat tersebut masih sangat bertenaga, nampaknya ada kendala teknis tertentu yang membuat mereka harus menunggu lebih lama atau bahkan mungkin tidak akan mendapatkan fitur ini sama sekali.

Baca Juga

Promo Gila-Gilaan Transmart Full Day Sale: Bawa Pulang Mesin Cuci Front Load 7KG Cuma Rp 3 Jutaan!

Promo Gila-Gilaan Transmart Full Day Sale: Bawa Pulang Mesin Cuci Front Load 7KG Cuma Rp 3 Jutaan!

Teknologi di Balik Layar: Mengapa Tidak Semua HP Bisa?

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa ponsel kelas menengah seperti Galaxy A series atau Galaxy M series belum masuk dalam daftar? Jawabannya terletak pada kompleksitas teknologi yang digunakan. Untuk menjalankan fitur AirDrop di Android, perangkat membutuhkan optimisasi pada tingkat chipset dan modul jaringan yang sangat spesifik.

Google dikabarkan telah melakukan reverse engineering atau rekayasa balik terhadap protokol AWDL milik Apple. Proses ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Rust yang dikenal sangat aman terhadap memori dan memiliki performa tinggi. Teknologi ini memungkinkan Quick Share untuk menciptakan koneksi peer-to-peer langsung ke perangkat Apple tanpa melalui server eksternal, sehingga keamanan data tetap terjaga.

Baca Juga

Lompatan Besar Google: Transformasi Android Menjadi ‘Agen AI’ Otonom Berbasis Gemini

Lompatan Besar Google: Transformasi Android Menjadi ‘Agen AI’ Otonom Berbasis Gemini

Masalahnya, teknologi AWDL ini membutuhkan sinkronisasi frekuensi radio yang sangat presisi. Perangkat kelas bawah atau model lama seringkali tidak memiliki dukungan hardware yang diperlukan untuk meniru cara kerja protokol nirkabel Apple tersebut secara efisien. Inilah alasan mengapa fitur ini untuk sementara waktu menjadi eksklusif bagi pengguna perangkat kelas atas.

Dampak Bagi Pengguna dan Industri Mobile

Kehadiran fitur ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri ponsel pintar. Pengguna tidak lagi merasa ‘terjebak’ dalam satu ekosistem hanya karena alasan kemudahan berbagi file. Hal ini juga memberikan tekanan positif bagi produsen lain untuk mengikuti jejak Samsung dan Google dalam membuka standar konektivitas mereka.

Selain kemudahan transfer foto, integrasi ini juga diharapkan dapat mencakup transfer dokumen berukuran besar, video 4K, hingga data presentasi dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan Bluetooth konvensional. Bagi jurnalis teknologi, ini adalah pencapaian terbesar dalam hal interoperabilitas perangkat mobile dalam satu dekade terakhir.

Menanti Masa Depan yang Lebih Terkoneksi

Meskipun saat ini jangkauannya masih terbatas pada perangkat flagship, harapan besar tetap disematkan kepada Google dan Samsung untuk terus mengoptimalkan fitur ini. Alanna Veiga dalam keterangannya mengisyaratkan bahwa di masa depan, mereka akan berusaha membawa teknologi ini ke lebih banyak perangkat Android lainnya.

TotoNews akan terus memantau perkembangan pembaruan One UI 8.5 di berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Bagi Anda pemilik perangkat dalam daftar di atas, pastikan untuk selalu mengecek pembaruan sistem secara berkala melalui menu pengaturan. Masa depan di mana Android dan iPhone bisa hidup berdampingan secara harmonis nampaknya sudah berada di depan mata.

Dengan adanya fitur AirDrop via Quick Share ini, alasan untuk tetap setia pada satu merek hanya karena alasan transfer file kini sudah mulai usang. Samsung sekali lagi membuktikan bahwa inovasi tidak harus selalu tentang membuat tembok yang lebih tinggi, melainkan membangun jembatan yang lebih kuat.

Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *