Restrukturisasi Besar PT Pindad: Transformasi Kepemimpinan dan Strategi Baru Menuju Kemandirian Pertahanan Nasional

Siti Aminah | Totonews
27 Mei 2026, 20:48 WIB
Restrukturisasi Besar PT Pindad: Transformasi Kepemimpinan dan Strategi Baru Menuju Kemandirian Pertahanan Nasional

TotoNews — Dinamika kepemimpinan di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis kembali bergulir. PT Pindad, raksasa industri pertahanan kebanggaan Indonesia, secara resmi mengumumkan perombakan besar-besaran pada jajaran direksi dan komisarisnya. Langkah ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan sebuah manuver strategis untuk memperkuat struktur organisasi di tengah tantangan global yang semakin kompleks serta ambisi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.

Perubahan signifikan ini didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN melalui Surat BP BUMN Nomor: SR-262/BP/05/2026 yang diterbitkan pada 26 Mei 2026. Keputusan ini secara resmi menetapkan arah baru bagi perusahaan yang bermarkas di Bandung tersebut, mencakup perubahan nomenklatur jabatan hingga pengangkatan nama-nama baru yang diharapkan mampu membawa angin segar bagi inovasi teknologi militer Indonesia.

Baca Juga

DJP Banten Beraksi! Rekening 84 Penunggak Pajak Dibekukan Serentak, Nilainya Capai Rp 330 Miliar

DJP Banten Beraksi! Rekening 84 Penunggak Pajak Dibekukan Serentak, Nilainya Capai Rp 330 Miliar

Fokus Baru: Integrasi Manajemen Risiko dan Nomenklatur Jabatan

Salah satu poin paling krusial dalam restrukturisasi kali ini adalah perubahan nomenklatur atau penamaan jabatan yang kini lebih menitikberatkan pada fungsi manajemen risiko. Dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui kanal media sosial perusahaan, PT Pindad menegaskan bahwa penempatan fungsi Manajemen Risiko kini terintegrasi secara lebih mendalam dengan fungsi teknologi dan pengembangan.

Langkah ini mencerminkan kesadaran mendalam bahwa industri alutsista (alat utama sistem persenjataan) bukan hanya soal manufaktur, tetapi juga soal mitigasi risiko yang ketat, mengingat produk-produk yang dihasilkan menyangkut kedaulatan negara. Dengan struktur baru ini, diharapkan setiap inovasi yang lahir dari dapur Pindad telah melalui proses kajian risiko yang komprehensif, baik dari sisi finansial maupun operasional.

Baca Juga

Said Iqbal Menuju Kursi Kabinet: Sinyal Baru Relasi Pemerintah dan Kaum Buruh?

Said Iqbal Menuju Kursi Kabinet: Sinyal Baru Relasi Pemerintah dan Kaum Buruh?

Perubahan ini juga membawa konsekuensi pada berakhirnya masa jabatan Kemal Sudiro sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM. Melalui rilis resminya, perusahaan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa baktinya, yang telah membantu Pindad melewati masa-masa transisi industri yang menantang.

Wajah Baru di Kursi Panas: Sinergi Militer dan Profesional

Untuk mengisi kekosongan dan memperkuat operasional, PT Pindad mengangkat sejumlah tokoh berpengalaman. Heru Puryanto kini dipercaya menduduki kursi Wakil Direktur Utama PT Pindad, sebuah posisi strategis yang diharapkan mampu membantu Direktur Utama dalam mengoordinasikan lini produksi yang semakin padat pesanan.

Di sisi lain, Tambok Parulian S resmi menjabat sebagai Direktur Keuangan dan SDM. Kehadirannya dipandang sebagai langkah untuk memperkuat tata kelola keuangan perusahaan di tengah ambisi Pindad untuk mengekspansi pasar ekspor. Sektor sumber daya manusia juga menjadi fokus utama, mengingat Pindad membutuhkan talenta-talenta terbaik dalam bidang teknologi militer untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya.

Baca Juga

Era Baru Tata Kelola Komoditas: Ekspor Batu Bara dan Sawit Wajib Melalui PT DSI Mulai Juni 2026

Era Baru Tata Kelola Komoditas: Ekspor Batu Bara dan Sawit Wajib Melalui PT DSI Mulai Juni 2026

Tak hanya di jajaran direksi, dewan komisaris juga mendapat amunisi baru dengan masuknya Dani Rusli Utama. Sebagai pengawas perusahaan, peran dewan komisaris menjadi sangat vital untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil direksi tetap sejalan dengan visi besar pemerintah dalam memperkuat industri pertahanan dalam negeri.

Menjaga Momentum Keberhasilan Maung dan Inovasi Alutsista

Penyegaran organisasi ini terjadi di saat PT Pindad tengah menjadi sorotan publik berkat kesuksesan kendaraan taktis (rantis) Maung. Kendaraan yang menjadi simbol kemandirian bangsa ini semakin populer setelah digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai agenda kenegaraan, termasuk dalam kunjungan diplomasi ke luar negeri. Penggunaan Maung bukan sekadar soal transportasi, melainkan pesan kuat kepada dunia bahwa Indonesia mampu memproduksi kendaraan tempur berkualitas tinggi secara mandiri.

Baca Juga

Strategi Agresif Emiten: IHSG Melesat 2,34% Saat TRJA dan MPPA Siapkan Langkah Besar

Strategi Agresif Emiten: IHSG Melesat 2,34% Saat TRJA dan MPPA Siapkan Langkah Besar

Restrukturisasi ini diharapkan mampu menjaga momentum tersebut. Pindad tidak hanya dituntut untuk memproduksi senapan serbu kelas dunia seperti seri SS2 atau kendaraan tempur seperti Anoa dan Harimau Tank, tetapi juga harus mampu bersaing dalam hal efisiensi produksi dan pengembangan teknologi masa depan, termasuk sistem persenjataan berbasis AI dan kendaraan listrik militer.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran Komisaris dan Direksi PT Pindad yang baru. Semoga selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan berbagai program perusahaan sehingga dapat membawa Pindad menuju perusahaan industri pertahanan yang terus bertumbuh dan mandiri,” tulis pernyataan resmi perusahaan yang menggambarkan optimisme tinggi terhadap kepengurusan yang baru ini.

Daftar Lengkap Susunan Pengurus Terbaru PT Pindad

Berdasarkan perubahan efektif per Rabu, 27 Mei 2026, berikut adalah susunan lengkap jajaran petinggi PT Pindad yang akan menakhodai perusahaan menuju babak baru:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Maruli Simanjuntak
  • Wakil Komisaris Utama: Ahmad Dofiri
  • Komisaris Independen: Surawahadi
  • Komisaris Independen: Arlan Septia
  • Komisaris: Dani Rusli Utama

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Sigit P. Santosa
  • Wakil Direktur Utama: Heru Puryanto
  • Direktur Keuangan dan SDM: Tambok Parulian S.
  • Direktur Komersial: Budhiarto
  • Direktur Produksi: Hera Rosmiati
  • Direktur Teknologi, Pengembangan, dan Manajemen Risiko: Prima Kharisma

Menuju Ekosistem Industri Pertahanan yang Terintegrasi

Dengan susunan baru ini, tantangan besar telah menanti. Pindad sebagai bagian dari Holding BUMN Industri Pertahanan, DEFEND ID, harus mampu menjalin sinergi yang lebih erat dengan anggota holding lainnya. Fokus pada produk lokal dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

Kepemimpinan Sigit P. Santosa yang didukung oleh wakil dan direktur lainnya diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih dinamis. Pindad kini tidak hanya berorientasi pada pasar domestik melalui pesanan Kementerian Pertahanan, tetapi juga mulai melirik peluang kerja sama strategis dengan mitra internasional untuk transfer teknologi.

Masyarakat menaruh harapan besar bahwa di bawah nakhoda baru ini, PT Pindad akan semakin vokal di pasar global. Transformasi ini adalah bukti nyata bahwa BUMN Strategis Indonesia terus berbenah diri, menanggalkan pola pikir lama, dan bergerak maju dengan tata kelola perusahaan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Perjalanan Pindad masih panjang, namun dengan fondasi kepemimpinan yang baru saja diperkuat, langkah menuju kemandirian alutsista yang sepenuhnya “Made in Indonesia” terasa semakin dekat untuk dicapai. Keberhasilan Pindad adalah keberhasilan pertahanan Indonesia di mata dunia.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *