Menkeu AS Scott Bessent Semprot IMF, Sebut Proyeksi Ekonomi Global Terlalu Pesimistis

Siti Aminah | Totonews
15 Apr 2026, 15:14 WIB
Menkeu AS Scott Bessent Semprot IMF, Sebut Proyeksi Ekonomi Global Terlalu Pesimistis

TotoNews — Gelombang skeptisisme kini tengah menghantam International Monetary Fund (IMF) setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, melontarkan kritik terbuka terkait pesimisme lembaga tersebut terhadap masa depan ekonomi global. Bessent menilai bahwa langkah IMF yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia hingga ke level 3% pada tahun 2026 merupakan sebuah reaksi yang berlebihan dan kurang akurat dalam memotret realitas pasar.

Langkah IMF tersebut dipicu oleh kekhawatiran mendalam atas eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang diprediksi akan memicu guncangan hebat pada sektor energi. Namun, bagi Bessent, narasi suram yang dibangun IMF tidak sepenuhnya sejalan dengan dinamika lapangan saat ini.

Baca Juga

Strategi Cerdas Miliki Koleksi Fashion Branded Tanpa Menguras Tabungan: Panduan Lengkap Promo Eksklusif TFI

Strategi Cerdas Miliki Koleksi Fashion Branded Tanpa Menguras Tabungan: Panduan Lengkap Promo Eksklusif TFI

Kritik Tajam Atas Proyeksi yang Dianggap Berlebihan

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari Reuters, Bessent secara blak-blakan menyebut IMF terlalu cepat mengambil kesimpulan negatif. Ia mengamati adanya perbedaan signifikan dalam cara berbagai negara merespons krisis energi. Sementara negara-negara di Eropa dan Asia mulai gencar menggelontorkan subsidi besar-besaran untuk meredam inflasi dan melindungi industri mereka, Bessent menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki ketahanan yang berbeda.

“Saya pikir mereka mungkin bereaksi secara berlebihan, namun waktu yang akan membuktikannya nanti,” ujar Bessent dengan nada tegas. Ia meyakini bahwa siklus kenaikan harga minyak dunia dapat dilalui tanpa harus bergantung pada skema subsidi yang justru berisiko membebani struktur pinjaman negara dan memicu inflasi yang lebih liar di masa depan.

Baca Juga

Trump Tolak Proposal Damai Iran: Ancaman Serangan Total di Selat Hormuz Kian Nyata

Trump Tolak Proposal Damai Iran: Ancaman Serangan Total di Selat Hormuz Kian Nyata

Mengingatkan IMF dan World Bank pada Misi Utama

Lebih lanjut, orang nomor satu di Departemen Keuangan AS ini juga memberikan peringatan kepada para petinggi IMF dan World Bank untuk tidak melenceng dari jalur mereka. Ia menekankan bahwa prioritas utama lembaga-lembaga multilateral ini seharusnya tetap pada upaya menjaga stabilitas ekonomi makro dan mendorong pembangunan global yang berkelanjutan.

Bessent juga mengungkapkan rasa puasnya terhadap arah kebijakan World Bank yang kini mulai selaras dengan kepentingan strategis AS, termasuk keputusan berani untuk mengakhiri moratorium pada proyek-proyek tenaga nuklir. Menurutnya, diversifikasi sumber energi adalah kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

Diplomasi Keuangan dan Penataan Aset

Di balik ketegangan tersebut, Bessent mengklaim bahwa hubungan antara Washington dan IMF sebenarnya masih berjalan dalam koridor kemitraan yang produktif. Salah satu pencapaian yang disorot adalah keberhasilan membawa kembali Venezuela ke dalam sistem keuangan internasional, sebuah langkah yang dianggap krusial bagi peta geopolitik ekonomi.

Baca Juga

Lonjakan Harga BBM Hari Ini: BP Ultimate Diesel Tembus Rp 25.560 per Liter

Lonjakan Harga BBM Hari Ini: BP Ultimate Diesel Tembus Rp 25.560 per Liter

Namun, gaya kepemimpinan Bessent yang lugas juga terlihat dari permintaannya yang unik kepada IMF, yakni mendesak lembaga tersebut untuk menjual aset yang dianggap tidak esensial, seperti sebuah lapangan golf di pinggiran Maryland. Langkah ini dipandang sebagai pesan bahwa efisiensi harus dimulai dari dalam internal lembaga itu sendiri.

“Kami tetap menjalin komunikasi yang sangat erat. Saya merasa mereka mulai memahami sudut pandang AS dan bersedia menjadi mitra yang kooperatif. Meski masih ada sedikit keengganan untuk meninggalkan pola-pola lama, saya yakin saat ini kita sudah berada dalam visi yang selaras,” pungkas Bessent optimis.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *