Dorong Ekonomi Lokal ke Pasar Global, OJK Lepas Ekspor Produk Kelapa Unggulan Sumatera Selatan
TotoNews — Sektor ekonomi Sumatera Selatan kini tengah bersiap mencatatkan sejarah baru di kancah internasional. Langkah nyata ini ditandai dengan pelepasan ekspor berbagai produk turunan kelapa serta komoditas unggulan lainnya yang digawangi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Inisiatif ini menjadi bukti kuat komitmen lembaga tersebut dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi daerah yang berbasis pada kekayaan lokal.
Bertempat di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, seremoni pelepasan ekspor ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas. Peristiwa ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan bagian dari rangkaian strategis Program Sultan Muda XporA 2026 yang dirancang untuk membawa produk lokal menembus sekat-sekat pasar global.
Akses Strategis Menuju Stadion Megah, Stasiun KRL JIS Siap Beroperasi Juni 2026
Transformasi Komoditas Lokal Menuju Panggung Dunia
Pelepasan ekspor ini mempertegas peran strategis pengusaha muda di Sumatera Selatan. Melalui penguatan ekosistem keuangan yang inklusif, para pelaku usaha kini memiliki akses lebih luas untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar luar negeri. Keberhasilan kali ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan ekspor kelapa sawit dan kopi yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami tidak hanya berbicara tentang angka ekspor atau sekadar pemberdayaan UMKM. Fokus utama kami adalah menjadikan daerah sebagai mesin pertumbuhan utama bagi ekonomi Indonesia,” ujar Hernawan Bekti Sasongko dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang dijalankan OJK selaras dengan visi pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Ambisi Besar Indonesia: Bali Disulap Menjadi Pusat Keuangan Internasional Melalui Proyek IFC
Rincian Komoditas dan Negara Tujuan
Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, memaparkan rincian komoditas yang dilepas dalam tahap awal ini. Sebanyak 46 ton arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal) dan 25 ton keripik kelapa (coconut chips) siap meluncur menuju Cina, Taiwan, dan Prancis. Tak hanya itu, Sumatera Selatan juga mengirimkan 500 kilogram lada hitam serta 21 ton produk olahan kerupuk dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,6 miliar.
Capaian ini menjadi cermin keberhasilan proses hilirisasi dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan di daerah. Melalui integrasi akses sektor jasa keuangan, para pelaku usaha mendapatkan dukungan modal dan proteksi yang dibutuhkan dalam skala perdagangan internasional.
Sinergi Lintas Sektor dan Fasilitas Pendukung
Keberhasilan ekspor ini didukung penuh oleh penyediaan berbagai skema pembiayaan, seperti trade finance dan Letter of Credit (L/C). Selain itu, perlindungan risiko usaha melalui asuransi juga menjadi faktor kunci yang memberikan kepercayaan diri bagi para eksportir lokal. Gubernur Sumsel, Herman Deru, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang tercipta antara OJK, pemerintah daerah, dan pelaku industri.
Dampak Krisis Energi Global, Pertumbuhan Ekonomi Vietnam Melambat di Awal 2026
“Dukungan dari OJK dan berbagai lembaga jasa keuangan sangat krusial dalam mencetak ‘Sultan Muda’ yang produktif dan inovatif. Kami berharap sinergi ini melahirkan lebih banyak pengusaha baru yang mampu bersaing secara global,” tutur Herman Deru penuh optimisme.
Sebagai pusat pengembangan, telah hadir Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang berlokasi di Gedung Kantor OJK Sumsel. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat inkubasi, pelatihan, sekaligus penghubung jaringan bisnis (business connection hub). Tak berhenti di situ, komitmen nyata ditunjukkan dengan penyaluran pembiayaan komoditas unggulan sebesar Rp 869,29 miliar serta fasilitas L/C ekspor senilai US$ 209,723 oleh lima bank mitra.
Dengan adanya Pusat Kolaborasi dan Akselerasi Ekonomi Daerah, Sumatera Selatan kini memiliki wadah permanen untuk menyinergikan kebijakan antara OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Provinsi demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berburu Rak Besi Murah di Transmart Full Day Sale, Diskon Melimpah Hanya Hari Ini!