Apple Hapus Mac Mini M4 Termurah dari Lini Produk, Imbas Demam AI yang Tak Terbendung
TotoNews — Lini desktop compact milik Apple, Mac Mini, kini tengah menjadi primadona baru yang sangat sulit ditemukan di pasaran. Lonjakan minat yang luar biasa, terutama didorong oleh kebutuhan pemrosesan kecerdasan buatan, memaksa Apple mengambil langkah drastis dengan menghentikan penjualan varian Mac Mini M4 versi paling ekonomis.
Langkah Mengejutkan: Varian USD 599 Menghilang
Varian dasar Mac Mini M4 yang dibanderol seharga USD 599 (sekitar Rp 9,7 juta) dilaporkan telah dihapus dari etalase digital Apple. Keputusan ini diambil setelah stok perangkat tersebut ludes tak bersisa sejak pekan lalu. Varian yang kini menjadi barang langka tersebut merupakan model dengan spesifikasi RAM 16GB dan penyimpanan SSD 256GB.
Dominasi Onic Esports Tak Terbendung, RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar Klasemen MPL ID S17 Week 4
Dengan hilangnya opsi termurah ini, konsumen yang ingin meminang komputer mungil bertenaga ini setidaknya harus merogoh kocek lebih dalam. Kini, harga entry-level untuk produk Apple di kategori Mac Mini dimulai dari angka USD 799. Meskipun harga untuk model penyimpanan 512GB ini tidak mengalami kenaikan dari harga sebelumnya, absennya pilihan 256GB secara otomatis menaikkan ambang batas harga bagi calon pembeli baru.
Kelangkaan Stok yang Meluas
Ironisnya, meskipun model USD 799 masih terdaftar sebagai produk yang tersedia, status stoknya di situs resmi Apple terpantau kosong. Berdasarkan pantauan tim TotoNews, konsumen yang melakukan pemesanan hari ini kemungkinan besar baru akan menerima unit mereka pada minggu kedua atau ketiga bulan Juni mendatang.
Misteri Big Crunch: Ilmuwan Prediksi Kiamat Alam Semesta Terjadi Jauh Lebih Cepat
Tren keterlambatan pengiriman ini menimbulkan spekulasi bahwa varian 512GB pun berisiko menyusul jejak saudara bungsunya untuk ditandai sebagai ‘tidak tersedia’. Bahkan, untuk model kelas atas dengan konfigurasi RAM 32GB, Apple mencantumkan estimasi pengiriman yang cukup fantastis, yakni mencapai 10 hingga 12 minggu lamanya.
Mac Mini: Mesin Tempur Para Penggiat AI
Fenomena kelangkaan ini bukan tanpa alasan. Mac Mini M4 mendadak menjadi incaran utama para komunitas teknologi AI. Keandalannya dalam menjalankan Large Language Model (LLM) secara lokal serta kemampuannya mengoperasikan agen AI seperti OpenClaw menjadikannya pilihan paling rasional dari sisi performa dan efisiensi ruang.
Kombinasi antara permintaan global yang masif dan isu kelangkaan komponen pada sektor memori serta storage diakui Apple sebagai tantangan besar. CEO Apple, Tim Cook, angkat bicara mengenai ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan yang terjadi saat ini.
Jangan Terkecoh Trailer! Mantan Dev Rockstar Ungkap Realita Visual GTA 6 yang Sebenarnya
Pernyataan Resmi Tim Cook
“Kami memprediksi bahwa ke depannya, Mac Mini dan Mac Studio mungkin akan memerlukan waktu beberapa bulan untuk mencapai titik keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan besarnya permintaan,” ujar Tim Cook dalam sebuah pernyataan resmi.
Ia menambahkan bahwa kedua perangkat tersebut merupakan platform yang sangat luar biasa untuk ekosistem AI dan layanan agentic. “Pengakuan pelanggan terhadap potensi besar perangkat ini terjadi jauh lebih cepat dari yang kami antisipasi, sehingga kami menghadapi lonjakan permintaan yang melampaui ekspektasi awal,” tutupnya.
Situasi ini menegaskan posisi Apple yang semakin kuat di ranah perangkat keras pendukung AI, namun di sisi lain menjadi tantangan bagi konsumen yang menginginkan akses teknologi mumpuni dengan harga yang lebih terjangkau.
Strategi Akselerasi Internet Cepat Indonesia: Sinergi FTTH dan FWA Jadi Solusi Krusial