Gemuruh Merah di Pulau Dewata: Menelusuri Keseruan We Ride As One 2026 Bersama Ducati Indonesia

Bagus Setiawan | Totonews
17 Mei 2026, 16:43 WIB
Gemuruh Merah di Pulau Dewata: Menelusuri Keseruan We Ride As One 2026 Bersama Ducati Indonesia

TotoNews — Suasana Pulau Bali pada akhir pekan ini terasa sedikit berbeda dari biasanya. Jika biasanya suara deburan ombak di kawasan Nusa Dua menjadi harmoni utama, kali ini dentuman mesin Desmodromic yang khas dari ratusan motor premium asal Italia, Ducati, mengambil alih panggung utama. Perayaan tahunan yang bertajuk ‘We Ride As One 2026’ sukses menyulap lanskap Pulau Dewata menjadi lautan merah, menghadirkan atmosfer persaudaraan yang kental di antara para pecintanya yang akrab disapa Ducatisti.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ajang We Ride As One kali ini tidak hanya sekadar menjadi ajang kumpul komunitas biasa. Ducati Indonesia kali ini mengemas acara dengan sentuhan narasi yang lebih santai, mengedepankan nuansa liburan yang elegan namun tetap penuh energi. Ratusan peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air berkumpul dengan satu semangat yang sama: merayakan eksistensi brand ikonik ini di tanah air.

Baca Juga

Kontroversi Pengadaan Motor Listrik EMMO: Jaringan Bengkel Nihil, Program Makan Bergizi Gratis Terancam Kendala Operasional?

Kontroversi Pengadaan Motor Listrik EMMO: Jaringan Bengkel Nihil, Program Makan Bergizi Gratis Terancam Kendala Operasional?

Gelombang Merah yang Memukau di Jantung Pariwisata Bali

Kegiatan yang berlangsung pada 9 Mei 2026 ini bukan hanya tentang pamer kemewahan kendaraan, melainkan tentang bagaimana sebuah komunitas besar mampu bersinergi dengan lingkungan sekitar. Sejak pagi hari, area pertemuan sudah dipenuhi oleh berbagai tipe motor Ducati yang masing-masing memiliki karakteristik unik. Kehadiran mereka di Bali bukan tanpa alasan; pulau ini dipilih karena reputasinya sebagai destinasi wisata internasional yang menawarkan keindahan alam sekaligus infrastruktur jalan yang mumpuni untuk aktivitas berkendara.

Jimmy Budhijanto, selaku CEO Ducati Indonesia, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan manifestasi dari apresiasi perusahaan terhadap loyalitas para konsumennya. Menurutnya, Bali tetap menjadi magnet utama bagi kegiatan berskala global. Melalui rangkaian acara yang tertib dan meriah ini, Ducati Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Bali bukan sekadar tempat berjemur, melainkan destinasi otomotif yang sangat potensial dengan keramahan masyarakatnya yang mendunia.

Baca Juga

Misi Kebangkitan ‘El Diablo’ di Le Mans: Yamaha YZR-M1 Gunakan Senjata Aerodinamika Baru di MotoGP Prancis 2026

Misi Kebangkitan ‘El Diablo’ di Le Mans: Yamaha YZR-M1 Gunakan Senjata Aerodinamika Baru di MotoGP Prancis 2026

Komitmen Keselamatan: Riding Bukan Sekadar Kecepatan

Sebelum mesin-mesin bertenaga besar itu menderu di jalanan, ada prosedur wajib yang tidak boleh dilewatkan. Keselamatan berkendara tetap menjadi prioritas utama. Hal ini ditegaskan melalui sesi briefing mendalam yang dipimpin langsung oleh Aftersales Director Ducati Indonesia, Dito Mulyawadi. Dalam sesi tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai manajemen konvoi, rute perjalanan, hingga etika berkendara di jalan umum.

Dito menekankan bahwa sebagai pengguna motor premium, para Ducatisti harus menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya. Ducati Indonesia sangat selektif dalam mengatur ritme perjalanan agar tidak mengganggu kenyamanan publik. Pemahaman mengenai rute Rolling Thunder sangat krusial agar setiap peserta dapat menikmati perjalanan tanpa harus mengabaikan aspek keselamatan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

Baca Juga

Aturan Baru Pajak Kendaraan Listrik 2026: Tak Lagi Bebas PKB Secara Otomatis?

Aturan Baru Pajak Kendaraan Listrik 2026: Tak Lagi Bebas PKB Secara Otomatis?

Kehadiran Sang Legenda: Paolo Ciabatti dan Suntikan Semangat Global

Salah satu kejutan terbesar yang membuat We Ride As One 2026 kali ini terasa sangat eksklusif adalah kehadiran sosok penting dari markas besar Ducati di Bologna, Italia. Paolo Ciabatti, yang menjabat sebagai General Manager Ducati Corse Off-Road, turut hadir langsung untuk merasakan atmosfer komunitas di Indonesia. Bagi penggemar MotoGP, nama Ciabatti tentu tidak asing lagi, mengingat perannya yang fundamental dalam membawa Ducati Lenovo Team meraih kejayaan bersama Francesco Bagnaia.

Kehadiran Paolo tidak hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi ia juga terlibat aktif dalam melepas keberangkatan rombongan. Tercatat ada sekitar 110 unit motor Ducati yang ikut serta dalam konvoi besar tersebut. Paolo sendiri memberikan pujian tinggi terhadap antusiasme pengguna Ducati di Indonesia. Ia bahkan menyebutkan bahwa konsep penyelenggaraan We Ride As One yang digarap oleh Ducati Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia, baik dari segi organisasi maupun antusiasme pesertanya.

Baca Juga

Skandal Minim Pelatihan di Balik Kecelakaan Taksi Hijau Bekasi, Sopir Baru Tiga Hari Mengaspal

Skandal Minim Pelatihan di Balik Kecelakaan Taksi Hijau Bekasi, Sopir Baru Tiga Hari Mengaspal

Eksplorasi Rute Ikonik: Melintasi Tol Mandara Menuju Peninsula

Rute konvoi dimulai dari kawasan bergengsi ITDC, menyisir jalanan halus yang dikelilingi taman-taman tropis yang asri. Salah satu momen paling sinematik adalah saat rombongan melintasi Tol Bali Mandara. Di sini, para Ducatisti disuguhi pemandangan laut yang membentang luas di kiri dan kanan jalan, sementara angin laut yang sepoi-sepoi menambah sensasi berkendara yang tak terlupakan.

Sembilan lini motor Ducati tampak berbaris rapi, mulai dari kegarangan seri Superbike, ketangguhan Multistrada dan DesertX, hingga gaya urban dari Hypermotard, Streetfighter, Diavel, dan Monster. Tidak ketinggalan, nuansa klasik yang kental terpancar dari deretan Sport Classic dan Scrambler yang selalu mencuri perhatian mata pejalan kaki. Perjalanan ini berakhir di Peninsula Island, sebuah tanjung indah di Nusa Dua yang menawarkan pemandangan tebing dan deburan ombak yang eksotis.

Simbol Satu Abad: Formasi ‘100’ yang Menggetarkan

Setelah sampai di Peninsula Island, para peserta melakukan sebuah aksi simbolis yang sangat mengesankan. Seluruh motor Ducati yang ikut serta disusun dengan presisi di area terbuka hingga membentuk angka ‘100’. Formasi ini bukan sekadar angka, melainkan penghormatan terhadap perjalanan satu abad Ducati di dunia otomotif. Melihat ratusan motor berbagai generasi membentuk formasi raksasa tersebut menjadi pemandangan yang sangat ikonik dan emosional bagi siapa pun yang menyaksikannya.

Angka 100 ini merepresentasikan sejarah panjang, inovasi tiada henti, dan dedikasi terhadap performa yang telah menjadi DNA Ducati selama seratus tahun terakhir. Momen ini juga menjadi ajang foto bersama yang sangat dinantikan, di mana para pemilik motor dari berbagai model saling berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama memiliki kendaraan eksotis tersebut.

Mempererat Persaudaraan Melalui Malam Keakraban

Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan yang padat namun menyenangkan, Ducati Indonesia menyelenggarakan jamuan makan malam barbeque di bawah taburan bintang Bali. Suasana yang tadinya penuh adrenalin berubah menjadi penuh kehangatan dan keakraban. Di momen inilah esensi dari ‘We Ride As One’ benar-benar terasa; di mana tidak ada sekat antara pemilik motor baru maupun motor lama, semuanya melebur dalam satu identitas sebagai keluarga besar Ducatisti.

Gelak tawa dan diskusi mengenai modifikasi hingga rencana touring selanjutnya menghiasi malam itu. Bagi Ducati Indonesia, kesuksesan acara ini bukan hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, melainkan dari seberapa kuat ikatan persaudaraan yang terbangun. Acara ini membuktikan bahwa hobi otomotif, jika dikelola dengan profesionalisme dan semangat kebersamaan, dapat memberikan dampak positif bagi citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

Dengan berakhirnya We Ride As One 2026 di Bali, para Ducatisti kini menantikan petualangan berikutnya. Ducati Indonesia telah berhasil menaikkan standar penyelenggaraan acara komunitas motor, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar menjual mesin, melainkan menawarkan gaya hidup dan komunitas yang solid bagi para pecintanya.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *