Alasan Dibalik Strategi Samsung: Mengapa Galaxy A57 Pilih Ultrawide Dibandingkan Telephoto?

Andini Putri Lestari | Totonews
07 Apr 2026, 17:29 WIB

TotoNews — Di tengah riuhnya pasar smartphone kelas menengah-atas yang kini berlomba memamerkan lensa telephoto hingga teknologi periskop, Samsung justru mengambil langkah yang cukup berani dengan Galaxy A57. Di rentang harga Rp 7-8 jutaan, di mana smartphone flagship killer lainnya mulai menawarkan kemampuan zoom optik yang fantastis, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini justru tetap setia pada konfigurasi klasik: lensa wide, ultrawide, dan makro.

Keputusan ini tentu memicu perdebatan di kalangan antusias gadget. Mengapa Samsung tidak mengikuti arus pasar? Menjawab teka-teki tersebut, TotoNews merangkum penjelasan eksklusif dari Verry Octavianus, Head of MX Smartphone Category Management Samsung Electronics Indonesia, yang memberikan perspektif mendalam mengenai filosofi di balik produk teranyar mereka.

Baca Juga

Ledakan Pengguna AI di Indonesia: Mengapa Jaringan 5G Menjadi Urat Nadi Transformasi Digital 2030?

Ledakan Pengguna AI di Indonesia: Mengapa Jaringan 5G Menjadi Urat Nadi Transformasi Digital 2030?

Memahami Kebutuhan ‘Awesome Generation’

Menurut Verry, absennya lensa telephoto pada Galaxy A57 bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau langkah efisiensi semata, melainkan sebuah keputusan strategis yang didasarkan pada perilaku konsumen. Target utama perangkat ini adalah Gen Z, atau yang Samsung sebut sebagai ‘Awesome Generation’.

“Segalanya kembali pada target pasar kita. Siapa yang kita sasar? Mereka adalah anak muda yang aktif bersosialisasi. Berdasarkan riset kami, tren saat ini menunjukkan bahwa mereka lebih sering menggunakan kamera 0,6x atau ultrawide saat berkumpul bersama teman-teman,” ungkap Verry dalam sesi diskusi mendalam di Jakarta.

Bagi anak muda masa kini, menangkap momen kebersamaan dalam satu bingkai lebar jauh lebih krusial dibandingkan memotret objek dari jarak jauh. Lensa ultrawide dianggap lebih relevan untuk kebutuhan konten media sosial sehari-hari, seperti saat nongkrong di kafe atau menghadiri acara komunitas.

Baca Juga

Gebrakan Transmart Full Day Sale: Saatnya Miliki Sepeda Listrik Impian dengan Diskon Melimpah

Gebrakan Transmart Full Day Sale: Saatnya Miliki Sepeda Listrik Impian dengan Diskon Melimpah

Fokus pada Kualitas dan Kemudahan Berbagi

Selain sudut pandang lensa, Samsung menitikberatkan pada aspek social-ready. Verry menekankan bahwa pengguna di segmen ini menginginkan hasil foto yang instan namun tetap berkualitas tinggi. Mereka tidak ingin membuang waktu dengan proses editing yang rumit atau hasil foto yang gagal karena minim cahaya.

Untuk mendukung hal tersebut, Samsung Galaxy A57 membawa peningkatan pada ukuran piksel sensor utamanya. Hasilnya, foto tetap terlihat tajam dan minim noise meskipun diambil dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Performa video pun turut didongkrak berkat dukungan chipset Exynos 1680 yang mampu memberikan stabilisasi gambar lebih baik dan reduksi noise yang lebih cerdas.

Baca Juga

Transformasi Estetika Memukau: 10 Potret Perubahan Drastis Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik

Transformasi Estetika Memukau: 10 Potret Perubahan Drastis Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik

Fitur Personalisasi dan Privasi yang Lebih Intim

Tak hanya soal optik, Samsung juga memberikan nilai tambah melalui sisi perangkat lunak. Verry menyarankan pengguna untuk mengoptimalkan aplikasi Camera Assistant yang tersedia di Galaxy Store. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan kustomisasi mendalam pada kamera yang sulit ditemukan di brand kompetitor.

Lebih lanjut, memahami dinamika kehidupan pribadi anak muda, Samsung menyematkan fitur Private Album. Fitur ini dirancang khusus bagi mereka yang sangat menjaga privasi konten visualnya. “Anak muda sekarang sangat menghargai privasi, terutama dari pengawasan orang tua. Private Album hadir sebagai ruang aman untuk menyimpan foto-foto pribadi tanpa harus menyembunyikan seluruh aplikasi melalui Secure Folder,” tambah Verry.

Baca Juga

Lebih dari Sekadar Teknologi: 7 Alasan Mengapa Misi Artemis II Menguras Emosi dan Menyentuh Hati Dunia

Lebih dari Sekadar Teknologi: 7 Alasan Mengapa Misi Artemis II Menguras Emosi dan Menyentuh Hati Dunia

Kesimpulannya, Galaxy A57 adalah manifestasi dari pemahaman Samsung terhadap kebutuhan fungsional penggunanya. Alih-alih memberikan fitur mewah yang jarang digunakan, mereka memilih untuk menyempurnakan fitur yang benar-benar menjadi denyut nadi kehidupan digital anak muda. Kini, pilihan kembali ke tangan Anda: apakah lensa zoom adalah keharusan, atau fleksibilitas ultrawide lebih menjawab kebutuhan Anda?

Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *