Menembus Medan Sulit: Istana Jelaskan Urgensi 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis

Siti Aminah | Totonews
10 Apr 2026, 22:44 WIB

TotoNews — Isu mengenai pengadaan puluhan ribu unit kendaraan ramah lingkungan dalam mendukung program prioritas pemerintah kembali menjadi sorotan publik. Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, akhirnya angkat bicara mengenai urgensi di balik penyediaan 21.000 unit motor listrik yang dikhususkan bagi kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyediaan armada motor listrik ini ditujukan bagi para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang akrab disebut sebagai unit dapur MBG di berbagai penjuru tanah air. Meski sempat memicu tanya, Teddy menegaskan bahwa penjelasan teknis dan alasan mendasar pengadaan tersebut berada di bawah wewenang penuh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Misi Menjangkau Pelosok Desa

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Jumat (10/4/2026), Teddy mengarahkan agar publik menunggu paparan lebih komprehensif dari pihak BGN. “Mengenai urgensinya, jawaban pastinya ada pada Bapak Kepala BGN. Beliau sudah memberikan keterangan sebelumnya, dan untuk sinkronisasi informasi, detailnya akan disampaikan kembali dalam waktu dekat,” ujar Teddy dengan nada diplomatis.

Baca Juga

Langkah Berani Pemerintah: 1,4 Juta Penerima PKH Diproyeksikan Jadi Karyawan Koperasi Desa

Langkah Berani Pemerintah: 1,4 Juta Penerima PKH Diproyeksikan Jadi Karyawan Koperasi Desa

Sementara itu, Dadan Hindayana dalam kesempatan terpisah telah mengungkapkan filosofi di balik pengadaan kendaraan operasional ini. Menurutnya, motor listrik dipilih bukan sekadar untuk tren keberlanjutan, melainkan fungsionalitas dalam menembus medan-medan sulit di daerah terpencil yang sukar dijangkau oleh kendaraan roda empat.

“Ini adalah alat perjuangan untuk menjangkau desa-desa yang aksesnya sangat terbatas. Kami ingin memastikan distribusi gizi tidak terhambat oleh kendala geografis. Jadi, ini murni untuk menunjang operasional di lapangan,” tegas Dadan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.

Efisiensi Anggaran dan Distribusi Nasional

Selain persoalan medan, aspek anggaran juga menjadi perhatian. Meski harga pasaran untuk satu unit motor listrik jenis tersebut mencapai Rp 52 juta, BGN berhasil melakukan negosiasi sehingga mendapatkan harga sekitar Rp 40 jutaan per unit. Penghematan ini dinilai krusial mengingat skala pengadaan yang mencapai puluhan ribu unit.

Baca Juga

Terinspirasi Iran, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Bidik Pajak Pelayaran di Selat Malaka

Terinspirasi Iran, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Bidik Pajak Pelayaran di Selat Malaka

Nantinya, 21.000 unit motor ini akan didistribusikan secara nasional ke seluruh personil SPPG, terutama mereka yang bertugas di wilayah dengan tantangan infrastruktur yang berat. Dengan adanya dukungan mobilitas ini, pemerintah optimis bahwa target pemenuhan gizi anak-anak Indonesia melalui program MBG dapat terealisasi secara merata tanpa ada wilayah yang tertinggal.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *