Konektivitas Baru Jakarta Utara: Stasiun KRL JIS Dijadwalkan Beroperasi Juni 2026

Siti Aminah | Totonews
12 Apr 2026, 14:43 WIB
Konektivitas Baru Jakarta Utara: Stasiun KRL JIS Dijadwalkan Beroperasi Juni 2026

TotoNews — Penantian panjang masyarakat Jakarta untuk mendapatkan akses transportasi publik yang lebih mumpuni menuju kawasan Jakarta International Stadium (JIS) kini memasuki babak baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa pembangunan infrastruktur stasiun tersebut telah mencapai fase akhir, dengan target penyelesaian konstruksi pada Mei mendatang dan mulai melayani penumpang secara resmi pada Juni 2026.

Kehadiran stasiun ini diproyeksikan menjadi penghubung vital bagi layanan KRL Commuter Line, khususnya untuk relasi Tanjung Priok – Jakarta Kota. Langkah strategis ini tidak hanya sekadar menambah titik pemberhentian baru, tetapi juga menjadi jawaban konkret atas tantangan kemacetan yang kerap melanda kawasan Jakarta Utara saat acara besar berlangsung di stadion tersebut.

Baca Juga

Tensi Geopolitik Timur Tengah Memanas: Mengapa Indonesia Harus Segera Memacu Revolusi Kendaraan Listrik?

Tensi Geopolitik Timur Tengah Memanas: Mengapa Indonesia Harus Segera Memacu Revolusi Kendaraan Listrik?

Sinergi Strategis untuk Mobilitas Modern

Proyek ambisius ini merupakan buah manis dari kolaborasi lintas sektoral antara PT KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui kerja sama ini, aksesibilitas menuju kawasan olahraga berstandar internasional dan pemukiman di sekitarnya diharapkan dapat terintegrasi dengan lebih mulus.

Anne Purba, VP Corporate Communication KAI, dalam keterangannya menekankan bahwa kesiapan operasional Stasiun JIS didukung penuh oleh pembenahan prasarana di lintas utara. “Kami fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan dampak langsung bagi publik. Dengan penguatan infrastruktur ini, kami yakin peran kereta api dalam mempermudah mobilitas warga akan semakin signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga

Strategi ‘Benteng’ Batu Bara: Indonesia Jadi Negara Tertangguh Kedua Hadapi Krisis Energi Global

Strategi ‘Benteng’ Batu Bara: Indonesia Jadi Negara Tertangguh Kedua Hadapi Krisis Energi Global

Peningkatan Infrastruktur dan Lonjakan Penumpang

Bukan sekadar membangun gedung stasiun, modernisasi ini juga mencakup program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer yang membentang antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok. Langkah teknis ini diambil untuk memastikan keandalan operasional kereta api di jalur tersebut tetap prima.

Data internal menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa pada volume pengguna KRL di lintas Tanjung Priok. Berikut adalah catatan transformasinya:

  • Tahun 2022: 1.599.107 pengguna
  • Tahun 2023: 2.676.363 pengguna
  • Tahun 2024: 3.377.633 pengguna
  • Tahun 2025: 3.531.311 pengguna
  • Periode Januari-Maret 2026: 873.658 pengguna

Peningkatan jumlah penumpang yang konsisten ini membuktikan bahwa transportasi publik berbasis rel kian menjadi pilihan utama warga Jakarta. Dengan beroperasinya Stasiun JIS nanti, lonjakan penumpang diprediksi akan terus berlanjut, seiring dengan kemudahan akses yang ditawarkan bagi para penonton pertandingan olahraga maupun warga yang tinggal di kawasan Sunter dan sekitarnya.

Baca Juga

Bank Indonesia Tahan BI Rate di 4,75%: Strategi Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia Tahan BI Rate di 4,75%: Strategi Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

KAI optimistis bahwa dengan terintegrasinya Jakarta Internasional Stadium ke dalam peta jaringan KRL, beban lalu lintas jalan raya dapat berkurang drastis, sekaligus menciptakan ekosistem transportasi berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan bagi ibu kota.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *