Bikin Geleng Kepala! Kota Ini Jual Bensin Rp 70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Bagus Setiawan | Totonews
06 Apr 2026, 13:50 WIB
Bikin Geleng Kepala! Kota Ini Jual Bensin Rp 70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

TotoNews — Ketegangan geopolitik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah rupanya membawa dampak domino yang cukup menyesakkan bagi kantong para pengendara di belahan dunia tertentu. Di tengah gejolak ekonomi global, Hong Kong kembali mencatatkan rekor yang tidak diinginkan dengan menyandang gelar sebagai wilayah dengan harga bahan bakar minyak (BBM) paling mahal di seantero bumi.

Bayangkan saja, untuk mendapatkan satu liter bensin di kota ini, warga harus merogoh kocek hingga lebih dari Rp 70.000. Angka yang fantastis ini bahkan sudah terjadi jauh sebelum eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memuncak. Berdasarkan laporan dari GlobalPetrolPrices.com, Hong Kong secara konsisten menduduki takhta tertinggi dalam daftar harga energi global, melampaui kota-kota besar lainnya di Eropa maupun Amerika.

Baca Juga

Ledakan Penjualan Global BYD: Ketika Mahalnya BBM Jadi Karpet Merah Bagi Raksasa Listrik China

Ledakan Penjualan Global BYD: Ketika Mahalnya BBM Jadi Karpet Merah Bagi Raksasa Listrik China

Pemicu Lonjakan Harga dan Dampak Logistik

Melonjaknya harga minyak dunia dalam sebulan terakhir tidak lepas dari ancaman penutupan jalur pengiriman vital di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan urat nadi bagi pasokan migas internasional. Namun, bagi Hong Kong, tantangannya jauh lebih kompleks daripada sekadar sentimen pasar global.

Meski pemilik mobil pribadi di kota ini hanya mencakup sekitar 8,4 persen dari total 7,5 juta penduduk, kenaikan harga bensin yang ekstrem tetap menjadi ancaman serius. Para pakar ekonomi memperingatkan bahwa fenomena ini dapat memicu inflasi yang lebih luas. Tingginya biaya operasional kendaraan akan langsung berdampak pada melonjaknya biaya logistik, yang pada akhirnya akan mengerek harga barang konsumsi sehari-hari bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga

Gebrakan VinFast di Indonesia: Tiga Skuter Listrik Spek Gahar Siap Mengaspal Juni 2026

Gebrakan VinFast di Indonesia: Tiga Skuter Listrik Spek Gahar Siap Mengaspal Juni 2026

Rincian Harga BBM di Hong Kong

Menilik data resmi dari salah satu operator energi besar, Shell Hong Kong, angka yang tertera di papan harga SPBU memang cukup mencengangkan. Berikut adalah rincian harga bensin yang berlaku saat ini:

  • Shell FuelSave Unleaded: Dijual seharga 32,39 dolar Hong Kong atau setara Rp 70.234 per liter.
  • Shell V-Power Racing: Menembus 34,19 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 74.137 per liter.
  • Bahan Bakar Diesel: Mencapai 34,97 dolar Hong Kong atau setara Rp 75.829 per liter.

Melihat angka tersebut, tidak heran jika perilaku konsumen mulai bergeser. Banyak warga Hong Kong yang kini memilih untuk menyeberang ke China daratan hanya demi mengisi tangki kendaraan mereka. Pasalnya, harga bensin di China daratan dilaporkan bisa lebih murah hingga sepertiga dibandingkan harga di wilayah administrasi khusus tersebut.

Baca Juga

Hongqi E-HS9: Kemewahan ‘Rolls-Royce’ China Siap Menggebrak Pasar SUV Listrik Indonesia dengan Harga Mengejutkan

Hongqi E-HS9: Kemewahan ‘Rolls-Royce’ China Siap Menggebrak Pasar SUV Listrik Indonesia dengan Harga Mengejutkan

Mengapa Sangat Mahal?

Analis energi menyebutkan bahwa mahalnya harga BBM di Hong Kong bukan semata-mata karena harga minyak mentah. Kombinasi dari kebijakan pajak bahan bakar yang sangat tinggi serta biaya sewa lahan untuk SPBU yang selangit menjadi faktor utama. Ditambah lagi dengan biaya registrasi kendaraan yang mahal dan tarif parkir yang tidak masuk akal, memiliki mobil pribadi di Hong Kong menjadi sebuah kemewahan yang sulit dijangkau.

Beruntung, Hong Kong didukung oleh infrastruktur transportasi umum yang sangat efisien dan terintegrasi. Selain itu, ketergantungan energi kota ini masih terjaga berkat dukungan dari China daratan yang menyuplai sekitar 80 persen kebutuhan minyak mereka. Pemimpin eksekutif Hong Kong, John Lee, menyatakan pihaknya terus memantau fluktuasi pasokan energi demi memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah badai krisis energi global.

Baca Juga

Bobibos: Revolusi Bahan Bakar Nabati dari Jerami Siap Tempuh Uji Jalan Resmi KESDM

Bobibos: Revolusi Bahan Bakar Nabati dari Jerami Siap Tempuh Uji Jalan Resmi KESDM
Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *