Hujan Ekstrem Terjang Bandara Soetta: Atap Terminal 3 Jebol, Angkasa Pura Pastikan Operasional Kembali Pulih

Siti Aminah | Totonews
07 Apr 2026, 02:24 WIB
Hujan Ekstrem Terjang Bandara Soetta: Atap Terminal 3 Jebol, Angkasa Pura Pastikan Operasional Kembali Pulih

TotoNews — Cuaca buruk yang melanda kawasan Tangerang dan sekitarnya memicu insiden tak terduga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Hujan dengan intensitas sangat lebat mengakibatkan atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 sempat jebol, menciptakan momen dramatis di tengah kesibukan bandara pada Senin (6/4/2026). Meskipun sempat memicu kekhawatiran, PT Angkasa Pura Indonesia bergerak cepat memastikan situasi terkendali.

Kronologi dan Pemicu Cuaca Ekstrem

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula saat hujan dengan intensitas mendekati ekstrem mengguyur area Terminal 3. Data mencatat curah hujan menyentuh angka 45.2 mm, yang disertai angin kencang.

Berdasarkan laporan dari BMKG, peringatan kritis berupa Wind Shear Warning sempat dikeluarkan pada pukul 13.47 hingga 13.50 WIB. Kecepatan angin dilaporkan mencapai 30 knot, sementara Aerodrome Warning untuk fenomena thunderstorm rain (TSRA) mencatat hembusan angin antara 17 hingga 30 knot. Kondisi alam yang tidak bersahabat ini berdampak langsung pada aspek keselamatan penerbangan, terutama pada fase pendaratan pesawat.

Baca Juga

Sambut RUPST BRI 2026: Saatnya Investor BBRI Gunakan Hak Suara Melalui Jalur Digital

Sambut RUPST BRI 2026: Saatnya Investor BBRI Gunakan Hak Suara Melalui Jalur Digital

Langkah Mitigasi dan Penanganan Cepat

Heru menjelaskan bahwa gangguan pada atap Boarding Lounge tersebut hanya berlangsung singkat, sekitar 5 menit. Petugas operasional di lapangan segera melakukan koordinasi intensif untuk menangani kebocoran dan memastikan area terdampak segera dibersihkan serta diamankan.

“Kondisi ini memang sempat mengganggu kenyamanan, namun prioritas utama kami adalah memastikan operasional tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keamanan bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Heru dalam pernyataan resminya kepada TotoNews.

Selain dampak fisik pada bangunan, cuaca ekstrem tersebut juga memaksa sejumlah maskapai melakukan prosedur mitigasi udara. Beberapa penerbangan harus melakukan pengalihan mendarat (divert), prosedur menunggu di udara (holding), hingga keputusan untuk batal mendarat dan terbang kembali (go around) demi menghindari risiko kecelakaan.

Baca Juga

Lotte Chemical Indonesia Desak Penghapusan Bea Masuk LPG demi Menjaga Daya Saing Industri Petrokimia

Lotte Chemical Indonesia Desak Penghapusan Bea Masuk LPG demi Menjaga Daya Saing Industri Petrokimia

Operasional Kembali Normal

Meski sempat terjadi dinamika akibat cuaca, manajemen memastikan bahwa saat ini kondisi di Bandara Soekarno-Hatta telah sepenuhnya normal. Seluruh layanan penumpang dan aktivitas penerbangan berjalan lancar berkat kerja sama taktis antara manajemen bandara, AirNav Indonesia, dan pihak maskapai.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masyarakat dan pengguna jasa diimbau untuk terus memantau jadwal penerbangan terbaru melalui kanal resmi maskapai dan datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat faktor cuaca yang fluktuatif.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *