Lampaui Rekor Apollo 13, Kru Artemis II Resmi Jadi Manusia Terjauh dari Bumi dalam Sejarah

Andini Putri Lestari | Totonews
07 Apr 2026, 15:19 WIB
Lampaui Rekor Apollo 13, Kru Artemis II Resmi Jadi Manusia Terjauh dari Bumi dalam Sejarah

TotoNews — Sebuah sejarah besar baru saja terukir di kegelapan jagat raya. Misi ambisius Artemis II berhasil membawa manusia ke titik terjauh yang pernah dicapai dalam sejarah eksplorasi luar angkasa, memecahkan rekor ikonik yang telah bertahan selama lebih dari lima dekade sejak era Apollo.

Pada Selasa (7/4/2026) waktu Indonesia Barat, kapsul Orion yang membawa empat astronot tangguh dilaporkan menyentuh jarak fantastis sekitar 406.770 kilometer dari permukaan Bumi. Angka ini secara resmi menumbangkan catatan legendaris misi Apollo 13 pada tahun 1970 silam, yang kala itu mencapai jarak 400.171 kilometer dari planet biru kita.

Di balik kemudi wahana canggih ini, terdapat empat sosok pionir: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Kehadiran mereka di titik terjauh tersebut bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah babak baru bagi kemanusiaan untuk memahami lebih dalam mengenai Bulan dan potensi masa depan di sana.

Baca Juga

Ambisi Tanpa Batas: Arab Saudi Siap Sulap Gurun Tandus Menjadi Danau Raksasa Senilai Rp80 Triliun

Ambisi Tanpa Batas: Arab Saudi Siap Sulap Gurun Tandus Menjadi Danau Raksasa Senilai Rp80 Triliun

Momen Menegangkan di Sisi Jauh Bulan

Pencapaian rekor ini terjadi saat kapsul Orion melintas di sisi jauh Bulan. Dalam fase ini, komunikasi antara kru dan pusat kendali di Bumi sempat terputus total selama kurang lebih 40 menit—sebuah momen sunyi yang mencekam sekaligus sakral bagi setiap eksplorasi antariksa tingkat tinggi. NASA mengonfirmasi bahwa setelah mencapai titik terjauh tersebut, kru segera memulai manuver perjalanan pulang menuju Bumi.

Tidak hanya fokus pada misi teknis, para kru juga memberikan sentuhan emosional dalam perjalanan mereka. Di tengah hamparan kawah yang sunyi, mereka mengusulkan nama untuk dua kawah di permukaan Bulan sebagai penghormatan pribadi, yakni kawah ‘Integrity’ dan ‘Carroll’.

Baca Juga

Wajah Baru ‘Blue Marble’: Misi Artemis II Bagikan Potret Bumi yang Menghipnotis dari Kedalaman Angkasa

Wajah Baru ‘Blue Marble’: Misi Artemis II Bagikan Potret Bumi yang Menghipnotis dari Kedalaman Angkasa

Langkah Menuju Artemis III

Misi Artemis II yang diluncurkan pada 1 April 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. Keberhasilan mencapai jarak terjauh ini menjadi validasi penting bagi keandalan sistem pendukung hidup dan teknologi navigasi kapsul Orion.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi batu loncatan krusial menuju misi Artemis III. Jika semua berjalan sesuai rencana, misi berikutnya akan menargetkan pendaratan manusia di permukaan Bulan, sebuah momen yang telah dinantikan oleh penduduk Bumi selama lebih dari setengah abad.

Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *