Armada Canggih Badan Gizi Nasional: Menilik Spesifikasi Motor Listrik Puluhan Juta untuk Program Makan Bergizi

Bagus Setiawan | Totonews
08 Apr 2026, 11:20 WIB
Armada Canggih Badan Gizi Nasional: Menilik Spesifikasi Motor Listrik Puluhan Juta untuk Program Makan Bergizi

TotoNews — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi fokus pemerintah kini mencuri perhatian publik bukan hanya karena misi sosialnya, melainkan juga kesiapan logistik di balik layarnya. Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan oleh penampakan ribuan unit motor listrik yang masih terbungkus rapi, lengkap dengan atribut logo Badan Gizi Nasional (BGN). Kendaraan ini diproyeksikan menjadi tulang punggung mobilitas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan tugas mulianya.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait pengadaan armada besar-besaran ini. Beliau menegaskan bahwa penyediaan kendaraan operasional tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan Kepala SPPG memiliki mobilitas yang mumpuni di lapangan dalam memantau distribusi nutrisi ke seluruh penjuru negeri.

Baca Juga

Update Harga Honda CRF250 Series 2026: Varian Rally Kini Nyaris Tembus Angka Rp 100 Juta

Update Harga Honda CRF250 Series 2026: Varian Rally Kini Nyaris Tembus Angka Rp 100 Juta

Dua Jagoan Listrik di Medan Operasional

Berdasarkan pantauan tim TotoNews dari video yang beredar, armada BGN tidak hanya terpaku pada satu model. Ada dua jenis kendaraan listrik yang disiapkan untuk menaklukkan berbagai medan di Indonesia:

  • Emmo JVX GT (Varian Trail): Motor bergaya adventure ini dirancang untuk menghadapi medan berat maupun aspal perkotaan. Dengan tenaga mencapai 7.000 W dan jarak tempuh 70 km, tunggangan ini dibanderol dengan harga fantastis sekitar Rp 56,8 juta. Keunggulannya terletak pada fitur fast charging yang hanya membutuhkan waktu satu jam untuk mengisi daya dari 30 hingga 80 persen.
  • Emmo JHV Max (Varian Skuter): Bagi operasional di wilayah perkotaan yang padat, skuter listrik modern ini menjadi pilihan. Memiliki kecepatan puncak hingga 90 km/jam, skuter ini menawarkan efisiensi tinggi dengan harga pasaran di kisaran Rp 48,8 juta.

Investasi Triliunan Demi Ketahanan Gizi

Bukan sekadar pengadaan biasa, skala proyek ini terbilang sangat masif. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Inaproc, total pengadaan kendaraan roda dua untuk BGN terbagi dalam beberapa paket besar. Dua paket utama tercatat memiliki nilai yang menggetarkan, yakni masing-masing mencapai Rp 1,22 triliun yang bersumber dari dana APBN melalui metode e-purchasing.

Baca Juga

Gebrakan Diplomasi Otomotif: Presiden Prabowo Boyong Pindad Maung ke KTT ASEAN 2026, Ungguli Mewahnya BMW Seri 7

Gebrakan Diplomasi Otomotif: Presiden Prabowo Boyong Pindad Maung ke KTT ASEAN 2026, Ungguli Mewahnya BMW Seri 7

Jika dikalkulasi secara total, volume kendaraan yang direncanakan mencapai 48.800 unit untuk seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, realisasi unit yang telah tersedia baru menyentuh angka 21.801 unit dari target awal 25.000 unit pada fase pertama. Distribusi ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program makan bergizi gratis agar tepat sasaran dan efisien secara operasional.

Pilihan pada teknologi listrik bukan tanpa alasan. Selain mendukung kampanye ramah lingkungan, motor listrik dianggap lebih hemat biaya perawatan dalam jangka panjang dibandingkan motor konvensional. PT Yasa Artha Trimanunggal selaku pihak penyedia dalam katalog resmi mencantumkan harga satuan sekitar Rp 49,95 juta (termasuk PPN 12 persen), sebuah angka yang mencerminkan kualitas dan spesifikasi tinggi untuk menunjang performa Badan Gizi Nasional di masa depan.

Baca Juga

Misteri di Balik Tragedi Maut Bus ALS: Fakta Kendaraan Berusia 24 Tahun hingga Skandal Izin yang Kedaluwarsa

Misteri di Balik Tragedi Maut Bus ALS: Fakta Kendaraan Berusia 24 Tahun hingga Skandal Izin yang Kedaluwarsa
Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *