Misi Maritim Pertamina: Amankan Pasokan LPG dari Sulawesi Hingga Jawa Timur demi Ketahanan Energi Nasional

Siti Aminah | Totonews
12 Apr 2026, 19:12 WIB
Misi Maritim Pertamina: Amankan Pasokan LPG dari Sulawesi Hingga Jawa Timur demi Ketahanan Energi Nasional

TotoNews — Di tengah dinamika geopolitik global yang kian menantang, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan LPG di seluruh pelosok Nusantara. Sebagai negara kepulauan, jalur maritim menjadi urat nadi utama dalam memastikan setiap rumah tangga dan pelaku industri mendapatkan akses energi yang berkesinambungan.

Langkah Strategis di Amurang dan Situbondo

Pekan ini, dua kapal pengangkut LPG milik Pertamina sukses menyelesaikan misi distribusinya. Kapal MT Gas Attaka terpantau berhasil bersandar di Jetty Integrated Terminal LPG Amurang yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Kapal tangguh ini mengangkut muatan sekitar 1.700 metrik ton LPG yang diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan stok di wilayah Sulawesi dan sebagian Kalimantan.

Baca Juga

Gebrakan Transmart Full Day Sale: Berburu Sepeda Berkualitas Mulai Rp 1 Jutaan di Akhir Pekan Ini

Gebrakan Transmart Full Day Sale: Berburu Sepeda Berkualitas Mulai Rp 1 Jutaan di Akhir Pekan Ini

Tidak hanya di utara Sulawesi, pergerakan serupa juga terjadi di pesisir Jawa Timur. LPG Tanker Gas Ambalat secara bersamaan merapat di dermaga Kalbut, Situbondo. Langkah ini dilakukan secara presisi untuk merespons kebutuhan energi masyarakat di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya yang terus meningkat.

Armada Raksasa di Balik Distribusi Nasional

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa kelancaran distribusi energi ini didukung oleh kesiapan armada yang luar biasa. Melalui subholding Downstream, Pertamina saat ini mengoperasikan sedikitnya 345 kapal, baik aset milik sendiri maupun kapal charter.

Berikut adalah komposisi armada yang menjadi tulang punggung energi nasional:

  • 271 unit kapal pengangkut BBM dan Bahan Bakar Khusus (BBK).
  • 43 unit kapal khusus pengangkut LPG.
  • 27 unit kapal pengangkut minyak mentah (crude).
  • 4 unit kapal pengangkut produk petrokimia.

Armada-armada ini tidak hanya beroperasi di kota besar, namun juga menjangkau 57 wilayah yang tergolong Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Jangkauan luas ini mencakup titik-titik krusial di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga tanah Papua.

Baca Juga

Tuntas! BNI Rampungkan Pengembalian Dana Rp 28 Miliar untuk CU Paroki Aek Nabara Lebih Cepat dari Jadwal

Tuntas! BNI Rampungkan Pengembalian Dana Rp 28 Miliar untuk CU Paroki Aek Nabara Lebih Cepat dari Jadwal

Tantangan Geografis dan Komitmen Operasional

Dalam keterangannya, Baron menekankan bahwa operasional kapal-kapal ini menuntut dedikasi tinggi. Awak kapal bekerja secara bergantian selama 24 jam penuh untuk memastikan setiap pengiriman tepat waktu, meskipun harus berhadapan dengan tantangan cuaca ekstrem dan navigasi geografis yang rumit di wilayah kepulauan.

“Kapal-kapal kami terus bergerak dalam perjalanan panjang untuk mengantarkan energi ke tengah masyarakat. Fokus kami adalah memastikan ketahanan energi tetap terjaga meski kondisi global sedang fluktuatif,” tutur Baron.

Sinergi dan Pengawasan Distribusi

Selain memperkuat lini produksi hulu dan optimalisasi kilang, Pertamina juga memperketat pengawasan di lapangan. Perusahaan pelat merah ini aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna memastikan tata kelola energi nasional berjalan sesuai aturan.

Baca Juga

Dorong Potensi IP Lokal, JNE Perkuat Sinergi di Perhelatan Kreatif ‘Let Them Eat Art’

Dorong Potensi IP Lokal, JNE Perkuat Sinergi di Perhelatan Kreatif ‘Let Them Eat Art’

Upaya ini termasuk menindak tegas segala bentuk penimbunan atau penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi yang merugikan masyarakat luas. Pertamina mengajak publik untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kedaulatan energi. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan, masyarakat dapat segera melapor melalui aparat berwenang atau menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Dengan sinergi antara kesiapan armada maritim yang handal dan peran aktif masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak, diharapkan stabilitas pasokan LPG nasional akan tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *