Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Presiden Prabowo Pastikan Stok Beras di Gudang BULOG Magelang Melimpah

Siti Aminah | Totonews
19 Apr 2026, 18:42 WIB
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Presiden Prabowo Pastikan Stok Beras di Gudang BULOG Magelang Melimpah

TotoNews — Langkah nyata dalam menjaga stabilitas nasional kembali ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Di tengah agenda kenegaraan yang padat, sang Kepala Negara menyempatkan diri untuk melakukan inspeksi mendadak ke Kompleks Gudang BULOG Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4) kemarin. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk menjamin bahwa ketahanan pangan rakyat tetap dalam kondisi yang aman dan terkendali.

Didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya, Presiden Prabowo menelusuri lorong-lorong gudang untuk melihat langsung tumpukan stok beras yang memenuhi bangunan tersebut. Teddy Indra Jaya menegaskan bahwa kehadiran Presiden di lokasi bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengawasan langsung terhadap distribusi pangan nasional.

Baca Juga

Swasembada Pangan Bawa Indonesia Berwibawa di Kancah Dunia, Presiden Prabowo: Kita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata!

Swasembada Pangan Bawa Indonesia Berwibawa di Kancah Dunia, Presiden Prabowo: Kita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata!

Stok Melimpah di Jantung Jawa Tengah

“Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya komoditas beras, berada dalam kondisi yang sangat aman dan siap digelontorkan ke masyarakat kapan saja dibutuhkan,” ungkap Teddy dalam keterangan resminya. Kompleks Gudang Danurejo yang terdiri dari dua unit bangunan besar dengan kapasitas total 7.000 ton ini terpantau terisi penuh, sebuah indikator positif bagi kesiapan logistik di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.

Optimalnya keterisian gudang ini bukan tanpa alasan. Sejak awal tahun 2026, realisasi penyerapan gabah petani mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Secara nasional, BULOG kini mengelola setidaknya 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas mencapai lebih dari 3 juta ton. Angka ini terus dioptimalkan guna mendukung penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga di pasar.

Baca Juga

Prabowo Subianto Tegaskan Peran Vital Indonesia: 70 Persen Arus Energi Asia Timur Bergantung pada Perairan Nusantara

Prabowo Subianto Tegaskan Peran Vital Indonesia: 70 Persen Arus Energi Asia Timur Bergantung pada Perairan Nusantara

Strategi Jemput Bola dan Pemanfaatan Gudang Filial

Guna mengantisipasi arus pasokan yang terus mengalir, BULOG telah mengambil langkah taktis dengan menambah kapasitas melalui pemanfaatan gudang filial atau non-BULOG. Tercatat, sebanyak 1.254 unit gudang filial dengan kapasitas total 2,6 juta ton telah dikerahkan agar seluruh stok tetap tersimpan dengan standar keamanan yang tinggi di berbagai pelosok daerah.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa posisi stok beras saat ini telah mencapai angka 4,8 juta ton setara beras. Dirinya optimis bahwa target penyerapan sebesar 4 juta ton di tahun ini dapat tercapai berkat strategi proaktif yang dilakukan oleh jajaran di lapangan.

“Kami menerapkan pola jemput bola. Jajaran Kanwil dan Kantor Cabang diperintahkan untuk turun langsung ke sawah, menemui petani di titik panen, hingga mendatangi penggilingan padi. Ini adalah wujud nyata negara hadir untuk memastikan hasil keringat petani terserap dengan harga yang layak,” tegas Ahmad Rizal.

Baca Juga

Layanan Stasiun Bekasi Timur Terhenti Akibat Insiden Operasional, Penumpang Dialihkan ke Stasiun Bekasi

Layanan Stasiun Bekasi Timur Terhenti Akibat Insiden Operasional, Penumpang Dialihkan ke Stasiun Bekasi

Transparansi dan Kepercayaan Publik

Selain memperkuat sisi logistik, BULOG kini juga lebih terbuka terhadap pengawasan publik. Masyarakat dipersilakan untuk melihat langsung kondisi stok di gudang-gudang resmi guna membangun kepercayaan bahwa pangan nasional dikelola dengan cara yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan manajemen yang semakin modern, diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran mengenai kelangkaan pangan di masa depan, karena negara telah bersiap dengan cadangan yang melimpah dan distribusi yang merata ke seluruh penjuru Nusantara.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *