Kurs Dolar Tembus Rp 17.300: Antara Kekhawatiran Publik dan Langkah Strategis Bank Indonesia

Andini Putri Lestari | Totonews
23 Apr 2026, 16:46 WIB
Kurs Dolar Tembus Rp 17.300: Antara Kekhawatiran Publik dan Langkah Strategis Bank Indonesia

TotoNews — Gejolak pasar valuta asing kembali mengguncang tanah air. Nilai tukar rupiah terpantau mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan Kamis pagi, 23 April 2026. Mata uang Garuda secara mengejutkan melampaui level psikologis baru di angka Rp 17.300 per dolar AS, sebuah angka yang memicu alarm kewaspadaan di berbagai sektor ekonomi.

Berdasarkan pantauan tim redaksi melalui data Refinitiv dan Bloomberg, pergerakan kurs dolar hari ini sempat menyentuh angka Rp 17.305 pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Koreksi tajam sebesar 0,7% hingga 0,79% ini menempatkan rupiah pada posisi terlemahnya secara intraday sepanjang sejarah, sebuah momentum yang datang lebih cepat dari prediksi para analis pasar keuangan.

Baca Juga

Skandal Kriminal Berat D4vd, Epic Games Resmi Hapus Konten dan Beri Refund bagi Pemain Fortnite

Skandal Kriminal Berat D4vd, Epic Games Resmi Hapus Konten dan Beri Refund bagi Pemain Fortnite

Respon Bank Indonesia Menghadapi Tekanan Global

Menyikapi fenomena ini, Bank Indonesia (BI) segera memberikan klarifikasi. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa fenomena pelemahan ini tidak dialami oleh Indonesia sendirian. Ketidakpastian ekonomi global yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah telah menyeret mayoritas mata uang di kawasan Asia ke zona merah.

“Tekanan yang dialami rupiah saat ini masih selaras dengan tren di kawasan regional. Secara year-to-date, pelemahan kita tercatat di angka 3,54%,” ujar Destry dalam pernyataan resminya. Ia menegaskan bahwa otoritas moneter tidak akan tinggal diam dan terus meningkatkan intensitas intervensi guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Bank Indonesia berkomitmen untuk memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang pro-market agar aset domestik tetap memiliki daya tarik bagi investor asing. Langkah konkret yang diambil meliputi intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Dengan cadangan devisa yang masih solid di angka US$ 148,2 miliar, BI optimistis mampu meredam volatilitas yang berlebihan.

Baca Juga

Efek Domino Konflik Timur Tengah: Industri Telekomunikasi RI Waspadai Lonjakan Harga Material Fiber Optik

Efek Domino Konflik Timur Tengah: Industri Telekomunikasi RI Waspadai Lonjakan Harga Material Fiber Optik

Jeritan Warganet: Antara Gaji Dollar dan Harga Pokok

Di jagat maya, ambruknya nilai tukar rupiah langsung menjadi perbincangan hangat. Media sosial X (Twitter) dibanjiri oleh komentar masyarakat yang mulai cemas akan efek domino terhadap harga barang dan daya beli. Sebagian besar netizen mengkhawatirkan kenaikan harga bahan pokok dan BBM yang biasanya mengikuti penguatan dolar AS.

Namun, fenomena ini bagaikan koin dengan dua sisi. Di satu sisi, pekerja lokal dengan pendapatan UMR merasa terpukul. Di sisi lain, para pekerja remote atau freelancer yang menerima upah dalam mata uang asing justru merasa mendapat durian runtuh. Beberapa pengguna media sosial mengungkapkan ironi ini dengan beragam perspektif:

Baca Juga

XLSmart Bidik Frekuensi Emas 700 MHz dan 2,6 GHz: Amunisi Baru Demi Ekspansi Jaringan 5G

XLSmart Bidik Frekuensi Emas 700 MHz dan 2,6 GHz: Amunisi Baru Demi Ekspansi Jaringan 5G
  • Bagi pekerja remote, penguatan dolar berarti peningkatan pendapatan secara instan saat dikonversi ke rupiah.
  • Bagi masyarakat umum, kekhawatiran utama tertuju pada biaya langganan layanan digital dan potensi kenaikan harga pangan impor.
  • Sentimen negatif juga muncul dari mereka yang sedang menyusun rencana pengeluaran bulanan, yang kini harus terkoreksi akibat membengkaknya nilai tukar.

Kondisi pasar yang dinamis ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan. Apakah pelemahan ini akan terus berlanjut ataukah langkah intervensi Bank Indonesia mampu mengembalikan rupiah ke level yang lebih stabil? TotoNews akan terus memantau perkembangan situasi ini secara eksklusif untuk Anda.

Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *