Awas! Hacker China Ubah Webcam hingga Printer Jadi ‘Mata-Mata’ Digital: Ancaman Nyata di Balik Perangkat Pintar

Andini Putri Lestari | Totonews
24 Apr 2026, 12:50 WIB
Awas! Hacker China Ubah Webcam hingga Printer Jadi 'Mata-Mata' Digital: Ancaman Nyata di Balik Perangkat Pintar

TotoNews — Di balik kemudahan teknologi yang kita nikmati sehari-hari, tersimpan celah yang kini dieksploitasi sebagai senjata spionase canggih. Laporan terbaru dari otoritas keamanan siber internasional menyoroti bagaimana kelompok peretas yang terafiliasi dengan pemerintah China mulai beralih memanfaatkan perangkat elektronik sederhana—seperti printer, webcam, hingga router WiFi—untuk melancarkan operasi intelijen global.

Taktik Tersembunyi di Balik Perangkat IoT

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC), berkolaborasi dengan badan intelijen dari sembilan negara mitra termasuk Amerika Serikat dan Jerman, merilis peringatan serius mengenai pergeseran strategi serangan siber ini. Mereka menemukan bahwa aktor-aktor yang disokong Beijing secara aktif membangun jaringan ‘botnet’ masif. Jaringan ini terdiri dari ribuan perangkat yang rentan, terutama yang sudah usang atau jarang mendapatkan pembaruan perangkat lunak.

Baca Juga

Transformasi Digital Klinik: Bagaimana Kumo Merevolusi Layanan Kesehatan dan Kecantikan di Asia Tenggara

Transformasi Digital Klinik: Bagaimana Kumo Merevolusi Layanan Kesehatan dan Kecantikan di Asia Tenggara

Kepala Eksekutif NCSC, Richard Horne, mengungkapkan bahwa tingkat kecanggihan operasi siber China saat ini sudah mencapai level yang mengkhawatirkan. Menurutnya, dunia kini bukan lagi sekadar menghadapi kelompok kriminal biasa, melainkan ancaman dari ‘pesaing sejajar’ yang memiliki sumber daya militer dan intelijen yang sangat mumpuni di ruang digital.

Router Rumahan Sebagai Tameng Spionase

Salah satu taktik yang paling sering digunakan adalah mengubah router WiFi kantor kecil atau rumahan menjadi semacam Virtual Private Network (VPN) bayangan. Dengan cara ini, para peretas dapat menyamarkan lokasi asli mereka dan membuat serangan tersebut seolah-olah berasal dari alamat IP pengguna internet biasa. Hal ini membuat deteksi menjadi jauh lebih sulit bagi tim keamanan perusahaan besar yang menjadi target utama.

Baca Juga

Visi Kelam Bos Palantir: Bagaimana Peluang Bisnis Muncul di Balik Bayang-Bayang Kejahatan Perang

Visi Kelam Bos Palantir: Bagaimana Peluang Bisnis Muncul di Balik Bayang-Bayang Kejahatan Perang

“Sebuah router rumahan yang tampak tidak berbahaya bisa saja menjadi batu loncatan bagi spionase internasional terhadap infrastruktur penting,” jelas laporan tersebut. Fenomena ini bukan isapan jempol semata, mengingat kelompok seperti Volt Typhoon sebelumnya telah terdeteksi menyusup ke sistem vital seperti penerbangan dan pengairan di Amerika Serikat.

Langkah Pencegahan bagi Organisasi

Menghadapi ancaman yang terus berevolusi ini, keamanan informasi menjadi harga mati. NCSC mendesak para pelaku bisnis untuk tidak menganggap remeh koneksi jaringan mereka. Beberapa langkah mitigasi krusial yang disarankan meliputi:

  • Melakukan audit total terhadap seluruh sistem TI, termasuk perangkat yang terhubung ke jaringan broadband konsumen.
  • Mewajibkan penggunaan Autentikasi Multifaktor (MFA) bagi seluruh staf yang mengakses data perusahaan secara jarak jauh.
  • Membatasi akses jaringan ke perangkat keras eksternal yang tidak memiliki protokol keamanan yang ketat.

Data menunjukkan bahwa satu jaringan rahasia bahkan pernah ditemukan menginfeksi hingga 200.000 perangkat di seluruh dunia. Dengan keterlibatan perusahaan swasta China dalam membangun infrastruktur botnet ini, ancaman spionase digital diprediksi akan semakin kompleks di masa depan. Tetap waspada dan pastikan perangkat pintar Anda selalu mendapatkan pembaruan perangkat lunak terbaru.

Baca Juga

Apple Maps Terseret Pusaran Kontroversi: Nama-Nama Desa di Lebanon Mendadak Lenyap dari Peta Digital

Apple Maps Terseret Pusaran Kontroversi: Nama-Nama Desa di Lebanon Mendadak Lenyap dari Peta Digital
Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *