Prahara Internal Kemenkeu: Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Upaya Penjegalan Bertemu Investor

Siti Aminah | Totonews
26 Apr 2026, 06:42 WIB
Prahara Internal Kemenkeu: Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Upaya Penjegalan Bertemu Investor

TotoNews — Atmosfer di Lapangan Banteng mendadak memanas setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan mengejutkan terkait dinamika di internal kementeriannya. Purbaya secara terbuka mengungkapkan adanya upaya dari pihak-pihak tertentu di lingkungan Kementerian Keuangan yang mencoba menghalanginya untuk berinteraksi langsung dengan para calon investor global.

Tudingan Miring di Balik Layar

Dalam sebuah kesempatan di Gedung BPPK, Jakarta, Purbaya membeberkan narasi negatif yang sengaja diembuskan untuk menyudutkan posisinya. Ia disebut-sebut sebagai sosok menteri yang tertutup dan tidak mumpuni dalam berkomunikasi. Bahkan, muncul kekhawatiran dari pihak internal bahwa kehadirannya justru akan merusak prospek investasi yang sedang dijajaki.

“Ada informasi yang beredar bahwa Menteri Keuangannya tertutup, mungkin dianggap tidak bisa bahasa Inggris, sehingga muncul saran agar saya tidak dipertemukan dengan investor karena dianggap bakal mengacaukan rencana. Ini datang dari internal, dan kita sedang merapikan hal itu,” ungkap Purbaya dengan nada tegas namun tenang.

Baca Juga

Menepis Badai PHK Massal: Strategi Penyelamatan Industri di Tengah Eskalasi Global

Menepis Badai PHK Massal: Strategi Penyelamatan Industri di Tengah Eskalasi Global

Klarifikasi Isu Kas Negara Kritis

Selain persoalan penjegalan komunikasi, Purbaya juga menyoroti beredarnya misinformasi yang menyebutkan bahwa kas negara hanya tersisa Rp 120 triliun dan hanya cukup untuk membiayai operasional negara selama dua pekan. Menurutnya, narasi semacam ini sangat berbahaya karena dapat meruntuhkan kepercayaan pasar dan kredibilitas pemerintah di mata dunia.

Ia meluruskan bahwa angka Rp 120 triliun tersebut hanyalah sebagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Bank Indonesia (BI). Secara keseluruhan, total dana yang dimiliki mencapai Rp 420 triliun, di mana Rp 300 triliun sisanya tersimpan aman di perbankan dalam bentuk deposito on call yang siap dicairkan kapan saja jika dibutuhkan.

Baca Juga

Lotte Chemical Indonesia Desak Penghapusan Bea Masuk LPG demi Menjaga Daya Saing Industri Petrokimia

Lotte Chemical Indonesia Desak Penghapusan Bea Masuk LPG demi Menjaga Daya Saing Industri Petrokimia

Kondisi APBN Tetap Solid

Purbaya memastikan bahwa postur APBN saat ini berada dalam kondisi yang sangat sehat dan terjaga. Ia meminta masyarakat serta pelaku pasar tidak perlu cemas terhadap ketahanan finansial negara. Strategi pemindahan dana SAL yang dilakukannya semata-mata bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian nasional agar lebih progresif.

Sebagai langkah konkret dalam melakukan pembersihan dan penyegaran birokrasi, Purbaya mengambil langkah drastis dengan mencopot dua pejabat teras eselon I. Luky Alfirman dilepaskan dari jabatannya sebagai Dirjen Anggaran, sementara Febrio Nathan Kacaribu dicopot dari posisi Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Menteri Keuangan tidak segan mengambil tindakan tegas demi menjaga integritas institusi.

Baca Juga

Kemenperin Ungkap Sinyal Perlambatan Manufaktur RI, IKI April 2026 Tetap di Zona Ekspansi

Kemenperin Ungkap Sinyal Perlambatan Manufaktur RI, IKI April 2026 Tetap di Zona Ekspansi
Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *