Visi Futuristik Chery: Industri Robotika Diprediksi Bakal Melampaui Kejayaan Otomotif Dunia
TotoNews — Raksasa otomotif asal China, Chery Group, kini tidak lagi sekadar berbicara tentang efisiensi mesin atau desain aerodinamis kendaraan. Perusahaan ini secara agresif mulai memancangkan taringnya di ranah robotika, sebuah sektor yang mereka yakini bakal tumbuh jauh lebih besar dibandingkan inti bisnis mereka saat ini, yakni industri otomotif.
Ambisi besar ini ditegaskan langsung oleh Yin Tongyue, Chairman Chery Group. Ia memprediksi bahwa di masa depan, kehadiran robot akan menjadi kebutuhan primer bagi setiap individu, sejajar dengan peran krusial ponsel pintar dalam kehidupan sehari-hari saat ini.
Satu Orang, Satu Robot: Visi Masa Depan Chery
“Jika saat ini hampir setiap orang memiliki satu mobil atau satu telepon genggam, kami berharap suatu hari nanti setiap individu bahkan bisa memiliki satu atau lebih banyak robot,” ungkap Yin Tongyue dalam sebuah pertemuan di Wuhu, China, baru-baru ini. Pandangan ini bukan sekadar mimpi di siang bolong, melainkan langkah strategis Chery untuk tidak terjebak dalam definisi perusahaan mobil tradisional semata.
Strategi Penyelamatan Mobil Listrik Saat Mengalami Kendala di Jalan: Panduan Komprehensif Bagi Pemilik EV
Langkah nyata Chery dalam mewujudkan teknologi masa depan ini terlihat melalui anak usahanya, AiMOGA. Melalui entitas ini, Chery telah memperkenalkan Mornine M1, sebuah robot humanoid yang dirancang dengan estetika menyerupai manusia, lengkap dengan rupa wanita berkacamata dan rambut panjang.
Mornine M1: Robot Canggih dengan Harga Kompetitif
Menariknya, robot humanoid Mornine M1 ini sudah mulai dipasarkan melalui jaringan e-commerce di China. Dengan harga sekitar 285.800 yuan atau setara Rp 716 jutaan, robot ini diposisikan sebagai asisten pintar yang bisa mendukung berbagai skenario komersial. Angka tersebut tergolong kompetitif mengingat kompleksitas teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diusungnya.
Selain Mornine M1, AiMOGA juga menawarkan solusi robotika yang lebih terjangkau lewat robot anjing bernama Argos X1. Perangkat cerdas ini dibanderol dengan harga 15.800 yuan atau sekitar Rp 39 jutaan, menyasar segmen yang lebih luas namun tetap fungsional.
Siasat Licin Oknum Pemprov DKI Ganti Pelat Merah Jadi Putih di Kawasan Puncak Terbongkar
Transformasi Menuju Perusahaan Teknologi
Chery Group, yang kini menaungi berbagai merek ternama seperti Omoda, Jaecoo, Jetour, hingga iCar, menegaskan bahwa pergerakan mereka ke dunia robotika adalah bagian dari strategi besar AI cerdas. Mereka ingin dikenal sebagai perusahaan inovasi berteknologi tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Hal terakhir yang kami inginkan adalah didefinisikan sebagai perusahaan mobil tradisional. Kami ingin dikenal sebagai perusahaan inovasi berteknologi tinggi yang nyata untuk masa depan,” tegas Yin. Dengan penetrasi yang cepat di pasar global, termasuk Indonesia, langkah Chery mengintegrasikan robotika ke dalam ekosistem bisnisnya tentu patut diantisipasi sebagai standar baru dalam dunia teknologi global.