Leapmotor Siap Guncang GIIAS 2026: Strategi Indomobil dan Kehadiran SUV Listrik Global B10

Bagus Setiawan | Totonews
06 Mei 2026, 08:41 WIB
Leapmotor Siap Guncang GIIAS 2026: Strategi Indomobil dan Kehadiran SUV Listrik Global B10

TotoNews — Panggung otomotif nasional bersiap menyambut kontestan baru yang ambisius dalam peta persaingan kendaraan ramah lingkungan. Leapmotor, pabrikan otomotif mutakhir asal Negeri Tirai Bambu, telah secara resmi mengonfirmasi langkah strategisnya untuk mengaspal di tanah air. Melalui kolaborasi erat dengan raksasa distribusi otomotif lokal, Indomobil Group, Leapmotor dijadwalkan akan melakoni debut perdananya pada ajang bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 mendatang.

Langkah Berani Leapmotor di Pasar Indonesia

Kehadiran merek-merek baru di sektor mobil listrik China bukan lagi sekadar tren musiman, melainkan sebuah pergeseran paradigma industri yang nyata. Tan Kim Piaw, Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Motor, mengungkapkan bahwa persiapan untuk memperkenalkan merek ini telah dilakukan secara matang. Ia menegaskan bahwa momen peluncuran yang dipilih jatuh pada akhir Juli 2026, bertepatan dengan salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga

Sinyal Kuat Kedatangan Yangwang: Mobil Super Mewah BYD Resmi Terdaftar di Indonesia, Intip Bocoran Harganya

Sinyal Kuat Kedatangan Yangwang: Mobil Super Mewah BYD Resmi Terdaftar di Indonesia, Intip Bocoran Harganya

Strategi Leapmotor tidak main-main. Dengan dukungan infrastruktur dan jaringan luas milik Indomobil Group, pabrikan ini ingin memastikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan pemberi solusi mobilitas modern bagi konsumen Indonesia yang semakin cerdas dalam memilih kendaraan. Keputusan untuk menggandeng Indomobil adalah langkah taktis mengingat rekam jejak grup tersebut dalam mengelola berbagai brand otomotif mancanegara di Indonesia.

B10: SUV Listrik Modern yang Menjadi Ujung Tombak

Produk pertama yang dipastikan akan menyapa publik adalah Leapmotor B10. Sebagai sebuah SUV listrik kompak, B10 dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas urban yang dinamis tanpa meninggalkan aspek estetika dan kenyamanan. Desainnya yang futuristik dengan garis bodi yang aerodinamis mencerminkan visi Leapmotor sebagai perusahaan teknologi yang bertransformasi menjadi produsen mobil.

Baca Juga

Sentuhan Adventure! Honda Vario 125 Street 2026 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya

Sentuhan Adventure! Honda Vario 125 Street 2026 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya

“Kalau bicara Leapmotor, itu merupakan brand baru ya. Leapmotor akan kita launching dan pasarkan di GIIAS 2026 pada akhir Juli nanti. Kita sudah memastikan akan membawa B10 sebagai model SUV,” tutur Tan Kim Piaw saat memberikan keterangan pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Hal ini menandakan bahwa B10 akan menjadi magnet utama di booth Leapmotor nantinya.

Bedah Spesifikasi dan Keunggulan Leapmotor B10

Di pasar asalnya, Tiongkok, Leapmotor B10 telah mencuri perhatian berkat keseimbangan antara teknologi canggih dan harga yang sangat kompetitif. Mobil ini dibangun di atas platform global yang dirancang khusus untuk memenuhi standar internasional. Berdasarkan data teknis yang ada, B10 ditawarkan dalam dua opsi kapasitas baterai yang impresif.

Baca Juga

Pasar Otomotif Lesu: Penjualan Motor Maret 2026 Alami Penurunan Signifikan

Pasar Otomotif Lesu: Penjualan Motor Maret 2026 Alami Penurunan Signifikan
  • Varian Pertama: Dilengkapi dengan baterai berkapasitas 56.2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 510 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
  • Varian Kedua: Membawa baterai lebih besar, yakni 67.1 kWh, yang memberikan jangkauan hingga 600 kilometer, sebuah angka yang sangat kompetitif untuk kelas SUV kompak.

Meskipun demikian, Tan memberikan sinyal bahwa untuk pasar otomotif Indonesia, kemungkinan besar hanya akan ada satu varian baterai yang akan dipasarkan terlebih dahulu guna menjaga efisiensi logistik dan penyesuaian pasar. Namun, hal ini masih dalam tahap finalisasi internal bersama pihak prinsipal.

Target Pasar dan Proyeksi Harga

Salah satu faktor yang membuat Leapmotor B10 sangat dinanti adalah harga jualnya. Di China, mobil ini dibanderol mulai dari 99.800 yuan, atau jika dikonversi secara kasar berada di kisaran Rp 250 jutaan. Angka ini tentu sangat menggoda, mengingat segmen SUV listrik di Indonesia saat ini masih didominasi oleh produk dengan rentang harga Rp 400 juta ke atas.

Baca Juga

Efek Domino Harga BBM: Akankah Pajak Baru Mampu Membendung Minat Masyarakat pada Mobil Listrik?

Efek Domino Harga BBM: Akankah Pajak Baru Mampu Membendung Minat Masyarakat pada Mobil Listrik?

Meskipun harga di Indonesia nantinya akan dipengaruhi oleh pajak, biaya impor, dan penyesuaian fitur, kehadiran B10 diprediksi akan memberikan tekanan besar bagi para kompetitor. Pasar mobil listrik tanah air kini sedang haus akan produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, dan Leapmotor tampaknya membidik celah tersebut dengan sangat presisi.

Ambisi Global: Produk Setir Kanan yang Siap Tempur

Salah satu alasan mengapa Leapmotor B10 dipilih sebagai model pembuka adalah statusnya sebagai produk global. Berbeda dengan beberapa model awal pabrikan China lainnya yang harus melalui proses modifikasi besar-besaran untuk pasar internasional, B10 sudah dirancang dari awal untuk mengakomodasi konfigurasi setir kanan.

“Karena mobil ini secara konfigurasi sudah pakai setir kanan dan sudah dipasarkan di berbagai negara di dunia, mulai dari Eropa, Australia, Amerika Latin dan negara-negara di Asia,” tambah Tan. Kesiapan ini mempercepat proses homologasi dan distribusi di Indonesia, memastikan bahwa unit yang diterima konsumen memiliki standar kualitas yang sama dengan pasar global lainnya di seluruh penjuru dunia.

Rencana Ekspansi dan Model Tambahan

Meskipun B10 sudah dipastikan hadir, Leapmotor tidak ingin berhenti di situ saja. TotoNews mencatat bahwa ada peluang besar bagi model lain untuk ikut meramaikan panggung GIIAS 2026. Leapmotor sendiri memiliki portofolio produk yang cukup luas, mulai dari city car yang lincah hingga SUV premium berukuran besar.

Indomobil Group saat ini tengah melakukan negosiasi intensif dengan prinsipal untuk membawa lebih dari satu model. Jika kesepakatan tercapai, publik Indonesia mungkin akan melihat lini produk yang lebih lengkap, memberikan opsi yang lebih variatif bagi calon pembeli. Sebagai brand yang baru berusia satu dekade, Leapmotor telah menunjukkan perkembangan teknologi yang sangat pesat, melampaui ekspektasi banyak pengamat otomotif global.

Menakar Persaingan di Masa Depan

Kehadiran Leapmotor menambah daftar panjang brand asal China yang mencoba peruntungan di Indonesia, mengikuti jejak Wuling, BYD, Chery, dan GWM. Namun, dengan dukungan finansial dan jaringan distribusi dari Indomobil Group, Leapmotor memiliki keunggulan dalam hal layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang, yang selama ini menjadi kekhawatiran utama konsumen saat beralih ke merek baru.

Dengan semakin banyaknya pilihan mobil listrik, konsumen Indonesia diuntungkan dengan adanya kompetisi harga dan teknologi. Leapmotor B10 dengan segala kecanggihan fiturnya, mulai dari sistem bantuan pengemudi (ADAS) hingga sistem hiburan yang terintegrasi, siap menjadi standar baru di kelas SUV listrik kompak di tahun 2026 mendatang.

Kesimpulan: Era Baru Mobilitas Elektrik

Tahun 2026 akan menjadi babak baru bagi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kehadiran Leapmotor melalui ajang GIIAS bukan sekadar seremoni peluncuran produk, melainkan pernyataan sikap bahwa industri otomotif masa depan adalah tentang efisiensi, teknologi, dan keberlanjutan. Dengan B10 sebagai pionir, Leapmotor siap membuktikan bahwa kemewahan dan kecanggihan mobil listrik kini bisa dijangkau oleh lebih banyak kalangan.

Mari kita nantikan kejutan-kejutan selanjutnya dari kemitraan antara Leapmotor dan Indomobil. Apakah mereka mampu menggeser dominasi pemain lama? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu yang pasti: konsumen Indonesia kini memiliki alasan tambahan untuk mulai beralih ke energi bersih.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *