Gebrakan XLSmart: Integrasi Jaringan Tembus 70% dan Ambisi Memperluas 5G di Seluruh Nusantara

Andini Putri Lestari | Totonews
20 Mei 2026, 12:41 WIB
Gebrakan XLSmart: Integrasi Jaringan Tembus 70% dan Ambisi Memperluas 5G di Seluruh Nusantara

TotoNews — Di tengah dinamika industri telekomunikasi Indonesia yang terus bertransformasi, XLSmart menunjukkan taringnya sebagai entitas baru yang agresif. Pasca-merger strategis antara XL Axiata dan Smartfren, perusahaan ini bergerak cepat dalam menyatukan kekuatan infrastruktur mereka. Dalam laporan terbaru yang dirilis pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, manajemen mengungkapkan bahwa proses integrasi jaringan telah mencapai angka krusial, yakni 70 persen.

Langkah masif ini bukan sekadar penggabungan dua entitas bisnis, melainkan sebuah misi besar untuk menciptakan ekosistem layanan telekomunikasi yang lebih andal bagi masyarakat luas. Dengan target penyelesaian integrasi penuh pada akhir 2025, XLSmart berupaya memastikan bahwa setiap pelanggan, baik dari basis XL maupun Smartfren, dapat merasakan kualitas sinyal yang lebih kuat, jangkauan yang lebih luas, dan koneksi internet yang lebih stabil di berbagai pelosok negeri.

Baca Juga

Review LG UltraGear 27GX704A-B: Terobosan Layar Glossy OLED yang Memanjakan Mata dan Dompet

Review LG UltraGear 27GX704A-B: Terobosan Layar Glossy OLED yang Memanjakan Mata dan Dompet

Kecepatan Integrasi yang Melampaui Ekspektasi

Pencapaian 70 persen dalam integrasi site jaringan ini menandakan efisiensi kerja tim teknis XLSmart yang bekerja di balik layar. Sejak pengumuman merger, tantangan terbesar bagi perusahaan adalah bagaimana menyatukan dua infrastruktur yang berbeda tanpa mengganggu kenyamanan pengguna. Namun, data menunjukkan bahwa proses ini berjalan jauh lebih cepat dari proyeksi awal yang ditetapkan oleh para analis industri.

Keberhasilan percepatan ini memberikan sinyal positif bagi para investor dan pemangku kepentingan. Dalam dunia integrasi jaringan, kecepatan adalah kunci untuk menekan biaya operasional yang ganda. Dengan menyatukan menara-menara BTS dan mengoptimalkan frekuensi yang dimiliki, XLSmart berhasil menciptakan sinergi operasional yang sangat signifikan. Hal ini membuktikan bahwa manajemen memiliki peta jalan yang jelas dalam menakhodai perusahaan hasil merger ini menuju puncak persaingan.

Baca Juga

Menggeser Takhta King Cobra: Mengenal Laophis crotaloides, Monster Berbisa Terbesar yang Pernah Menghuni Bumi

Menggeser Takhta King Cobra: Mengenal Laophis crotaloides, Monster Berbisa Terbesar yang Pernah Menghuni Bumi

Performa Finansial yang Mengesankan Pasca-Merger

Tidak hanya unggul dari sisi teknis, XLSmart juga mencatatkan raport hijau pada sisi finansial. Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, sebuah angka yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 23 persen dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini menjadi bukti nyata bahwa pasar merespons positif penggabungan kekuatan kedua operator besar tersebut.

Lebih lanjut, EBITDA yang dinormalisasi tercatat mencapai Rp20,14 triliun, tumbuh 13 persen secara tahunan. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah lonjakan laba bersih yang dinormalisasi sebesar 63 persen menjadi Rp3 triliun. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan berada dalam jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Efisiensi yang dihasilkan dari sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025 menjadi motor utama di balik profitabilitas yang mengesankan ini.

Baca Juga

Komdigi Ultimatum Platform Digital: Sanksi Penutupan Menanti Jika Abai Terhadap Kekerasan Seksual Online

Komdigi Ultimatum Platform Digital: Sanksi Penutupan Menanti Jika Abai Terhadap Kekerasan Seksual Online

Ambisi 5G: Menjangkau 88 Kota di Akhir Tahun

Di bawah kepemimpinan Presiden Direktur dan CEO Rajeev Sethi, XLSmart tidak ingin hanya berhenti pada layanan 4G. Perusahaan kini menaruh fokus besar pada pengembangan jaringan generasi kelima atau 5G. Saat ini, layanan 5G XLSmart telah menyelimuti 43 kota di Indonesia. Namun, ambisi perusahaan jauh lebih besar dari itu: mereka menargetkan jangkauan 5G akan meluas hingga ke 88 kota pada akhir tahun ini.

Ekspansi jaringan teknologi 5G ini menjadi krusial mengingat kebutuhan masyarakat akan internet berkecepatan tinggi semakin meningkat, terutama untuk sektor industri, pendidikan, dan hiburan digital. Dengan penguasaan spektrum yang lebih optimal pasca-merger, XLSmart memiliki modal yang kuat untuk memenangkan persaingan di era ultra-broadband. Kehadiran 5G di lebih banyak wilayah diharapkan dapat mendorong digitalisasi ekonomi di daerah-daerah yang selama ini memiliki akses internet terbatas.

Baca Juga

Bukan Garam! Inilah 11 Rahasia Alami Mengusir Ular dari Rumah Berdasarkan Investigasi TotoNews

Bukan Garam! Inilah 11 Rahasia Alami Mengusir Ular dari Rumah Berdasarkan Investigasi TotoNews

Strategi Penguatan Spektrum dan Kualitas Layanan

Dalam RUPST tersebut, manajemen juga menegaskan ketertarikan mereka untuk terus memperkuat portofolio frekuensi. XLSmart secara resmi telah menyatakan minatnya dalam perebutan frekuensi di pita 700 MHz dan 2,6 GHz. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kapasitas jaringan tetap mencukupi bagi lebih dari 69 juta pelanggan yang kini bernaung di bawah bendera XLSmart.

Rajeev Sethi menekankan bahwa dukungan dari para pemegang saham melalui RUPST menjadi energi tambahan bagi manajemen untuk terus melakukan inovasi. “Kami tidak hanya fokus pada angka, tetapi pada bagaimana pengalaman pelanggan dapat terus ditingkatkan. Integrasi jaringan adalah fondasi, dan di atas fondasi itulah kami membangun layanan digital yang lebih cerdas dan inklusif,” ujar Rajeev dalam pernyataannya. Fokus pada pengalaman pelanggan menjadi harga mati bagi XLSmart untuk mempertahankan loyalitas pengguna di tengah gempuran kompetitor.

Menyongsong Masa Depan Digital Indonesia

Sebagai entitas hasil penggabungan dua raksasa, XLSmart kini memegang peran penting dalam peta jalan digital Indonesia. Dengan jumlah pelanggan yang masif dan infrastruktur yang semakin solid, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi digital. Transformasi yang dilakukan XLSmart pasca-merger mencerminkan bagaimana sebuah perusahaan telekomunikasi harus beradaptasi di tengah cepatnya perubahan teknologi.

Integrasi yang berjalan mulus, pertumbuhan laba yang signifikan, serta ekspansi jaringan 5G yang agresif adalah tiga pilar utama yang menjadikan XLSmart sebagai pemain yang patut diperhitungkan. Bagi para pelanggan, ini berarti harapan akan sinyal yang lebih stabil dan akses internet yang lebih cepat kian mendekati kenyataan. Sementara bagi industri, langkah XLSmart ini menetapkan standar baru dalam proses konsolidasi bisnis di sektor telekomunikasi tanah air.

Melalui optimasi infrastruktur dan efisiensi operasional yang terus dikejar, XLSmart optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang bahkan lebih gemilang. Keberhasilan mencapai 70 persen integrasi saat ini hanyalah awal dari perjalanan panjang menuju visi menjadi operator pilihan utama masyarakat Indonesia di masa depan.

Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *