Sidoarjo Tak Terbendung: Sabet Opini WTP 13 Kali Beruntun, Simbol Integritas dan Transparansi Tanpa Celah

Rizky Ramadhan | Totonews
30 Mei 2026, 10:42 WIB
Sidoarjo Tak Terbendung: Sabet Opini WTP 13 Kali Beruntun, Simbol Integritas dan Transparansi Tanpa Celah

TotoNews — Rekor gemilang kembali diukir oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam kancah tata kelola keuangan negara. Di tengah dinamika birokrasi yang kian menuntut profesionalisme tinggi, Kabupaten Sidoarjo membuktikan konsistensinya dengan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Prestasi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi nyata dari komitmen panjang yang telah terjaga selama lebih dari satu dekade.

Capaian membanggakan ini diberikan atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Dengan raihan terbaru ini, Sidoarjo tercatat telah mengantongi opini WTP sebanyak 13 kali secara berturut-turut sejak tahun 2013 silam. Sebuah pencapaian yang menempatkan kabupaten ini dalam jajaran elit daerah dengan manajemen tata kelola keuangan terbaik di Jawa Timur, bahkan di tingkat nasional.

Baca Juga

Skandal di Balik Seragam: 14 SK Anggota Satpol PP Bogor Digadaikan Atasan demi Kepentingan Pribadi

Skandal di Balik Seragam: 14 SK Anggota Satpol PP Bogor Digadaikan Atasan demi Kepentingan Pribadi

Prosesi Penyerahan LHP di Kantor BPK Jatim

Momentum bersejarah tersebut berlangsung khidmat di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur pada Jumat, 29 Mei. Penyerahan LHP dilakukan secara serentak kepada 33 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, menyerahkan langsung dokumen hasil pemeriksaan tersebut kepada Bupati Sidoarjo, Subandi.

Penyerahan ini menandai tuntasnya siklus pemeriksaan yang dilakukan auditor BPK terhadap penggunaan anggaran di Kabupaten Sidoarjo. Keberhasilan mempertahankan opini WTP menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan pemerintah daerah telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan yang ketat, memiliki kecukupan pengungkapan, efektivitas sistem pengendalian intern, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Baca Juga

Langkah Berani Prabowo Bentuk PT Danantara DSI: Andre Rosiade Sebut Solusi Ampuh Akhiri Kebocoran Devisa Negara

Langkah Berani Prabowo Bentuk PT Danantara DSI: Andre Rosiade Sebut Solusi Ampuh Akhiri Kebocoran Devisa Negara

Bagi TotoNews, fenomena ini menunjukkan betapa Sidoarjo telah berhasil membangun sistem keuangan yang tangguh dan sulit ditembus oleh praktik-praktik yang menyimpang. Konsistensi selama 13 tahun bukanlah perkara mudah; ia memerlukan kedisiplinan kolektif dari level pimpinan hingga staf teknis di lapangan.

Refleksi Bupati Subandi: Lebih dari Sekadar Kewajiban Administrasi

Ditemui usai acara, Bupati Subandi tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Namun, ia menekankan bahwa opini WTP ini bukanlah tujuan akhir dari sebuah pemerintahan. Menurutnya, penghargaan ini adalah sebuah instrumen evaluasi untuk melihat sejauh mana amanah rakyat dalam APBD dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Kami bersyukur atas capaian ini. Opini WTP yang ke-13 kalinya ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mampu menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel, selaras dengan regulasi yang berlaku,” ungkap Subandi pada Sabtu, 30 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi dalam pengelolaan dana publik adalah kunci untuk meraih kepercayaan masyarakat.

Baca Juga

Tragedi Berdarah di Majene: Misteri Jasad Wanita Terbakar Terungkap, Pelaku Sesama Perempuan Berhasil Diringkus

Tragedi Berdarah di Majene: Misteri Jasad Wanita Terbakar Terungkap, Pelaku Sesama Perempuan Berhasil Diringkus

Subandi memandang bahwa audit BPK adalah cermin bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah. Laporan keuangan bukan sekadar tumpukan dokumen administratif, melainkan basis data penting untuk mengukur efektivitas program pembangunan. Dengan laporan yang sehat, pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi kesejahteraan warga Sidoarjo.

Sinergi Antar-OPD Menjadi Kunci Keberhasilan

Keberhasilan Sidoarjo mempertahankan predikat WTP selama belasan tahun tentu tidak lepas dari kerja keras kolektif. Bupati Subandi secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Ia menilai, harmonisasi dan sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyinkronkan data keuangan adalah fondasi utama dari prestasi ini.

Baca Juga

Ironi di Jalur Pedestrian: Satpol PP DKI Jakarta Minta Maaf Usai Mobil Dinas Parkir di Trotoar Viral

Ironi di Jalur Pedestrian: Satpol PP DKI Jakarta Minta Maaf Usai Mobil Dinas Parkir di Trotoar Viral

“Raihan ini adalah buah dari kerja keras bersama. Kami akan terus menguatkan koordinasi dan mendorong seluruh unit kerja untuk menjaga kualitas manajemen keuangan mereka. Mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada meraih, dan kami berkomitmen untuk tidak lengah pada tahun-tahun mendatang,” tegasnya dengan nada optimis.

Bupati juga menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan internal. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, potensi kesalahan dalam pelaporan dapat dideteksi lebih dini. Hal ini menjadi krusial di era digitalisasi, di mana setiap transaksi harus tercatat secara real-time dan transparan guna mendukung pembangunan Sidoarjo yang lebih modern.

Dukungan Legislatif dan Pengawasan Publik

Dalam agenda penyerahan tersebut, Bupati Subandi tidak tampil sendiri. Ia didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdilah Nasih, yang juga menerima dokumen LHP sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif. Kehadiran pimpinan DPRD ini menegaskan adanya checks and balances yang berjalan dengan baik di Sidoarjo.

Selain itu, tampak hadir mendampingi Bupati adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo, Chusnul Inayah. Tim teknis inilah yang menjadi motor penggerak di balik layar dalam menyusun laporan keuangan yang rapi dan akurat.

Kehadiran para pejabat teras ini menunjukkan betapa seriusnya Pemkab Sidoarjo dalam menjaga integritas finansialnya. Mereka sadar bahwa setiap rupiah yang dikelola harus mampu dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada BPK, tetapi juga kepada seluruh elemen masyarakat yang menginginkan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menjaga Momentum Menuju Tata Kelola Berkelanjutan

Memasuki tahun ke-13 dengan opini WTP, Sidoarjo kini menghadapi tantangan baru: bagaimana cara mempertahankan standar ini di tengah perubahan regulasi yang terus berkembang. Tantangan ke depan diprediksi akan semakin kompleks dengan adanya integrasi sistem informasi pemerintahan daerah yang lebih terpusat.

Namun, dengan modal rekam jejak yang solid, Sidoarjo optimis mampu menjawab tantangan tersebut. TotoNews mencatat bahwa keberhasilan ini juga berdampak positif pada iklim investasi di daerah. Daerah yang memiliki laporan keuangan sehat cenderung lebih dipercaya oleh investor, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda ekonomi lokal lebih cepat.

Opini WTP ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk terus berinovasi. Fokus utama tetap pada bagaimana anggaran yang ada bisa terserap secara maksimal untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.

Sebagai penutup, Bupati Subandi kembali mengingatkan bahwa transparansi adalah harga mati. “Capaian opini WTP ini harus terus kita pertahankan sebagai bentuk komitmen dalam pembelanjaan APBD yang bertanggung jawab. Rakyat berhak tahu ke mana uang mereka dialokasikan, dan WTP adalah salah satu indikator bahwa kita berada di jalur yang benar,” pungkasnya.

Dengan semangat yang dibawa dari Kantor BPK Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo melangkah pasti menuju masa depan yang lebih transparan, akuntabel, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *