Terbongkarnya Sindikat Love Scamming Solo Baru: Langkah Tegas Polda Jateng yang Menuai Apresiasi Parlemen

Rizky Ramadhan | Totonews
05 Jun 2026, 10:42 WIB
Terbongkarnya Sindikat Love Scamming Solo Baru: Langkah Tegas Polda Jateng yang Menuai Apresiasi Parlemen

TotoNews — Keberhasilan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) dalam membongkar praktik culas sindikat penipuan daring bertaraf internasional di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, menjadi babak baru dalam pemberantasan kejahatan siber di tanah air. Kasus yang melibatkan modus manipulasi emosional ini tidak hanya mencatatkan kerugian materiil yang fantastis, tetapi juga mengungkap betapa terorganisirnya jaringan kriminal yang beroperasi di balik layar monitor.

Apresiasi Tinggi dari Komisi III DPR RI

Komisi III DPR RI memberikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polda Jateng atas keberhasilan mereka menggulung jaringan love scamming dan pig butchering tersebut. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa Polri semakin adaptif dalam menghadapi dinamika kejahatan digital yang kian kompleks.

Baca Juga

Skandal di RSUD Cileungsi: Oknum Satpam Gasak Motor Karyawan, Siasat Licin Terbongkar Berkat CCTV

Skandal di RSUD Cileungsi: Oknum Satpam Gasak Motor Karyawan, Siasat Licin Terbongkar Berkat CCTV

Habiburokhman mengungkapkan bahwa skala kerugian dalam kasus ini sangat mengkhawatirkan, mencapai angka Rp 41,1 miliar dengan jumlah korban yang teridentifikasi sebanyak 133 orang. Angka ini diprediksi bisa saja bertambah seiring dengan pendalaman kasus yang terus dilakukan oleh penyidik. Pengungkapan ini dianggap sebagai langkah krusial dalam melindungi masyarakat dari ancaman predator digital yang mengincar celah emosional dan ekonomi.

“Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Jawa Tengah yang telah berhasil mengungkap jaringan penipuan daring di wilayah Solo Baru. Dengan total 83 tersangka yang berhasil diamankan, ini menunjukkan bahwa Polri bekerja secara responsif dan tidak gentar menghadapi sindikat berskala lintas negara,” ujar Habiburokhman dalam pernyataan resminya yang diterima oleh tim redaksi TotoNews.

Baca Juga

Revolusi Sampah Jawa Barat: Menteri LH Kawal Proyek PSEL Bandung dan Bogor Menuju Energi Terbarukan

Revolusi Sampah Jawa Barat: Menteri LH Kawal Proyek PSEL Bandung dan Bogor Menuju Energi Terbarukan

Membedah Modus ‘Pig Butchering’ dan Manipulasi Psikologis

Kejahatan yang dibongkar ini menggunakan metode yang dikenal secara global sebagai pig butchering atau pembantaian babi. Istilah ini merujuk pada cara kerja pelaku yang ‘menggemukkan’ korban dengan perhatian dan janji-janji manis sebelum akhirnya ‘menyembelih’ atau menguras habis harta benda korban melalui investasi palsu.

Dalam aksinya, para pelaku tidak langsung meminta uang. Mereka membangun hubungan asmara yang intens atau persahabatan yang tampak tulus di platform media sosial. Setelah korban merasa memiliki ikatan emosional yang kuat, pelaku mulai menggiring mereka untuk menanamkan modal pada platform investasi palsu yang sudah disiapkan. Manipulasi ini bersifat sangat sistematis, di mana korban seringkali tidak menyadari bahwa mereka sedang berada dalam jeratan skema penipuan yang sangat rapi.

Baca Juga

Babak Baru Hubungan Diplomatik: Gerbang Perbatasan Turki-Suriah Akcakale Kembali Dibuka Setelah 12 Tahun Vakum

Babak Baru Hubungan Diplomatik: Gerbang Perbatasan Turki-Suriah Akcakale Kembali Dibuka Setelah 12 Tahun Vakum

Habiburokhman mengingatkan bahwa kasus ini harus menjadi pengingat keras bagi publik. Menurutnya, penipuan online saat ini sudah bertransformasi menjadi kejahatan yang sangat manipulatif. Mereka menggunakan figur publik, foto-foto profil yang menarik, hingga gaya hidup mewah untuk meyakinkan calon korbannya di dunia maya.

Keterlibatan Mantan Artis dan Peran ‘Talent’ dalam Sindikat

Salah satu fakta yang mengejutkan publik adalah keterlibatan seorang model berinisial FE, yang diketahui sebagai mantan istri dari salah satu personel grup vokal ternama. FE ditangkap karena perannya yang krusial dalam meyakinkan para korban. Ia bertugas sebagai ‘talent’ yang siap melakukan panggilan video (video call) apabila korban mulai merasa ragu atau ingin memastikan identitas lawan bicaranya.

Baca Juga

Tensi Memanas! Trump Tuding Iran Khianati Gencatan Senjata, Kirim Utusan Khusus ke Pakistan

Tensi Memanas! Trump Tuding Iran Khianati Gencatan Senjata, Kirim Utusan Khusus ke Pakistan

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menjelaskan bahwa kehadiran talent seperti FE memberikan rasa aman semu bagi korban. Dengan melihat wajah asli seseorang yang rupawan dalam sesi video call, korban menjadi lebih mudah percaya dan bersedia mengirimkan sejumlah uang untuk alasan investasi atau kebutuhan mendesak lainnya. Strategi ini terbukti sangat efektif bagi sindikat untuk menjerat korban yang mayoritas berdomisili di luar negeri.

Kolaborasi Internasional Bersama FBI

Mengingat mayoritas korban berada di Amerika Serikat, Polda Jateng tidak bekerja sendirian. Dirresiber Kombes Himawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi erat dengan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI. Kerjasama ini melibatkan pertukaran informasi data korban dan pelacakan jejak digital yang melintasi batas-batas kedaulatan negara.

Langkah kolaboratif ini mencerminkan betapa seriusnya penanganan kasus ini. Kejahatan lintas negara memerlukan respons lintas negara pula. Melalui koordinasi dengan Divhubinter dan Bareskrim Polri, diharapkan seluruh aliran dana yang telah dikirimkan oleh para korban dapat dilacak keberadaannya, meskipun proses pemulihan aset (asset recovery) di dunia digital bukanlah perkara yang mudah.

Dorongan Penegakan Hukum yang Tuntas

Habiburokhman mendesak agar penyidikan tidak hanya berhenti pada penangkapan para eksekutor di lapangan. Komisi III DPR mendorong Polri untuk mengejar aktor intelektual di balik sindikat ini serta memutus aliran dana yang mungkin mengalir ke berbagai pihak. Penelusuran terhadap kemungkinan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) juga menjadi fokus utama yang diharapkan oleh parlemen.

“Kami mendorong Polri untuk mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya. Tidak boleh ada ruang aman bagi sindikat penipuan digital di Indonesia. Kita harus memastikan bahwa penegakan hukum dilakukan secara transparan, tuntas, dan akuntabel demi rasa keadilan bagi para korban,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dengan lembaga lain seperti PPATK, OJK, dan Komdigi untuk memblokir rekening serta memutus akses platform yang digunakan oleh sindikat tersebut.

Langkah Pencegahan dan Edukasi Masyarakat

Selain penindakan hukum, aspek pencegahan menjadi poin yang tidak kalah penting. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memiliki literasi digital yang baik. Tawaran investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal, apalagi jika diawali dengan pendekatan personal di media sosial, harus segera dicurigai sebagai bentuk upaya penipuan.

Habiburokhman menitipkan pesan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh pesona visual di dunia maya. Validasi informasi adalah kunci utama agar tidak terjebak dalam skema kejahatan digital. Keamanan data pribadi juga harus dijaga ketat agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kasus di Solo Baru ini menjadi monumen pengingat bahwa di balik kemudahan teknologi, terdapat risiko besar yang mengintai. Komisi III DPR RI berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas Polri, baik dari segi sumber daya manusia maupun infrastruktur teknologi, guna menghadapi tantangan kriminalitas di masa depan yang diprediksi akan semakin canggih dan masif.

Dengan terbongkarnya kasus ini, diharapkan mata rantai kejahatan siber di wilayah Jawa Tengah dapat terputus, sekaligus memberikan efek jera bagi jaringan lain yang mencoba melakukan praktik serupa di wilayah hukum Indonesia. Negara hadir untuk melindungi warga negaranya, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *