Detik-Detik Mencekam di Polman: Lansia Terjebak Reruntuhan Plafon Saat Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah

Rizky Ramadhan | Totonews
15 Jun 2026, 00:44 WIB
Detik-Detik Mencekam di Polman: Lansia Terjebak Reruntuhan Plafon Saat Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah

TotoNews — Suasana tenang di pagi hari di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa ketika api berkobar hebat di salah satu pemukiman warga. Dalam insiden yang menggetarkan hati ini, seorang kakek berusia 70 tahun bernama Abd Kadir harus mengalami nasib malang. Ia dilaporkan terjebak di dalam rumahnya yang tengah terbakar hebat dan tertimpa reruntuhan plafon saat sedang terlelap tidur.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (14/6) pagi, sekitar pukul 08.00 Wita ini, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Berdasarkan penelusuran tim TotoNews di lapangan, api muncul dengan begitu cepat dan langsung menyambar struktur bangunan yang sebagian besar berbahan semi permanen. Material kayu yang kering dan cuaca yang mendukung membuat si jago merah leluasa melahap setiap sudut bangunan dalam waktu singkat.

Baca Juga

Krisis Global Menghadang, Ketua MPR Ahmad Muzani Puji Tingkat Kerukunan Indonesia yang Kokoh

Krisis Global Menghadang, Ketua MPR Ahmad Muzani Puji Tingkat Kerukunan Indonesia yang Kokoh

Kronologi Kejadian: Tidur Pulas di Tengah Kobaran Api

Nasib nahas yang menimpa Abd Kadir bermula ketika dirinya baru saja kembali dari masjid untuk menunaikan ibadah. Di usianya yang telah memasuki senja, beristirahat sejenak setelah beraktivitas adalah rutinitas yang biasa ia lakukan. Namun, siapa sangka, momen istirahat tersebut hampir saja merenggut nyawanya. Saat api mulai merambat dari salah satu bagian rumah, Abd Kadir sedang tertidur pulas seorang diri di dalam kamar.

Zakaria, salah seorang warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut, menuturkan betapa mencekamnya situasi saat itu. Menurutnya, korban tidak menyadari bahwa api sudah menyulut bagian atas rumahnya. “Korban sempat terkena reruntuhan plafon yang terbakar. Dia mengalami luka cukup serius pada bagian punggung akibat material yang jatuh saat api berkobar di atas kepalanya,” ujar Zakaria saat memberikan keterangan kepada tim kami.

Baca Juga

Aksi Sigap Brimob Polda Metro Jaya Tangani Pascakebakaran Warkop di Jakarta Timur

Aksi Sigap Brimob Polda Metro Jaya Tangani Pascakebakaran Warkop di Jakarta Timur

Ketidaktahuan korban akan adanya musibah kebakaran ini disebabkan karena kondisi rumah yang sedang sepi. Sang istri, Hasanah (50), diketahui sedang tidak berada di rumah karena tengah berkunjung ke kediaman kerabatnya. Hal inilah yang membuat tidak ada orang di dalam rumah yang bisa segera membangunkan Abd Kadir saat tanda-tanda awal kebakaran muncul.

Aksi Heroik Warga dan Evakuasi Korban

Beruntung, kesigapan warga sekitar menjadi penyelamat nyawa sang kakek. Begitu kepulan asap hitam membumbung tinggi, warga segera berhamburan keluar rumah. Suara teriakan histeris dan bunyi benda yang jatuh memicu alarm alami bagi para tetangga untuk segera memberikan pertolongan. Tanpa menunggu komando, warga bahu-membahu mencoba menerobos masuk untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak di dalam.

Baca Juga

Eskalasi di Teluk: Trump Ancam Lumpuhkan Infrastruktur Vital Iran dalam Waktu 4 Jam

Eskalasi di Teluk: Trump Ancam Lumpuhkan Infrastruktur Vital Iran dalam Waktu 4 Jam

“Suaminya di sini lagi baring-baring sendiri setelah dari masjid. Warga yang mendengar suara teriakan dan melihat asap segera bergegas masuk untuk menarik korban keluar dari reruntuhan,” tambah Zakaria. Evakuasi berlangsung dramatis karena api terus membesar dan suhu di dalam ruangan sudah sangat panas. Abd Kadir akhirnya berhasil ditarik keluar meski dengan kondisi luka bakar dan cidera akibat tertimpa plafon.

Penanganan Medis dan Upaya Pemadaman

Segera setelah dievakuasi, korban langsung mendapatkan penanganan awal untuk mengobati luka di punggungnya. Trauma mendalam tentu dirasakan oleh Abd Kadir yang tak menyangka masa tuanya akan diuji dengan cobaan seberat ini. Hingga kini, pihak keluarga masih fokus pada pemulihan kesehatan sang kakek yang menjadi korban utama dalam kejadian tragis ini.

Baca Juga

Semarak Hari Bhayangkara ke-80: Ribuan Warga Bogor dan Personel Kepolisian Menyatu di Jalur CFD Cibinong

Semarak Hari Bhayangkara ke-80: Ribuan Warga Bogor dan Personel Kepolisian Menyatu di Jalur CFD Cibinong

Di sisi lain, upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Polman. Tak kurang dari lima unit armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman warga lainnya yang cukup padat.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengonfirmasi bahwa timnya bersama warga bekerja keras selama satu jam penuh untuk memastikan api benar-benar padam. “Masyarakat dibantu tim dari pemadam kebakaran yang mengerahkan lima unit armada berhasil padamkan api. Namun, sangat disayangkan rumah beserta isinya habis terbakar tanpa sisa,” ungkap Sandy saat ditemui di lokasi kejadian.

Dampak Kerugian dan Analisis Penyebab

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang diderita oleh Abd Kadir dan istrinya ditaksir mencapai angka yang cukup besar. Rumah semi permanen yang menjadi tempat berlindung mereka selama ini kini hanya menyisakan puing-puing hitam yang hangus. Semua perabotan, pakaian, hingga surat-surat berharga diduga ikut musnah ditelan api.

Hingga laporan ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada hubungan pendek arus listrik atau korsleting, sebuah masalah klasik yang sering menjadi pemicu kebakaran di daerah dengan instalasi listrik yang kurang terawat. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya memeriksa kondisi kelistrikan di rumah secara berkala, terutama pada bangunan tua atau semi permanen.

Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Lansia

Kasus yang dialami Abd Kadir menyoroti kerentanan lansia dalam situasi darurat. Di usia yang sudah mencapai 70 tahun, respon motorik dan indera pendengaran terkadang sudah tidak setajam dulu, sehingga mereka membutuhkan pengawasan lebih dari anggota keluarga lainnya. TotoNews mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberadaan lansia yang tinggal sendiri di rumah.

Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko serupa:

  • Pastikan instalasi listrik di rumah diperiksa oleh ahli setidaknya setahun sekali.
  • Jangan meninggalkan lansia sendirian dalam waktu lama jika kondisi fisiknya sudah melemah.
  • Pasang alat pendeteksi asap (smoke detector) di area-area krusial seperti kamar tidur dan dapur.
  • Sosialisasikan nomor darurat pemadam kebakaran setempat kepada seluruh penghuni rumah.

Kejadian di Polman ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi warga Sulawesi Barat dan sekitarnya. Solidaritas warga memang terbukti mampu menyelamatkan nyawa, namun pencegahan tetaplah merupakan langkah terbaik sebelum bencana datang menjemput. Kami di TotoNews akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Abd Kadir dan proses pemulihan pascabencana yang menimpanya.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *