Terobosan Citroen: Mobil Listrik Eropa e-C3X Resmi Meluncur, Harga Mulai 120 Jutaan dengan Teknologi BaaS

Bagus Setiawan | Totonews
18 Jun 2026, 20:41 WIB
Terobosan Citroen: Mobil Listrik Eropa e-C3X Resmi Meluncur, Harga Mulai 120 Jutaan dengan Teknologi BaaS

TotoNews — Selama ini, stigma bahwa mobil listrik besutan produsen Eropa selalu dibanderol dengan harga yang menguras kantong tampaknya mulai terpatahkan. Gebrakan mengejutkan datang dari pabrikan otomotif legendaris asal Prancis, Citroen. Perusahaan yang dikenal dengan kenyamanan suspensinya ini baru saja merilis model terbarunya, Citroen e-C3X, yang dipasarkan dengan harga yang sangat kompetitif, yakni di kisaran Rp 120 jutaan hingga Rp 130 jutaan. Langkah berani ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa mobil listrik ramah kantong bukan lagi sekadar impian bagi masyarakat luas.

Revolusi Harga Melalui Skema Battery-as-a-Service (BaaS)

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, bagaimana bisa sebuah brand otomotif kelas dunia asal Eropa mampu menekan harga jual hingga sedemikian rendah? Kuncinya terletak pada inovasi model bisnis yang mereka terapkan di India, tempat kendaraan ini diproduksi dan dipasarkan. Citroen memperkenalkan skema yang disebut sebagai Battery-as-a-Service atau BaaS. Dalam skema ini, konsumen diberikan pilihan untuk membeli unit kendaraan tanpa menyertakan harga baterai di dalamnya.

Baca Juga

Misi 65.000 Km Pasutri Touring: Menjelajahi Pelosok Negeri Demi Angkat Kelas Kuliner UMKM

Misi 65.000 Km Pasutri Touring: Menjelajahi Pelosok Negeri Demi Angkat Kelas Kuliner UMKM

Strategi ini terbukti sangat efektif dalam menurunkan ambang batas kepemilikan kendaraan listrik. Dengan BaaS, Citroen e-C3X dibanderol mulai dari 6,89 lakh rupee atau setara dengan Rp 130 jutaan. Sebagai perbandingan, jika konsumen memilih untuk membeli unit beserta baterainya secara penuh (harga normal), mereka harus merogoh kocek sekitar 10,25 lakh rupee atau kurang lebih Rp 194 jutaan. Selisih harga yang mencapai puluhan juta rupiah ini tentu menjadi daya tarik luar biasa bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan namun terkendala modal awal yang besar.

Sistem BaaS ini bekerja layaknya sistem langganan atau sewa. Pemilik mobil hanya perlu membayar biaya penggunaan baterai berdasarkan jarak tempuh yang mereka lalui. Biaya yang ditetapkan pun tergolong sangat terjangkau, yakni hanya sekitar 2,26 rupee atau setara dengan Rp 425 per kilometer. Inovasi ini dianggap sebagai solusi cerdas dalam menghadapi tantangan mahalnya harga bahan baku baterai yang selama ini menjadi penghambat utama penetrasi pasar EV secara global.

Baca Juga

Prediksi dan Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Ambisi Marc Marquez Menaklukkan Balaton Park Malam Ini

Prediksi dan Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Ambisi Marc Marquez Menaklukkan Balaton Park Malam Ini

Desain Crossover yang Tangguh dan Modern

Meski mengusung label harga yang terjangkau, Citroen e-C3X tidak lantas tampil seadanya. Dari sisi eksterior, mobil ini tetap mempertahankan jati diri sebagai sebuah crossover kompak yang tangguh. Desainnya mencerminkan DNA Citroen modern dengan sentuhan estetika yang berani. Bagian wajahnya dihiasi dengan lampu LED yang modern serta lampu DRL (Daytime Running Lights) yang terpisah, memberikan kesan futuristik sekaligus elegan.

Untuk menunjang mobilitas di berbagai kondisi jalan, Citroen menyematkan velg alloy 15 inci dengan desain diamond cut yang menawan. Salah satu keunggulan utama dari e-C3X adalah ground clearance setinggi 170 mm. Angka ini cukup tinggi untuk ukuran mobil kompak, sehingga memberikan rasa percaya diri lebih bagi pengemudi saat harus melewati jalanan yang tidak rata atau genangan air tipis. Selain itu, radius putar yang hanya 4,98 meter menjadikannya sangat lincah saat bermanuver di tengah kemacetan kota yang padat.

Baca Juga

Misi Ekstrem S-Class Tempuh 50.000 KM: Tetangga Disambangi, Mengapa Indonesia Terlewat?

Misi Ekstrem S-Class Tempuh 50.000 KM: Tetangga Disambangi, Mengapa Indonesia Terlewat?

Kenyamanan juga menjadi fokus utama pada sisi eksterior dengan adanya spion elektrik yang dapat melipat secara otomatis. Detail-detail kecil seperti ini membuktikan bahwa Citroen tidak mengorbankan fungsionalitas demi mengejar harga murah. Mobil ini hadir sebagai paket lengkap bagi mereka yang menginginkan gaya hidup modern tanpa harus mengorbankan kepraktisan harian.

Kabin Digital dengan Sentuhan Futuristik

Memasuki area interior, nuansa berbeda langsung terasa. Citroen memberikan penyegaran dengan menghadirkan tema warna khusus yang disebut “Electric Blu” pada bagian dashboard. Warna ini memberikan kesan segar dan menegaskan identitasnya sebagai kendaraan bertenaga listrik. Tata letak instrumen di dalam kabin dirancang secara ergonomis untuk memastikan kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Baca Juga

Krisis Energi Global Mengancam, Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Jadi Pelopor Hemat BBM

Krisis Energi Global Mengancam, Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Jadi Pelopor Hemat BBM

Sektor hiburan menjadi salah satu nilai jual utama. Di tengah dashboard, tersemat layar sentuh berukuran 10,25 inci yang menjadi pusat kendali berbagai fitur. Sistem infotainment ini sudah mendukung konektivitas nirkabel dengan Apple CarPlay dan Android Auto, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada mobil-mobil dengan harga di atasnya. Selain itu, pengemudi juga dimanjakan dengan panel instrumen digital TFT 7 inci yang menyajikan informasi krusial mengenai status teknologi otomotif yang diusungnya, seperti sisa daya baterai dan estimasi jarak tempuh.

Fitur tambahan lainnya yang semakin melengkapi kemewahan kabin e-C3X antara lain adalah wireless charger untuk mengisi daya ponsel tanpa kabel, serta spion tengah dengan fitur auto-dimming untuk mencegah silau dari kendaraan di belakang. Tak ketinggalan, teknologi Connected Car 2.0 juga hadir dengan lebih dari 40 fungsi canggih yang dapat diakses secara jarak jauh melalui smartphone, mulai dari pelacakan lokasi hingga pengaturan suhu kabin sebelum pengemudi masuk ke dalam mobil.

Performa Efisien untuk Kebutuhan Urban

Di balik kap mesinnya, Citroen e-C3X mengandalkan motor listrik yang mampu memproduksi tenaga maksimal sebesar 57 PS dengan torsi puncak mencapai 143 Nm. Meski angka ini terlihat moderat, namun karakteristik motor listrik yang memberikan torsi instan membuat akselerasi mobil ini terasa sangat responsif di putaran bawah, sangat ideal untuk penggunaan di dalam kota dengan skema stop-and-go.

Mengenai daya jelajah, baterai yang disematkan mampu membawa mobil ini melaju hingga jarak 320 km dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan standar pengujian. Jarak tempuh ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komuter harian di kota besar, bahkan untuk perjalanan antar kota yang tidak terlalu jauh. Kemampuan pengisian dayanya pun patut diacungi jempol; dengan menggunakan pengisi daya cepat, baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 57 menit.

Aspek keamanan tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. Citroen e-C3X telah dibekali dengan standar keamanan yang mumpuni, termasuk enam buah airbag sebagai pelindung utama jika terjadi benturan. Sistem pengereman ABS dengan EBD, fitur ISOFIX untuk kursi bayi, hingga penguncian pintu otomatis berdasarkan kecepatan sudah menjadi perlengkapan standar. Bahkan, baterainya pun telah dilengkapi dengan sistem perlindungan khusus untuk mencegah kerusakan akibat faktor eksternal.

Kesimpulan dan Masa Depan Pasar EV

Kehadiran Citroen e-C3X dengan pilihan warna yang variatif seperti Polar White, Steel Grey, Cosmo Blue, hingga Deep Forest Green, memberikan kebebasan bagi konsumen untuk berekspresi. Langkah Citroen di India ini seolah menjadi laboratorium hidup bagi industri otomotif dunia untuk melihat sejauh mana skema BaaS bisa diterima oleh masyarakat luas. Jika berhasil, bukan tidak mungkin model bisnis serupa akan diadopsi di negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Secara keseluruhan, Citroen e-C3X membuktikan bahwa memiliki mobil listrik Eropa yang berkualitas tinggi tidak harus selalu mahal. Dengan perpaduan desain yang menarik, fitur teknologi yang melimpah, dan harga yang sangat bersaing berkat inovasi BaaS, mobil ini berpotensi besar untuk merubah peta persaingan kendaraan listrik di pasar global. Kita tunggu saja apakah Citroen Indonesia akan memboyong strategi serupa untuk menggairahkan pasar EV di tanah air.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *