KRISTAInterFOOD 2026: Strategi Jitu UMKM Kuliner Indonesia Tembus Pasar Global Melalui Pameran Internasional di NICE PIK 2

Siti Aminah | Totonews
25 Jun 2026, 02:43 WIB
KRISTAInterFOOD 2026: Strategi Jitu UMKM Kuliner Indonesia Tembus Pasar Global Melalui Pameran Internasional di NICE PIK

TotoNews — Industri kuliner Indonesia tengah bersiap menyambut salah satu momentum terbesar dalam kalender bisnis internasional tahun depan. PT Kristamedia Pratama, atau yang lebih dikenal sebagai Krista Exhibitions, baru saja secara resmi memperkenalkan gelaran KRISTAInterFOOD 2026. Bukan sekadar pameran biasa, ajang ini diproyeksikan menjadi jembatan strategis bagi para pelaku UMKM kuliner tanah air untuk mengekspansi pasar mereka hingga ke level mancanegara.

Peluncuran resmi acara prestisius ini dilangsungkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Suasana optimisme menyelimuti ruangan saat Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, membuka rangkaian acara. Kehadiran KRISTAInterFOOD 2026 membawa visi besar untuk menyatukan berbagai elemen industri, mulai dari Food & Beverages (FnB), Bakery & Confectionery, hingga sektor Horeca yang mencakup Hotel, Restaurant, dan Cafe atau Katering.

Baca Juga

Panduan Lengkap Cek SLIK OJK Online: Cara Mudah Intip Skor Kredit dan Kelola Utang Tanpa Ribet

Panduan Lengkap Cek SLIK OJK Online: Cara Mudah Intip Skor Kredit dan Kelola Utang Tanpa Ribet

Wadah Kolaborasi Global dan Lokal

Dalam kacamata ekonomi modern, sebuah pameran tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, melainkan sebagai pusat saraf interaksi bisnis. Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menekankan bahwa KRISTAInterFOOD telah berevolusi menjadi sebuah ‘Melting Pot’ yang sangat krusial. Di sinilah titik temu antara produsen, distributor, calon supplier, hingga konsumen akhir terjadi secara organik dan masif.

Daud menjelaskan bahwa potensi industri makanan dan minuman di Indonesia sangatlah besar, namun seringkali terbentur pada akses jaringan. Melalui KRISTAInterFOOD 2026, hambatan tersebut coba diruntuhkan. Para pelaku usaha, khususnya skala menengah dan kecil, mendapatkan panggung yang sama dengan pemain besar untuk meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness di mata publik global.

Baca Juga

Langkah Strategis Pertamina Patra Niaga Amankan Pasokan LPG 3 Kg: Tambah 5,8 Juta Tabung Selama Libur Panjang

Langkah Strategis Pertamina Patra Niaga Amankan Pasokan LPG 3 Kg: Tambah 5,8 Juta Tabung Selama Libur Panjang

Menariknya, interaksi yang tercipta tidak melulu soal transaksi skala besar antar perusahaan. Konsumen rumah tangga yang hadir juga memberikan umpan balik langsung terhadap produk yang dipamerkan. Hal ini memberikan data pasar yang sangat berharga bagi pengusaha untuk melakukan inovasi produk yang sesuai dengan selera konsumen masa kini.

Menginspirasi Melalui Kisah Sukses UMKM Surabaya

Salah satu poin paling menginspirasi yang dibagikan oleh Daud D. Salim adalah kisah nyata keberhasilan seorang pelaku UMKM asal Surabaya, Jawa Timur. Melalui partisipasi di pameran sebelumnya, pengusaha bernama Pak Budi tersebut berhasil menarik perhatian pembeli (buyers) dari luar negeri. Hasilnya pun fantastis, produk cokelat produksinya kini telah merambah pasar ekspor ke Malaysia.

Baca Juga

Gebrakan Berani Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta Meski Harga Avtur Dunia Meroket

Gebrakan Berani Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta Meski Harga Avtur Dunia Meroket

“Kisah Pak Budi adalah bukti nyata bahwa pameran internasional seperti ini adalah pintu gerbang menuju pasar dunia. Mereka mendapatkan buyers dari Malaysia tepat saat pameran berlangsung, yang kemudian berlanjut pada kerja sama ekspor yang berkelanjutan,” ungkap Daud di hadapan para undangan dan awak media. Cerita ini menjadi motor penggerak bagi pelaku peluang ekspor lainnya untuk tidak ragu menampilkan produk unggulan mereka.

Eksposur yang ditawarkan KRISTAInterFOOD memang tidak main-main. Dengan target partisipasi dari puluhan negara, produk-produk lokal yang memiliki kualitas dan kemasan yang mumpuni memiliki peluang besar untuk dilirik oleh investor maupun distributor internasional yang tengah mencari varian rasa baru dari Indonesia.

Baca Juga

Rupiah Terjepit: Dolar AS Mendekati Ambang Rp 18.000, Dolar Singapura Cetak Rekor Tertinggi Baru

Rupiah Terjepit: Dolar AS Mendekati Ambang Rp 18.000, Dolar Singapura Cetak Rekor Tertinggi Baru

Target Besar: 1.500 Peserta dari 25 Negara

Ambisi Krista Exhibitions untuk edisi 2026 mendatang terbilang sangat agresif namun realistis. Daud mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan kehadiran kurang lebih 1.500 peserta pameran yang berasal dari 25 negara berbeda. Dari total tersebut, akan ada sekitar 12 negara yang hadir dalam bentuk paviliun khusus negara, sementara sisanya tersebar sebagai peserta mandiri.

Skala internasional ini menjamin keragaman teknologi, bahan baku, dan tren kuliner yang akan ditampilkan. Bagi pelaku industri dalam negeri, ini adalah kesempatan emas untuk melakukan studi banding dan mempelajari teknologi pengemasan atau pengolahan makanan terbaru dari negara-negara maju seperti Korea, Jepang, maupun negara-negara Eropa.

Selain aspek bisnis, pameran ini juga menjadi ajang unjuk gigi keahlian. Salah satu program yang paling dinantikan adalah kompetisi Master Gelato. Dalam kompetisi ini, talenta terbaik dari Indonesia akan ditantang untuk beradu kreativitas melawan kompetitor dari 10 negara, termasuk China, Korea Selatan, Malaysia, Vietnam, hingga Filipina. Ini menjadi ajang pembuktian bahwa keahlian praktisi kuliner Indonesia sudah setara dengan standar internasional.

Vibe Baru di NICE PIK 2: Pengalaman Pameran Modern

Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan kali ini. KRISTAInterFOOD 2026 dijadwalkan akan bertempat di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang berlokasi di kawasan PIK 2. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Sebagai venue baru yang modern dengan kapasitas yang jauh lebih besar, NICE PIK 2 diharapkan mampu memberikan pengalaman pameran yang lebih nyaman dan profesional bagi pengunjung maupun peserta.

Fasilitas yang lebih lengkap dan aksesibilitas yang terus dikembangkan di kawasan PIK 2 menjadikan lokasi ini sangat ideal untuk pameran berskala besar. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah pameran kelas dunia dengan infrastruktur pendukung yang mumpuni.

Tak hanya pameran produk, berbagai program unggulan juga telah disiapkan untuk mengisi hari-hari penyelenggaraan. Mulai dari La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diprediksi akan diikuti oleh hampir 1.000 chef profesional dari berbagai belahan dunia, hingga ajang bagi para pecinta kopi seperti Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition.

Dukungan Pemerintah dan Sinergi Lintas Sektor

Keberhasilan sebuah pameran skala besar tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Krista Exhibitions mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, serta berbagai asosiasi industri seperti GAPMMI (Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia), ACP (Association of Culinary Professionals), PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), hingga APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia).

Sinergi ini menunjukkan bahwa kuliner nusantara bukan sekadar soal makanan, melainkan ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak sektor dari hulu ke hilir. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam ajang ini menjadi pondasi kuat bagi terciptanya inovasi dan pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Selain kompetisi dan pameran, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai workshop, pelatihan, serta sertifikasi kompetensi. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan standar profesionalisme para pekerja di industri FnB Indonesia agar lebih siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Secara keseluruhan, KRISTAInterFOOD 2026 adalah manifestasi dari semangat kemajuan industri kuliner Indonesia. Dengan persiapan yang matang dan target yang jelas, ajang ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak ‘Pak Budi’ baru yang berhasil membawa cita rasa Indonesia ke panggung dunia. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah baru kuliner Indonesia di pameran internasional yang akan datang ini.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *