Ambisi Besar Indonesia Kuasai ‘Harta Karun’ Dunia: Fasilitas Riset Logam Tanah Jarang Segera Groundbreaking

Siti Aminah | Totonews
13 Apr 2026, 22:16 WIB
Ambisi Besar Indonesia Kuasai 'Harta Karun' Dunia: Fasilitas Riset Logam Tanah Jarang Segera Groundbreaking

TotoNews — Indonesia tengah bersiap menancapkan taringnya dalam peta persaingan energi global lewat pengolahan komoditas strategis yang kerap dijuluki sebagai “emas masa depan”. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin langsung proses groundbreaking fasilitas riset dan industri logam tanah jarang (rare earth element/REE) pada 20 Mei mendatang. Proyek ini diprediksi akan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemandirian industri dan hilirisasi nasional.

Kabar membanggakan ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada Senin (13/4/2026). Dalam keterangannya, Restu menegaskan bahwa peta jalan atau roadmap menuju peresmian fasilitas tersebut sedang dimatangkan agar dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh kepala negara.

Baca Juga

Strategi Transformasi Membuahkan Hasil, Laba Solusi Bangun Indonesia Melesat 111 Persen di Kuartal I-2026

Strategi Transformasi Membuahkan Hasil, Laba Solusi Bangun Indonesia Melesat 111 Persen di Kuartal I-2026

Sinergi Strategis PT Timah dan Perminas

Langkah besar ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan wujud nyata kolaborasi antar-entitas strategis. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat pengolahan bahan baku REE yang berasal dari Sisa Hasil Produksi (SHP) PT Timah. Selama ini, SHP timah seringkali belum terjamah teknologi pengolahan yang mumpuni, namun kini aset berharga tersebut akan disulap menjadi produk bernilai tambah tinggi oleh Perminas.

“PT Timah memegang peranan krusial sebagai pemasok utama bahan baku REE atau SHP tersebut. Sisa hasil produksi timah yang selama ini mengendap akan diolah lebih lanjut oleh Perminas menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi di pasar internasional,” jelas Restu di hadapan para anggota dewan.

Baca Juga

Wajib Pajak Peserta PPS Bakal Diperiksa? Begini Respons Tegas APINDO Terkait Kepastian Hukum

Wajib Pajak Peserta PPS Bakal Diperiksa? Begini Respons Tegas APINDO Terkait Kepastian Hukum

Target Monetisasi dan Kontribusi Devisa

Tidak hanya fokus pada aspek riset, proyek ini juga memiliki target ekonomi yang sangat terukur. Restu memproyeksikan bahwa dalam jangka waktu dua tahun ke depan, hasil dari pengolahan rare earth element ini sudah bisa dimonetisasi. Hal ini menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi nasional karena berpotensi menyumbang devisa yang signifikan bagi negara.

“Kerja sama ini kami rancang dengan target yang optimis namun realistis. Kami berharap dalam dua tahun mendatang, produk-produk hilirisasi ini sudah bisa dipasarkan dan menghasilkan devisa. Meskipun detail teknisnya masih dalam tahap pengkajian mendalam karena program ini baru berjalan sekitar dua bulan, kami berkomitmen penuh untuk mensukseskan visi besar ini,” tambahnya.

Baca Juga

Maruarar Sirait Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah: KAI Siap Rebut Kembali Lahan Tanah Abang demi Hunian Rakyat

Maruarar Sirait Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah: KAI Siap Rebut Kembali Lahan Tanah Abang demi Hunian Rakyat

Mengapa Logam Tanah Jarang Begitu Penting?

Sebagai informasi tambahan, logam tanah jarang merupakan komponen vital dalam pembuatan teknologi mutakhir, mulai dari baterai kendaraan listrik, magnet super kuat, perangkat elektronik, hingga perlengkapan pertahanan militer tingkat tinggi. Dengan memiliki fasilitas riset dan produksi mandiri, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton dalam rantai pasok global, tetapi mulai bergerak menjadi pemain utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu memicu efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal, penyerapan tenaga ahli di bidang metalurgi, serta memperkuat posisi tawar Indonesia dalam diplomasi ekonomi dunia terkait ketersediaan material kritis global.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *