Trump Klaim Menang Diplomasi: Xi Jinping Janji Setop Pasokan Senjata ke Iran

Rizky Ramadhan | Totonews
15 Apr 2026, 22:41 WIB
Trump Klaim Menang Diplomasi: Xi Jinping Janji Setop Pasokan Senjata ke Iran

TotoNews — Panggung politik internasional kembali diguncang oleh pernyataan berani Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam sebuah klaim terbaru yang menarik perhatian publik global, Trump menyatakan bahwa dirinya telah mengantongi komitmen dari Presiden China, Xi Jinping, untuk menghentikan total pengiriman persenjataan ke Iran. Langkah ini dianggap sebagai manuver diplomatik krusial di tengah memanasnya suhu geopolitik global.

Komitmen di Balik Layar Truth Social

Melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump mengungkapkan rasa optimisme yang tinggi menjelang pertemuan puncak yang dijadwalkan berlangsung di Beijing pada 14-15 Mei 2026 mendatang. Menurutnya, Xi Jinping telah memberikan jaminan yang cukup personal kepadanya.

“Mereka telah sepakat untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Presiden Xi akan menyambut saya dengan pelukan hangat ketika saya tiba di Beijing dalam beberapa minggu ke depan,” tulis Trump, merujuk pada agenda diplomasi besar yang sempat tertunda tersebut.

Baca Juga

Misi Transformasi Urban: Strategi Pramono Anung Menata RW Kumuh di Jantung Jakarta Barat dan Utara

Misi Transformasi Urban: Strategi Pramono Anung Menata RW Kumuh di Jantung Jakarta Barat dan Utara

Korespondensi Rahasia Dua Pemimpin Dunia

Dalam wawancara eksklusif dengan Fox Business, Trump membeberkan kronologi bagaimana kesepakatan informal ini terjalin. Ia mengaku sempat mencurigai adanya aliran pasokan militer dari Beijing ke Teheran yang terlihat di berbagai titik konflik. Menanggapi hal itu, Trump mengambil langkah persuasif dengan mengirimkan surat langsung kepada Xi Jinping.

“Saya mendengar bahwa China memberikan senjata kepada Iran—maksud saya, Anda bisa melihatnya di mana-mana. Dan saya menulis surat kepadanya meminta agar dia tidak melakukan itu. Dia kemudian membalas surat saya yang isinya pada dasarnya menjamin bahwa dia tidak akan melakukan hal tersebut lagi,” ungkap Trump dengan nada percaya diri.

Baca Juga

Houthi Ancam Blokade Total Selat Bab al-Mandeb: Gertakan Keras untuk Donald Trump di Tengah Bara Konflik Yaman

Houthi Ancam Blokade Total Selat Bab al-Mandeb: Gertakan Keras untuk Donald Trump di Tengah Bara Konflik Yaman

Ketegangan di Selat Hormuz dan Isu Keamanan Siber

Hubungan AS dan China memang sempat mengalami pasang surut yang ekstrem, terutama dipicu oleh dinamika di Timur Tengah. Sebelumnya, rencana pertemuan kedua pemimpin ini sempat tertunda lantaran keputusan Trump untuk meningkatkan eskalasi militer. China bahkan sempat mengecam tindakan AS yang memblokade pelabuhan Iran di Selat Hormuz sebagai perilaku yang “berbahaya dan tidak bertanggung jawab.”

Namun, Trump justru memutarbalikkan narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa langkahnya membuka Selat Hormuz secara permanen adalah sebuah keuntungan besar, tidak hanya bagi dunia, tetapi juga bagi China sendiri. Sementara itu, ketika disinggung mengenai isu sensitif terkait dugaan serangan siber besar-besaran terhadap FBI yang melibatkan peretas dari China, Trump memberikan jawaban pragmatis yang mencerminkan realitas spionase modern.

Baca Juga

Skandal Penyiraman Air Keras: TAUD Soroti Cacat Prosedur Saat Andrie Yunus Masih Berjuang Pulih

Skandal Penyiraman Air Keras: TAUD Soroti Cacat Prosedur Saat Andrie Yunus Masih Berjuang Pulih

“China tetaplah China. Tidak pernah ada kata mudah saat berurusan dengan mereka, tetapi kami berhasil menanganinya dengan baik. Kami melakukan (aksi siber) kepada mereka, dan mereka melakukannya kepada kami,” pungkas Trump, sembari menegaskan posisinya sebagai pemimpin AS yang paling keras dalam menghadapi pengaruh Negeri Tirai Bambu tersebut.

Pertemuan di Beijing mendatang diharapkan menjadi titik balik bagi stabilitas keamanan internasional, terutama dalam menekan ambisi militer Iran melalui diplomasi internasional yang lebih ketat.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *