Atasi Kepadatan Green Line, KCI Matangkan Rencana Penambahan Gerbong KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Siti Aminah | Totonews
20 Apr 2026, 20:43 WIB
Atasi Kepadatan Green Line, KCI Matangkan Rencana Penambahan Gerbong KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

TotoNews — Kabar gembira bagi para pengguna setia KRL Commuter Line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kini tengah menseriusi langkah untuk menambah kapasitas angkut dengan menambah jumlah gerbong pada rangkaian kereta yang beroperasi di rute tersebut mulai tahun depan.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tingginya animo masyarakat yang menggunakan layanan di rute yang populer dengan sebutan Green Line ini. Namun, ambisi untuk menghadirkan rangkaian yang lebih panjang bukan tanpa tantangan teknis. Kendala utamanya terletak pada keterbatasan daya Listrik Aliran Atas (LAA) yang saat ini belum memadai untuk menyokong operasional kereta dengan 12 stamformasi (gerbong).

Tantangan Infrastruktur dan Elektrifikasi

Saat ini, rute Tanah Abang-Rangkasbitung hanya mampu melayani rangkaian kereta dengan kapasitas 8 hingga 10 gerbong saja. Kondisi ini berbeda jauh dengan rute Bekasi Line atau Bogor Line yang sudah mampu mengoperasikan 12 rangkaian kereta berkat sokongan daya listrik yang lebih kuat. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, peningkatan infrastruktur kereta menjadi harga mati.

Baca Juga

Langit Global Meredup: Krisis Avtur Akibat Perang AS-Iran Ancam Operasional Maskapai Dunia

Langit Global Meredup: Krisis Avtur Akibat Perang AS-Iran Ancam Operasional Maskapai Dunia

Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa proses pengkajian untuk pengembangan jalur Green Line sedang berjalan intensif. Menurutnya, progres kajian tersebut saat ini sudah hampir mencapai tahap finalisasi.

“Pemerintah bersama KAI dan KAI Commuter terus berupaya maksimal untuk merealisasikan program peningkatan infrastruktur di wilayah Jabodetabek. Untuk lintas Green Line, kami sudah melakukan identifikasi kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan,” ujar Karina dalam keterangannya di Jakarta.

Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Angkut

Peningkatan kualitas layanan transportasi publik ini juga mendapat perhatian khusus dari Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa elektrifikasi jalur menjadi kunci utama untuk memperluas jangkauan dan kapasitas KRL.

Baca Juga

Komitmen Perlindungan Sosial: Ratusan Ribu Relawan Makan Bergizi Gratis Wajib Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Komitmen Perlindungan Sosial: Ratusan Ribu Relawan Makan Bergizi Gratis Wajib Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Dudy menjelaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mengkaji penggantian armada dengan kapasitas yang lebih besar di lintas Rangkasbitung. Hal ini dianggap mendesak mengingat kepadatan penumpang yang terus melonjak setiap harinya.

“Syarat mutlak untuk menambah gerbong adalah dengan memperbaiki jaringan elektrifikasinya terlebih dahulu. Kami ingin masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman dengan daya tampung yang lebih luas,” kata Dudy dalam konferensi pers baru-baru ini.

Selain fokus pada rute Tanah Abang-Rangkasbitung, pemerintah juga tengah membidik proyek elektrifikasi di jalur lain, seperti rute Cikarang-Cikampek dan Bogor-Sukabumi. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan ekosistem transportasi berbasis rel yang terintegrasi dan andal di masa depan.

Baca Juga

Lonjakan Signifikan Harga Ultimate Diesel: Begini Penjelasan Resmi Manajemen BP-AKR

Lonjakan Signifikan Harga Ultimate Diesel: Begini Penjelasan Resmi Manajemen BP-AKR

Dengan tuntasnya kajian infrastruktur ini, diharapkan pada tahun 2027 mendatang, pemandangan kereta dengan 12 gerbong di lintas Rangkasbitung bukan lagi sekadar rencana, melainkan kenyataan yang dapat dinikmati oleh para kaum penglaju (commuter).

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *