Bantah Isu Ambruk, Kemenkeu Beberkan Kondisi Kesehatan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
TotoNews — Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan kabar miring mengenai kondisi kesehatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut-sebut jatuh pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit. Namun, kabar yang sempat memicu kekhawatiran publik tersebut segera ditepis oleh otoritas terkait melalui pernyataan resmi.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deny Surjantoro, secara tegas membantah isu liar tersebut. Kepada awak media, ia memastikan bahwa sang bendahara negara saat ini berada dalam kondisi yang bugar dan tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan sebagaimana mestinya.
“Sampai detik ini, Bapak Menteri dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Deny guna meredam spekulasi yang berkembang pesat di berbagai platform media sosial.
Lonjakan Signifikan Harga Ultimate Diesel: Begini Penjelasan Resmi Manajemen BP-AKR
Penyebab Sebenarnya: Kelelahan dan Gangguan Pinggang
Meski kabar mengenai dirinya yang dilarikan ke rumah sakit adalah hoaks, Purbaya Yudhi Sadewa sendiri tidak menampik bahwa kondisi fisiknya sempat menurun akibat rutinitas yang sangat padat. Dalam sebuah sesi media briefing di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta Selatan, ia membagikan cerita mengenai perjuangannya melawan rasa nyeri di area punggung.
Purbaya mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami sakit pinggang yang cukup serius hingga harus mendapatkan tindakan medis berupa suntikan di delapan titik saraf. Prosedur ini dilakukan agar ia tetap mampu berdiri tegak dan memimpin berbagai rapat penting di lingkungan kementerian.
“Masih terasa sakit sebenarnya. Ini masalah di pinggang, kemarin sampai harus disuntik delapan titik. Kalau tidak dilakukan, mungkin saya tidak akan sanggup berdiri di depan kalian sekarang,” ungkap Purbaya dengan nada jujur namun tetap terlihat bersemangat di hadapan jurnalis.
Ketegangan di Selat Hormuz: Dua Kapal Tanker Raksasa Pertamina Masih Tertahan, Jalur Diplomasi Terus Dipacu
Faktor Kelelahan Akibat Agenda Padat
Menurut penuturan sang Menteri, gangguan kesehatan tersebut kemungkinan besar dipicu oleh faktor kelelahan yang terakumulasi. Mengingat tanggung jawab besar dalam mengawal kebijakan fiskal dan ekonomi nasional, rangkaian agenda kerja yang harus dijalani memang sangat menyita waktu dan energi fisik dalam beberapa pekan terakhir.
“Sakit pinggang itu hal yang lumrah, kemungkinan besar karena faktor kecapekan saja setelah melewati rangkaian agenda yang sangat padat,” tambahnya menutup pembicaraan.
Dengan adanya penjelasan langsung dari pihak Kemenkeu dan sang menteri sendiri, diharapkan masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh disinformasi atau kabar burung yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Fokus pemerintah saat ini tetap tertuju pada upaya penguatan ekonomi dan realisasi belanja negara demi kesejahteraan rakyat.
Evaluasi Mendalam Mudik Lebaran 2026: Kepadatan Pelabuhan dan Jadwal Perbaikan Jalan Jadi Sorotan Utama DPR