Harga Telur Anjlok di Tengah Melambungnya Pakan, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Tumpuan Harapan Peternak

Siti Aminah | Totonews
07 Apr 2026, 17:31 WIB
Harga Telur Anjlok di Tengah Melambungnya Pakan, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Tumpuan Harapan Peternak

TotoNews — Kondisi memprihatinkan kini tengah menyelimuti para peternak ayam petelur rakyat di berbagai penjuru tanah air. Di tengah himpitan biaya operasional yang kian membengkak akibat tingginya harga pakan, para produsen protein hewani ini justru harus menelan pil pahit lantaran harga jual telur di tingkat peternak merosot tajam. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan stabilitas ekonomi kerakyatan di sektor pangan.

Berdasarkan pantauan di lapangan per 7 April 2026, sentra produksi telur seperti Blitar, Jawa Timur, mencatatkan penurunan harga yang sangat signifikan. Saat ini, harga telur di tingkat peternak hanya berkisar di angka Rp 21.000 hingga Rp 22.000 per kilogram. Angka ini dinilai jauh dari kata ideal, mengingat biaya produksi yang terus meroket tidak sebanding dengan hasil penjualan.

Baca Juga

Tren Gadai Emas di Bima Melonjak Pasca Lebaran: Strategi Cerdas Jaga Likuiditas Tanpa Menjual Aset

Tren Gadai Emas di Bima Melonjak Pasca Lebaran: Strategi Cerdas Jaga Likuiditas Tanpa Menjual Aset

Ketidakseimbangan Pasar yang Mengancam Peternak

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, memberikan perhatian serius terhadap ketimpangan ini. Menurutnya, situasi ini merupakan ancaman nyata bagi keberlangsungan usaha peternakan rakyat. Ia menegaskan bahwa harga telur yang rendah di tengah mahalnya pakan adalah kombinasi maut yang bisa mematikan mata pencaharian ribuan peternak.

“Kita sedang menghadapi ketidakseimbangan yang sangat serius. Harga pakan tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan, namun di sisi lain, nilai jual telur di tingkat peternak justru tergerus. Kondisi ini merugikan mereka secara langsung dan tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan cepat,” ujar Sarmuji dalam keterangan resminya yang diterima TotoNews.

Makan Bergizi Gratis Sebagai Solusi Strategis

Menanggapi krisis tersebut, Sarmuji mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah intervensi. Salah satu solusi yang paling rasional dan efektif adalah dengan mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyarankan agar pemerintah meningkatkan intensitas penggunaan telur sebagai menu utama dalam program tersebut selama satu hingga dua bulan ke depan.

Baca Juga

Strategi Cerdas atau Beban APBN? Menakar Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Stabilitas Pertamax

Strategi Cerdas atau Beban APBN? Menakar Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Stabilitas Pertamax

Skenario ini diharapkan mampu menciptakan lonjakan permintaan di pasar, sehingga kelebihan pasokan dapat terserap dan harga di tingkat peternak perlahan merangkak naik ke level yang lebih manusiawi. “Program MBG bukan sekadar pemenuhan gizi, tapi bisa menjadi instrumen ekonomi yang tangguh untuk menyerap hasil produksi rakyat. Dengan frekuensi menu telur yang ditambah, kita mendapatkan dua keuntungan sekaligus: pemenuhan gizi optimal bagi masyarakat dan stabilitas harga bagi peternak,” tambahnya.

Harapan untuk Ketahanan Pangan Nasional

Aspirasi dari para peternak di Blitar dan wilayah lainnya terus mengalir, menandakan adanya keresahan kolektif yang mendalam. Sektor peternakan bukan hanya soal bisnis, melainkan fondasi utama bagi ketahanan pangan nasional. Jika para peternak rakyat tumbang, maka pasokan protein hewani dalam negeri di masa depan bisa terancam.

Baca Juga

Fenomena Saham WBSA: Baru Sejenak Melantai, Kini Terjerat Labirin Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Fenomena Saham WBSA: Baru Sejenak Melantai, Kini Terjerat Labirin Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Fraksi Partai Golkar di DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga pemerintah mengeluarkan kebijakan yang lebih responsif. Langkah konkret sangat dinantikan agar roda ekonomi di pedesaan tetap berputar dan para peternak ayam petelur tidak semakin terpuruk dalam kerugian yang berkepanjangan.

Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *