IHSG Terperosok ke Bawah Level Psikologis 7.000, Tekanan Jual Bayangi Lantai Bursa

Siti Aminah | Totonews
07 Apr 2026, 18:00 WIB
IHSG Terperosok ke Bawah Level Psikologis 7.000, Tekanan Jual Bayangi Lantai Bursa

TotoNews — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan kekuatannya dan terpaksa parkir di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini. Sempat menunjukkan tajinya di awal sesi, indeks kebanggaan bursa domestik ini akhirnya harus merelakan posisi di atas level psikologis 7.000 setelah dihantam gelombang aksi jual.

Kronologi Pergerakan Indeks

Berdasarkan pantauan data RTI Business pada Selasa (7/4/2026), IHSG menyudahi perjalanan hari ini dengan terkoreksi sebesar 18 poin atau turun tipis 0,26 persen ke level 6.971. Padahal, saat lonceng pembukaan berbunyi, pergerakan IHSG sempat memberikan harapan bagi para investor dengan bertengger di zona hijau pada level 7.001.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks sebenarnya sempat melesat hingga menyentuh titik tertinggi di level 7.022. Namun, dinamika pasar saham yang fluktuatif menyeretnya turun hingga menyentuh level terendah di angka 6.942, sebelum akhirnya sedikit pulih menjelang penutupan.

Baca Juga

Menelusuri Jejak Kelam May Day: Dari Eksploitasi hingga Lahirnya Solidaritas Buruh Dunia

Menelusuri Jejak Kelam May Day: Dari Eksploitasi hingga Lahirnya Solidaritas Buruh Dunia

Statistik Perdagangan dan Sentimen Pasar

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia hari ini terpantau cukup aktif, mencapai angka Rp 13,49 triliun. Aktivitas perdagangan ini melibatkan pertukaran sebanyak 27,16 miliar lembar saham yang berpindah tangan melalui 1,77 juta kali frekuensi transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa likuiditas pasar tetap terjaga meski indeks berada dalam tekanan.

Melihat kedalaman pasar, dominasi sentimen negatif tampak jelas. Tercatat sebanyak 407 saham mengalami pelemahan harga, sementara hanya 250 saham yang mampu melawan arus dan menguat. Adapun 158 saham lainnya terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti.

Catatan Bagi Investor

Penurunan ini menjadi alarm bagi para pelaku investasi saham untuk lebih waspada dalam mencermati arah pasar ke depan. Meskipun koreksi tergolong tipis, kegagalan IHSG bertahan di atas level 7.000 bisa menjadi indikator teknikal penting bagi strategi perdagangan di hari-hari berikutnya. Fokus pasar kini tertuju pada sentimen global dan data ekonomi domestik yang diharapkan mampu menjadi katalis positif untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga

Terobosan BTN: Proses KPR Kini Meluncur Kilat Hanya dalam 6 Hari

Terobosan BTN: Proses KPR Kini Meluncur Kilat Hanya dalam 6 Hari
Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *