Aksi Heroik di Sepang: Pebalap Astra Honda Racing Team Dominasi Podium ARRC 2026

Bagus Setiawan | Totonews
13 Apr 2026, 12:12 WIB
Aksi Heroik di Sepang: Pebalap Astra Honda Racing Team Dominasi Podium ARRC 2026

TotoNews — Aspal panas Sirkuit Sepang, Malaysia, menjadi saksi bisu ketangguhan talenta muda Indonesia dalam seri pembuka Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung pada 11-12 April 2026. Para penggawa Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil habis-habisan, membuktikan bahwa mentalitas juara mereka tak goyah meski harus menghadapi tantangan cuaca dan persaingan ketat di lintasan internasional.

Drama Kelas AP250: Kebangkitan Rheza Danica

Di kelas Asia Production (AP) 250, sorotan tertuju pada Rheza Danica Ahrens yang memulai balapan dari posisi terdepan. Pada Race 1, Sabtu (11/4), Rheza bersama rekan setimnya, Muhammad Badly Ayatullah, sempat mengacak-acak barisan depan. Namun, nasib malang menimpa Badly yang terjatuh di lap terakhir saat tengah memimpin balapan, memaksanya pulang tanpa poin dan harus absen di race berikutnya karena cedera.

Baca Juga

Misi Ekstrem S-Class Tempuh 50.000 KM: Tetangga Disambangi, Mengapa Indonesia Terlewat?

Misi Ekstrem S-Class Tempuh 50.000 KM: Tetangga Disambangi, Mengapa Indonesia Terlewat?

Memasuki Race 2 pada hari Minggu yang sempat diguyur hujan, strategi matang menjadi kunci utama. Rheza yang sempat tercecer di posisi kedelapan pada lap kedua, perlahan tapi pasti merayap naik mengejar ketertinggalan. Puncaknya terjadi di tikungan terakhir yang sangat dramatis; Rheza melakukan manuver berani dengan menyalip tiga pebalap sekaligus untuk mengamankan podium kedua. Hasil ini menempatkan Rheza di posisi runner-up klasemen sementara dengan koleksi 31 poin, sebuah modal berharga untuk balap motor musim ini.

Dominasi Konsisten di Kelas SS600

Pindah ke kelas Supersport 600 (SS600), bendera Merah Putih kembali berkibar berkat aksi Herjun Atna Firdaus. Sejak start dari posisi keempat pada Race 1, Herjun menunjukkan ritme balap yang sangat stabil. Meski ditekan habis-habisan di dua lap terakhir, ia berhasil mempertahankan posisinya dan mengamankan podium ketiga. Di sisi lain, Fadillah Arbi Aditama yang melakoni debutnya di kelas ini tampil menjanjikan dengan finis di urutan keenam.

Baca Juga

Mengapa Denda Tidak Bawa SIM dan Tidak Memiliki SIM Berbeda? Simak Penjelasan Hukum dan Alasan di Baliknya!

Mengapa Denda Tidak Bawa SIM dan Tidak Memiliki SIM Berbeda? Simak Penjelasan Hukum dan Alasan di Baliknya!

Pada Race 2, giliran Arbi yang mencuri perhatian. Start dari posisi ke-10 tidak memadamkan semangatnya untuk merangsek maju dengan CBR600RR miliknya hingga finis di posisi kelima. Saat ini, Herjun kokoh di posisi ketiga klasemen dengan 25 poin, sementara Arbi membuntuti di posisi kedelapan dengan 21 poin, membuktikan bahwa pebalap Indonesia siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Kejutan Sang Rookie di Kelas Superbike ASB1000

Panggung tertinggi, Asia Superbike 1000 (ASB1000), menjadi saksi debut mengesankan dari M. Adenanta Putra. Mengendarai motor gahar CBR1000RR-R, Adenanta yang merupakan rookie di kelas ini tidak gentar menghadapi para pebalap senior di sirkuit sepang. Dalam dua balapan yang melelahkan, ia secara konsisten finis di posisi ketujuh, menempatkannya di peringkat keenam klasemen sementara dengan 18 poin.

Baca Juga

Horor Rem Blong di Bekasi: Truk Bermuatan Besi Seruduk Antrean Kendaraan di Tambun

Horor Rem Blong di Bekasi: Truk Bermuatan Besi Seruduk Antrean Kendaraan di Tambun

Optimisme Menuju Seri Selanjutnya

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang para pebalap. Menurutnya, hasil di seri perdana ini merupakan fondasi kuat untuk menghadapi sisa musim 2026. Perjalanan panjang masih menyisakan lima seri lagi, di mana tantangan berikutnya akan tersaji di Chang International Circuit, Thailand, pada 8-10 Mei mendatang. Para penggemar otomotif tentu berharap tim Astra Honda Racing Team dapat terus konsisten menjaga performa apik mereka di kancah Asia.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *