Diplomasi Tiongkok di Tengah Bara Timur Tengah: Xi Jinping Desak Penghormatan Kedaulatan dan Redam Ketegangan Selat Hormuz

Rizky Ramadhan | Totonews
14 Apr 2026, 15:11 WIB
Diplomasi Tiongkok di Tengah Bara Timur Tengah: Xi Jinping Desak Penghormatan Kedaulatan dan Redam Ketegangan Selat Horm

TotoNews — Di tengah situasi global yang kian mendidih, Presiden China Xi Jinping secara terbuka menyerukan agar kedaulatan nasional negara-negara di kawasan Timur Tengah dihormati sepenuhnya oleh semua pihak. Dalam pernyataan resminya, Beijing menegaskan komitmen untuk mengambil “peran konstruktif” guna memediasi perundingan damai di tengah gejolak yang kini melanda kawasan strategis tersebut.

Langkah diplomatik ini muncul sebagai respons atas kegagalan putaran pertama perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Pakistan pada akhir pekan lalu. Kebuntuan tersebut memicu reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump, yang secara mengejutkan memerintahkan blokade laut terhadap jalur pelayaran vital di Selat Hormuz serta pelabuhan-pelabuhan utama milik Iran. Trump dikabarkan geram lantaran Teheran tetap teguh mempertahankan ambisi nuklirnya dalam meja perundingan.

Baca Juga

Krisis Campak di Banten: Enam Nyawa Melayang, Ribuan Suspek Picu Kekhawatiran Fenomena Gunung Es

Krisis Campak di Banten: Enam Nyawa Melayang, Ribuan Suspek Picu Kekhawatiran Fenomena Gunung Es

Eskalasi di Jalur Pelayaran Global

Menanggapi gertakan Washington, militer Iran segera mengeluarkan peringatan balasan. Teheran menegaskan bahwa tidak akan ada satu pun pelabuhan di kawasan Teluk yang merasa aman jika akses pelabuhan Iran sendiri terancam oleh armada AS. Mereka mengecam tindakan blokade yang dimulai sejak Senin tersebut sebagai langkah ilegal yang setara dengan tindakan pembajakan internasional.

Di tengah ketegangan yang kian meruncing, Xi Jinping menguraikan visi perdamaian Beijing untuk mencegah pecahnya konflik Timur Tengah yang lebih luas. “Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial dari negara-negara Teluk di Timur Tengah harus dihormati dengan setulus hati,” tegas Xi sebagaimana dilaporkan oleh televisi pemerintah CCTV.

Baca Juga

Sinar Kartini Modern: dr. Sari Chairunnisa dan Ambisi Global ParagonCorp Masuk Sorotan Majalah TIME

Sinar Kartini Modern: dr. Sari Chairunnisa dan Ambisi Global ParagonCorp Masuk Sorotan Majalah TIME

Posisi Konstruktif Beijing dalam Krisis

Xi Jinping kembali menekankan bahwa posisi China tetap konsisten dalam mengedepankan dialog ketimbang konfrontasi senjata. Beijing berjanji akan terus memfasilitasi komunikasi antar-negara yang bertikai guna mendukung tercapainya resolusi diplomatik yang stabil. Hal ini sejalan dengan upaya China untuk memperkuat pengaruh diplomatiknya sebagai penengah dalam krisis internasional.

Senada dengan sang Presiden, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, juga menyatakan kekhawatirannya dalam sebuah konferensi pers. Ia mendesak agar AS dan Iran menahan diri dan tidak menyulut kembali api peperangan setelah kegagalan negosiasi di Pakistan.

“China berharap semua pihak tetap mematuhi perjanjian gencatan senjata sementara dan terus berupaya menyelesaikan perselisihan melalui jalur politik dan diplomatik. Sangat penting bagi kita untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan kembalinya kedamaian di kawasan Teluk secepat mungkin,” ujar Guo. Ia juga memberikan catatan khusus mengenai pentingnya menjaga navigasi “tanpa hambatan” di Selat Hormuz, yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia, menyusul perintah blokade dari pihak Gedung Putih.

Baca Juga

Utusan Rusia Kritik Keras Diplomasi AS: Gertakan dan Ultimatum Tak Akan Mempan Bagi Iran

Utusan Rusia Kritik Keras Diplomasi AS: Gertakan dan Ultimatum Tak Akan Mempan Bagi Iran

Langkah-langkah strategis ini menunjukkan bahwa Tiongkok sedang berusaha mengisi kekosongan peran mediator di saat hubungan antara Barat dan Teheran berada di titik terendah, demi menjamin stabilitas ekonomi dan keamanan di jalur perdagangan dunia.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *