Pasar Mobil PHEV Maret 2026 Terkoreksi Tajam, Brand China Tetap Kokoh di Puncak

Bagus Setiawan | Totonews
14 Apr 2026, 10:14 WIB
Pasar Mobil PHEV Maret 2026 Terkoreksi Tajam, Brand China Tetap Kokoh di Puncak

TotoNews — Dinamika pasar otomotif Tanah Air kembali menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam di awal tahun 2026. Laporan terbaru mencatat adanya penurunan signifikan pada angka pengiriman mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sepanjang bulan Maret. Meski secara keseluruhan pasar sedang lesu, dominasi pabrikan asal Negeri Tirai Bambu tampaknya masih belum tergoyahkan oleh para pesaingnya.

Penurunan Drastis di Bulan Maret

Berdasarkan data wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer yang dihimpun oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen mobil PHEV mencatatkan angka yang kurang menggembirakan. Setelah sempat menunjukkan taringnya dengan distribusi sebanyak 502 unit di Januari dan meroket ke 663 unit pada Februari, angka tersebut justru terjun bebas ke angka 345 unit di bulan Maret.

Baca Juga

Angin Segar Ekosistem EV: AEML Sambut Kepastian Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik Nasional

Angin Segar Ekosistem EV: AEML Sambut Kepastian Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik Nasional

Koreksi ini mencapai angka 47,96 persen, sebuah penurunan yang hampir menyentuh setengah dari volume penjualan di bulan sebelumnya. Gejala ini menjadi sinyal menarik bagi para pengamat industri otomotif untuk menilik lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi di pasar kendaraan ramah lingkungan ini.

Chery dan Geely Masih Memegang Kendali

Walaupun pasar secara umum melandai, Chery tetap berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di kategori ini. Sepanjang Maret, brand ini sukses mendistribusikan total 160 unit. Meski angka ini jauh menyusut jika dibandingkan dengan performa Februari yang menembus 457 unit, namun kontribusi model Tiggo 8 CSH (105 unit) dan Tiggo 9 CSH (55 unit) tetap menjadi tumpuan utama.

Di sisi lain, kejutan datang dari Geely. Secara diam-diam, mereka berhasil merangkak naik dan melampaui distribusi beberapa brand mapan lainnya. Lewat model Starray EM-i Max, Geely menyetorkan 62 unit kendaraan ke jaringan dealer pada Maret 2026, memposisikan diri mereka sebagai penantang serius di pasar hibrida.

Baca Juga

Penting bagi Pemilik Toyota Alphard 2001-2016: Segera Cek Komponen Airbag di Bengkel Resmi Demi Keselamatan

Penting bagi Pemilik Toyota Alphard 2001-2016: Segera Cek Komponen Airbag di Bengkel Resmi Demi Keselamatan

Faktor Musiman di Balik Lesunya Penjualan

Menanggapi fenomena penurunan ini, Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, memberikan penjelasan yang rasional. Menurutnya, anjloknya angka distribusi di bulan ketiga ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal dan hari libur nasional.

“Ada penurunan dibanding bulan Februari 2026 mengingat adanya libur Hari Raya Idul Fitri di bulan Maret 2026,” ungkap Jongkie. Waktu operasional yang lebih singkat serta periode cuti bersama membuat pengiriman unit dari pabrik ke dealer menjadi terbatas, sehingga angka penjualan mobil secara wholesales tidak seoptimal bulan-bulan sebelumnya.

Peringkat Mobil PHEV Terlaris Maret 2026

Berikut adalah rincian data distribusi mobil PHEV di Indonesia untuk periode Maret 2026 berdasarkan data resmi:

Baca Juga

Wacana GIIAS 2027 Pindah ke PIK 2: Antara Lonjakan Peserta dan Kebutuhan Lahan yang Lebih Luas

Wacana GIIAS 2027 Pindah ke PIK 2: Antara Lonjakan Peserta dan Kebutuhan Lahan yang Lebih Luas
  • Chery Tiggo 8 CSH: 105 unit
  • Geely Starray EM-i: 62 unit
  • Chery Tiggo 9 CSH: 55 unit
  • Jaecoo J7 SHS: 53 unit
  • Wuling Darion PHEV: 38 unit
  • Jaecoo J8 SHS: 21 unit
  • Mazda CX-80 2.5 PHEV: 9 unit
  • BMW XM Label: 1 unit
  • Lexus RX 450h+ Luxury: 1 unit

Melihat tren di atas, jelas bahwa kompetisi di masa depan akan semakin ketat, terutama dengan kehadiran brand-brand baru yang menawarkan teknologi efisiensi bahan bakar yang semakin canggih bagi konsumen Indonesia.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *