Bukan Sekadar Mitos, Inilah Alasan Vital Mengapa Mode Pesawat Wajib Aktif Saat Penerbangan

Andini Putri Lestari | Totonews
15 Apr 2026, 08:13 WIB
Bukan Sekadar Mitos, Inilah Alasan Vital Mengapa Mode Pesawat Wajib Aktif Saat Penerbangan

TotoNews — Pernahkah Anda bertanya-tanya saat duduk manis di kursi kabin, mengapa pramugari selalu bersikap tegas mengenai aktivasi mode pesawat? Bagi sebagian penumpang, instruksi ini mungkin terasa seperti prosedur birokrasi yang membosankan atau bahkan dianggap sebagai mitos lama yang tidak lagi relevan di era teknologi canggih saat ini. Namun, sebuah penjelasan jujur dari seorang pilot profesional baru-baru ini membuka mata publik mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kokpit.

Melalui sebuah unggahan yang menjadi perbincangan hangat di jagat maya, seorang pilot lewat akun @perchpoint mencoba meruntuhkan kesalahpahaman masif. Ia menegaskan bahwa penggunaan ponsel tidak akan secara ajaib membuat mesin pesawat mati atau menyebabkan burung besi tersebut jatuh dari langit. “Pesawat tidak akan jatuh hanya karena ponsel menyala, dan perangkat tersebut tidak akan merusak sistem navigasi inti,” ungkapnya dalam narasi yang menenangkan sekaligus edukatif.

Baca Juga

Dokumentasi Epik Menuju Bulan: Membedah Amunisi Visual Astronaut di Misi Artemis II

Dokumentasi Epik Menuju Bulan: Membedah Amunisi Visual Astronaut di Misi Artemis II

Lalu, jika risikonya bukan kecelakaan fatal, lantas apa masalahnya? Jawaban teknisnya terletak pada frekuensi radio. Saat perangkat seluler Anda tetap aktif tanpa mode pesawat, ia akan terus berupaya mencari sinyal dari menara pemancar di darat. Dalam proses pencarian sinyal yang intens ini, ponsel memancarkan gelombang yang dapat memicu interferensi elektromagnetik.

Bayangkan jika ada ratusan penumpang di dalam satu pesawat, dan setidaknya sepuluh orang saja lupa mematikan koneksi data mereka. Akumulasi gelombang ini menciptakan gangguan suara yang sangat mengganggu pada headset yang dikenakan oleh pilot. Gangguan ini bukan sekadar suara kresek biasa, melainkan dengungan konstan yang dianalogikan sang pilot seperti suara nyamuk atau tawon yang terjebak di telinga.

Baca Juga

Strategi Agresif BenQ Indonesia: Bidik Ratusan Ribu Pengguna Mac Lewat Akurasi Warna

Strategi Agresif BenQ Indonesia: Bidik Ratusan Ribu Pengguna Mac Lewat Akurasi Warna

Kondisi ini menjadi sangat kritikal ketika pilot sedang berkoordinasi dengan petugas Air Traffic Control (ATC) untuk menerima instruksi keselamatan penerbangan. Dalam fase krusial seperti taxiing menuju landasan pacu atau saat persiapan lepas landas, setiap kata dari petugas darat harus terdengar jernih tanpa distorsi. Gangguan sekecil apa pun pada komunikasi radio dapat berujung pada salah interpretasi instruksi yang membahayakan nyawa seluruh penumpang.

Kisah nyata dibagikan oleh pilot tersebut saat ia berada di San Francisco. Di tengah keramaian lalu lintas udara, ia sempat kesulitan menangkap arahan petugas darat akibat suara dengung yang memekakkan telinga di headset-nya, hanya karena ada sinyal seluler yang bocor ke sistem komunikasi internal. Hal ini membuktikan bahwa aturan tips perjalanan udara ini dibuat berdasarkan fakta lapangan, bukan sekadar ketakutan tak berdasar.

Baca Juga

Estetika dalam Ketidaksengajaan: Mengubah Momen Random Menjadi Karya Fotografi Berkelas Dunia

Estetika dalam Ketidaksengajaan: Mengubah Momen Random Menjadi Karya Fotografi Berkelas Dunia

Fenomena ini serupa dengan saat kita mendekatkan ponsel yang sedang menerima panggilan ke arah speaker radio lama; bunyi “dut-dut-dut” yang dihasilkan itulah yang harus dihadapi pilot sepanjang perjalanan jika penumpang abai. Oleh karena itu, langkah sederhana menggeser tombol ke ikon pesawat di ponsel Anda adalah bentuk kontribusi nyata terhadap kelancaran tugas kru kabin dan keamanan bersama.

Respons dari masyarakat pun beragam, banyak yang kini lebih sadar bahwa kedisiplinan di dalam pesawat adalah kunci kenyamanan. Jadi, saat Anda bersiap untuk terbang di masa depan, ingatlah bahwa mode pesawat bukan tentang teknologi yang rapuh, melainkan tentang menjaga kejernihan suara mereka yang sedang menuntun Anda sampai ke tujuan dengan selamat.

Baca Juga

Seteru Panas Trump vs Vatikan: Retorika Tajam di Truth Social hingga Kontroversi Gambar AI ‘Sang Penyembuh’

Seteru Panas Trump vs Vatikan: Retorika Tajam di Truth Social hingga Kontroversi Gambar AI ‘Sang Penyembuh’
Andini Putri Lestari

Andini Putri Lestari

Antusias teknologi dan internet. Andini bertugas mengisi kolom Inet dengan ulasan gadget terbaru dan edukasi literasi digital bagi generasi milenial.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *