Penantian 25 Tahun Berakhir: Jalan Nyikambang Cilegon Segera Dibangun Melalui Program ‘Bang Andra’
TotoNews — Setelah lebih dari dua dekade terabaikan dalam kondisi memprihatinkan, warga Kampung Nyikambang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, akhirnya mendapatkan kepastian hukum atas hak infrastruktur mereka. Harapan akan akses jalan yang layak kini menemui titik terang setelah Gubernur Banten, Andra Soni, mengonfirmasi langkah perbaikan nyata bagi wilayah tersebut.
Kondisi jalan rusak di kawasan ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan ancaman keselamatan jiwa yang telah berlangsung selama seperempat abad. Ketua Pemuda setempat, Taton (45), menggambarkan betapa pilunya kondisi warga setiap kali musim hujan tiba. Bukan hanya aspal yang hancur dan berlubang, namun ancaman banjir cilegon dengan ketinggian hampir satu meter kerap kali melumpuhkan total aktivitas warga dan memicu kemacetan parah dari arah Pasar Kranggot.
Krisis Kesehatan Gaza: Wabah Penyakit Kulit Mengancam Pengungsi di Tengah Terik Musim Panas
Program ‘Bang Andra’ Hadirkan Solusi Beton
Merespons jeritan hati masyarakat yang sudah puluhan tahun ‘terisolasi’ secara infrastruktur, Gubernur Banten meluncurkan inisiatif perbaikan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau yang akrab disebut program ‘Bang Andra’. Proyek ini direncanakan secara matang dengan spesifikasi yang tahan lama guna mengantisipasi beban kendaraan dan cuaca ekstrem.
Pengerjaan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter tersebut akan menggunakan konstruksi betonisasi setebal 20 cm. Langkah ini diambil agar jalan tidak mudah tergerus air mengingat kawasan tersebut rawan genangan. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp3,4 miliar yang bersumber dari anggaran APBD Provinsi Banten tahun ini.
Dampak Sosial: Dari Tragedi Menuju Keselamatan
Pentingnya perbaikan jalan ini juga ditegaskan oleh anggota DPRD Banten, Hasbi Sidik. Ia mengungkapkan fakta memilukan bahwa selama 25 tahun jalan tersebut rusak, telah banyak korban berjatuhan. Salah satu kejadian yang paling menyita perhatian adalah adanya ibu hamil yang mengalami keguguran akibat guncangan hebat saat melintasi jalur tersebut.
Ritual Pagi Presiden Prabowo: Menjaga Stamina di Hambalang Sebelum Gembleng Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang
“Ini bukan sekadar membangun aspal atau beton, tapi soal menyelamatkan nyawa masyarakat. Kami bersama Pemkot Cilegon terus mengawal usulan ini hingga akhirnya terealisasi,” ujar Hasbi. Selain faktor keselamatan, jalan Nyikambang merupakan urat nadi menuju pusat pendidikan, pasar, hingga menjadi jalur alternatif vital menuju Rumah Sakit Kota Cilegon.
Sinergi Penanganan Banjir dan Irigasi
Gubernur Andra Soni menyadari bahwa perbaikan jalan tidak akan maksimal tanpa pembenahan sistem drainase. Ia menyoroti kondisi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan serius dan dipenuhi sampah. Karena kewenangan irigasi berada di bawah pemerintah pusat, Pemprov Banten berkomitmen untuk berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Kementerian PU guna mendorong normalisasi segera.
Insiden Dramatis di Cigudeg: Detik-detik Truk Muatan Kimia Terjun ke Sungai Akibat Malfungsi Teknis
“Jika saluran air tidak dibenahi, betonisasi sekuat apa pun akan tetap terancam banjir. Kami akan dorong pusat untuk melakukan pengerukan, namun di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran air juga menjadi kunci utama keberhasilan ini,” pungkas Andra.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menargetkan proyek strategis ini akan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 4 hingga 5 bulan ke depan, sekaligus membuka lembaran baru bagi konektivitas ekonomi Cilegon yang lebih lancar.