Intervensi Dasco Berbuah Manis, BNI Berkomitmen Ganti Rugi Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar

Siti Aminah | Totonews
22 Apr 2026, 12:43 WIB
Intervensi Dasco Berbuah Manis, BNI Berkomitmen Ganti Rugi Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar

TotoNews — Titik terang akhirnya menghampiri para nasabah Credit Union (CU) Gereja Katolik Paroki Aek Nabara di Rantauprapat, Sumatera Utara. Setelah sempat terseret dalam pusaran kasus penggelapan dana yang melibatkan oknum internal, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan jaminan untuk mengembalikan kerugian senilai kurang lebih Rp 28 miliar secara utuh.

Langkah progresif ini tak lepas dari peran Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang secara proaktif turun tangan menjembatani penyelesaian masalah tersebut. Melalui sebuah audiensi yang digelar pada Selasa (21/4) kemarin, Dasco memfasilitasi pertemuan antara pengurus Gereja Katolik Paroki Aek Nabara dengan jajaran direksi BNI guna mencari solusi konkret atas raibnya dana umat tersebut.

Baca Juga

Maruarar Sirait Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah: KAI Siap Rebut Kembali Lahan Tanah Abang demi Hunian Rakyat

Maruarar Sirait Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah: KAI Siap Rebut Kembali Lahan Tanah Abang demi Hunian Rakyat

Komitmen Pemulihan Dana Secara Penuh

Dalam keterangannya, Dasco menegaskan bahwa pihak perbankan pelat merah tersebut telah memberikan kepastian hukum untuk memulihkan dana nasabah yang terdampak. “Dalam kesempatan ini, dipastikan dana nasabah Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara yang diduga digelapkan oleh oknum pegawai bank akan dikembalikan penuh oleh pihak BNI,” ujar Dasco dalam pernyataan resminya.

Kabar ini disambut dengan sukacita dan haru oleh pihak gereja. Suster Natalia Situmorang, selaku Bendahara Gereja Paroki Aek Nabara, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah dan pihak legislatif yang telah memberikan perhatian besar pada kasus ini. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama BNI terkait teknis penyelesaian yang memberikan rasa keadilan bagi jemaat.

Baca Juga

Selat Hormuz Kembali Terbuka: Sinyal Positif Bagi Ekonomi RI dan Stabilitas Global

Selat Hormuz Kembali Terbuka: Sinyal Positif Bagi Ekonomi RI dan Stabilitas Global

Duduk Perkara dan Tindakan Tegas Perbankan

Skandal ini mulai terungkap ke permukaan berkat sistem pengawasan internal BNI pada Februari 2026. Diketahui, oknum pegawai yang bersangkutan menggunakan modus produk yang tidak resmi dan tidak pernah terdaftar dalam sistem operasional perseroan. Dengan kata lain, aksi kriminal ini merupakan tindakan individu yang dilakukan di luar kewenangan dan prosedur resmi perbankan.

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh pada transparansi dan tanggung jawab. Sejak awal kasus ini terendus, BNI secara aktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang berujung pada penetapan tersangka dan penahanan pelaku.

“Kami terus menjalankan proses penyelesaian secara hati-hati agar hasilnya tidak hanya cepat, tetapi juga sah secara hukum dan memberikan kepastian bagi semua pihak. BNI tidak tinggal diam dalam melindungi hak-hak nasabah kami,” tegas Munadi dalam keterangan tertulisnya. Langkah ini diambil sebagai wujud itikad baik BNI dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri keuangan nasional.

Baca Juga

Ketegangan Global: China Kecam Keras Blokade Militer AS di Selat Hormuz sebagai Langkah Berbahaya

Ketegangan Global: China Kecam Keras Blokade Militer AS di Selat Hormuz sebagai Langkah Berbahaya
Siti Aminah

Siti Aminah

Jurnalis lapangan yang enerjik. Siti memiliki spesialisasi dalam meliput berita komunitas dan gaya hidup, memberikan sentuhan humanis pada setiap artikelnya.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *