Guncangan Hebat M 6,7 di Palu: Evakuasi Dramatis Pasien RS Samaritan di Tengah Kepanikan

Rizky Ramadhan | Totonews
16 Jun 2026, 12:42 WIB
Guncangan Hebat M 6,7 di Palu: Evakuasi Dramatis Pasien RS Samaritan di Tengah Kepanikan

TotoNews — Suasana tenang di Kota Palu, Sulawesi Tengah, seketika berubah menjadi mencekam ketika guncangan hebat berkekuatan magnitudo (M) 6,7 membelah keheningan. Getaran yang masif ini tidak hanya menggetarkan bumi, tetapi juga memicu kepanikan luar biasa di berbagai fasilitas publik, terutama di Rumah Sakit (RS) Samaritan Palu. Dalam hitungan detik, prosedur darurat segera diaktifkan demi menyelamatkan nyawa para pasien yang sedang menjalani perawatan medis.

Detik-Detik Ketegangan di RS Samaritan

Saat jarum jam menunjukkan waktu terjadinya gempa pada Selasa (16/6/2026), dinding-dinding RS Samaritan bergetar hebat. Pasien yang tengah beristirahat, keluarga yang berjaga, hingga para tenaga medis sempat terpaku sejenak sebelum menyadari bahwa gempa bumi kali ini bukanlah getaran biasa. Intensitas guncangan yang mencapai skala M 6,7 memaksa manajemen rumah sakit mengambil keputusan cepat: evakuasi total ke area terbuka.

Baca Juga

Operasi Senyap di Kebon Jeruk: Polda Metro Jaya Ringkus Pengedar dan Sita Ratusan Gram Sabu

Operasi Senyap di Kebon Jeruk: Polda Metro Jaya Ringkus Pengedar dan Sita Ratusan Gram Sabu

Pemandangan di lokasi menunjukkan betapa daruratnya situasi saat itu. Pasien dengan infus yang masih menggantung, mereka yang berada di atas kursi roda, hingga pasien yang baru saja melewati masa kritis, harus segera dipindahkan ke luar gedung. Area parkir dan halaman depan rumah sakit pun seketika berubah fungsi menjadi bangsal darurat sementara.

Kesaksian Warga dan Upaya Penyelamatan

Salam, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, menceritakan betapa dramatisnya proses evakuasi tersebut. Menurutnya, kepanikan tidak terelakkan karena guncangan terasa sangat kuat dan berlangsung cukup lama. Ia melihat sendiri bagaimana petugas keamanan (sekuriti) dan tenaga kesehatan berjibaku memandu setiap orang untuk keluar dari gedung yang berpotensi runtuh jika terjadi gempa susulan.

Baca Juga

Skandal ‘Surat Sakti’ Bupati Tulungagung: Modus Pemerasan Pejabat Berujung Rompi Oranye

Skandal ‘Surat Sakti’ Bupati Tulungagung: Modus Pemerasan Pejabat Berujung Rompi Oranye

“Iya, penjaga dan pasien sangat panik. Tadi sementara di dalam gempa, guncangannya keras sekali. Beruntung petugas rumah sakit sangat sigap membantu evakuasi keluar,” ujar Salam saat memberikan keterangan kepada tim berita terbaru. Ia menambahkan bahwa instruksi dari petugas sangat jelas, yakni meminta semua orang untuk tidak menggunakan lift dan segera mencari titik kumpul di area parkir.

Dalam beberapa potongan video yang beredar luas di media sosial, terlihat para sekuriti dengan sigap mendorong kursi roda pasien melewati pintu darurat. Beberapa keluarga pasien juga tampak bahu-membahu membawa perlengkapan medis sederhana agar perawatan pasien tetap terjaga meski berada di bawah langit terbuka.

Dampak Luas di Luar Kota Palu

Gempa bumi M 6,7 ini nyatanya tidak hanya melumpuhkan aktivitas di Palu. Berdasarkan data pemantauan, getaran hebat ini dirasakan cukup kuat di beberapa provinsi tetangga, termasuk Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), hingga menjangkau wilayah Gorontalo. Hal ini menunjukkan betapa besarnya energi yang dilepaskan oleh sesar aktif di wilayah Sulawesi Tengah tersebut.

Baca Juga

Siasat Licin Kurir Vape Narkoba Berakhir di Cengkareng: Polda Metro Jaya Sita Puluhan Cartridge Etomidate

Siasat Licin Kurir Vape Narkoba Berakhir di Cengkareng: Polda Metro Jaya Sita Puluhan Cartridge Etomidate

Warga di kota-kota lain seperti Mamuju dan Makassar melaporkan adanya guncangan yang membuat benda-benda gantung bergoyang. Meskipun pusat gempa berada di daratan Sulawesi Tengah, radius dampaknya yang luas memicu kewaspadaan tinggi di seluruh pulau Sulawesi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan (aftershocks).

Manajemen Krisis dan Mitigasi Bencana Rumah Sakit

Kejadian di RS Samaritan ini menjadi pengingat pentingnya protokol mitigasi bencana di fasilitas kesehatan. Rumah sakit merupakan tempat yang paling rentan saat terjadi gempa karena mobilitas penghuninya yang terbatas. Evakuasi pasien yang terhubung dengan peralatan penunjang hidup (life support) memerlukan keahlian khusus dan ketenangan luar biasa dari para perawat.

Baca Juga

Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Semarang: TotoNews Mengupas Tuntas Penangkapan 4 WN China dan Modus Operandi Canggih Mereka

Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Semarang: TotoNews Mengupas Tuntas Penangkapan 4 WN China dan Modus Operandi Canggih Mereka

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Samaritan terus melakukan pendataan terhadap kondisi fisik bangunan. Langkah ini diambil untuk memastikan apakah gedung masih layak digunakan kembali atau memerlukan perbaikan struktural sebelum pasien diizinkan masuk kembali ke ruangan masing-masing. Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya.

Sejarah Seismik Palu dan Kewaspadaan Dini

Kota Palu memang dikenal secara geografis berada di atas jalur sesar Palu-Koro yang sangat aktif. Sejarah mencatat bahwa wilayah ini telah berkali-kali dihantam gempa besar yang diikuti oleh fenomena alam lainnya. Oleh karena itu, guncangan M 6,7 kali ini kembali membangkitkan ingatan kolektif warga akan pentingnya kesiapsiagaan.

Masyarakat diingatkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari badan meteorologi dan geofisika. Hindari termakan isu hoaks yang seringkali muncul di tengah situasi panik. Evakuasi medis yang dilakukan di RS Samaritan adalah contoh nyata bagaimana koordinasi yang baik dapat meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di tengah bencana besar.

Kondisi Terkini Pasien di Lokasi Evakuasi

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa para pasien masih berada di area terbuka hingga situasi dinyatakan benar-benar aman. Beberapa tenda darurat mulai didirikan untuk melindungi pasien dari cuaca panas maupun potensi hujan. Tim medis terus berkeliling untuk memeriksa tanda-tanda vital pasien, memastikan bahwa stres akibat gempa tidak memperburuk kondisi kesehatan mereka yang sedang dirawat.

Situasi psikologis pasien juga menjadi perhatian. Banyak dari mereka yang masih merasa trauma dan takut untuk kembali ke dalam gedung. Petugas rumah sakit berupaya memberikan penguatan moral sembari menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak manajemen dan otoritas kebencanaan setempat. Kota Palu kini sedang berupaya pulih dari kejutan alam yang datang tiba-tiba ini, dengan harapan tidak ada kerusakan fatal maupun korban jiwa yang dilaporkan di kemudian hari.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *