Update Kasus Begal Petugas Damkar: 5 Tertangkap di Pluit, 4 Pelaku Lain Kini Jadi Buronan Polisi

Rizky Ramadhan | Totonews
14 Apr 2026, 19:13 WIB
Update Kasus Begal Petugas Damkar: 5 Tertangkap di Pluit, 4 Pelaku Lain Kini Jadi Buronan Polisi

TotoNews — Aksi kriminalitas jalanan yang menimpa seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir kini memasuki babak baru. Setelah berhasil meringkus lima orang pelaku, jajaran Polda Metro Jaya kini tengah mempersempit ruang gerak empat tersangka lainnya yang masih buron. Identitas para pengecut ini dikabarkan telah dikantongi sepenuhnya oleh pihak berwajib.

Perburuan Tak Berhenti: Identitas 4 Buronan Teridentifikasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengejaran terhadap komplotan begal ini tidak akan mengendur. Pihaknya sedang melakukan pelacakan intensif terhadap empat orang yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi kekerasan serta membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam aksi pemukulan dan pencurian sepeda motor tersebut. Identitas mereka sudah kami petakan,” ungkap Kombes Budi Hermanto dalam keterangan resminya yang diterima tim redaksi TotoNews.

Baca Juga

Waspada Penipuan! KPK Beri Penjelasan Tegas Terkait Pencatutan Nama Pimpinan dalam Galang Dana Anak Yatim

Waspada Penipuan! KPK Beri Penjelasan Tegas Terkait Pencatutan Nama Pimpinan dalam Galang Dana Anak Yatim

Kronologi Penangkapan di Hotel Kawasan Pluit

Sebelumnya, tim buser berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku yang bersembunyi di sebuah hotel di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Kelima pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi tersebut adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24).

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa komplotan ini bekerja dengan peran yang terorganisir. Ada yang bertugas menabrak dan melakukan penganiayaan, mengeksekusi pengambilan barang berharga, hingga berperan sebagai ‘joki’ yang memantau situasi di sekitar kejadian kriminal agar aksi mereka tidak terendus warga.

Kekejaman Begal Terhadap Abdi Negara

Nasib malang ini menimpa Bimo Margo Hutomo (30), seorang petugas petugas damkar yang dikenal berdedikasi. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari saat korban baru saja pulang dari kediaman rekannya.

Baca Juga

Tragedi Berdarah di Bandara Karel Sadsuitubun, Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam

Tragedi Berdarah di Bandara Karel Sadsuitubun, Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam

Bimo tidak hanya kehilangan sepeda motor dan telepon genggamnya, namun ia juga harus mendapatkan perawatan medis yang serius. Gerombolan begal tersebut secara brutal memepet kendaraan korban, memukulinya berkali-kali, hingga tega menghantam kepala korban menggunakan batu. Akibat serangan membabi buta itu, Bimo menderita luka robek di bagian kepala, wajah, serta tangan.

Komitmen Polda Metro Jaya: Jakarta Harus Aman

Menanggapi keresahan warga akibat maraknya kejahatan jalanan, Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kriminal. Penindakan tegas dan terukur menjadi harga mati untuk menjamin keamanan di wilayah Ibu Kota.

“Kasus kekerasan jalanan seperti ini menjadi atensi utama kami. Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk aksi premanisme dan kriminalitas guna mengembalikan rasa aman bagi setiap warga Jakarta yang beraktivitas, baik siang maupun malam,” tutupnya dengan tegas.

Baca Juga

Perkuat Operasional Satgas, BPA Serahkan Aset Rampasan Koruptor di Jakarta Selatan ke Jampidsus

Perkuat Operasional Satgas, BPA Serahkan Aset Rampasan Koruptor di Jakarta Selatan ke Jampidsus
Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *