BYD Atto 3 Generasi Ketiga Resmi Meluncur: Revolusi Jarak Tempuh 630 Km dengan Teknologi LiDAR Mutakhir

Bagus Setiawan | Totonews
28 Mei 2026, 12:42 WIB
BYD Atto 3 Generasi Ketiga Resmi Meluncur: Revolusi Jarak Tempuh 630 Km dengan Teknologi LiDAR Mutakhir

TotoNews — Industri otomotif global kembali dikejutkan dengan langkah agresif dari raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD. Secara resmi, produsen tersebut memperkenalkan generasi ketiga dari crossover listrik andalannya, BYD Atto 3, atau yang di pasar domestik China lebih dikenal dengan nama Yuan Plus. Kehadiran model terbaru ini bukan sekadar penyegaran estetika semata, melainkan sebuah lompatan teknologi yang menempatkan standar baru di kelas mobil listrik dunia.

Lompatan Arsitektur: e-Platform 3.0 Evo

Salah satu perubahan fundamental yang dibawa oleh BYD Atto 3 generasi terbaru ini adalah penggunaan arsitektur tercanggih mereka, yakni e-Platform 3.0 Evo. Platform ini dirancang secara khusus untuk memaksimalkan efisiensi energi, keamanan struktur, serta ruang kabin yang lebih lapang. Dengan integrasi komponen yang lebih padat namun efisien, mobil ini mampu menawarkan performa yang lebih responsif dibandingkan pendahulunya.

Baca Juga

Menembus Batas Psikologis! Harga Honda CRF250 Series Meroket, Nyaris Sentuh Angka Rp 100 Juta

Menembus Batas Psikologis! Harga Honda CRF250 Series Meroket, Nyaris Sentuh Angka Rp 100 Juta

Penggunaan platform Evo ini memungkinkan integrasi sistem penggerak listrik yang lebih cerdas. Hal ini memberikan dampak langsung pada distribusi bobot kendaraan, yang pada akhirnya meningkatkan stabilitas saat dipacu dalam kecepatan tinggi maupun saat melibas tikungan tajam di area perkotaan. Bagi konsumen yang mencari inovasi otomotif terbaru, platform ini adalah jawaban atas kebutuhan kendaraan masa depan yang dinamis.

Baterai Blade Generasi Kedua dan Jarak Tempuh Fantastis

Sektor daya tahan baterai selalu menjadi perhatian utama bagi calon pengguna kendaraan listrik. Menjawab tantangan tersebut, BYD menyematkan teknologi Baterai Blade generasi kedua pada Atto 3 terbaru ini. Tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni 57,5 kWh dan 68,5 kWh, baterai ini diklaim jauh lebih aman terhadap benturan dan suhu ekstrem berkat struktur desainnya yang menyerupai bilah pedang.

Baca Juga

Revolusi Kenyamanan di Jalur Aspal: Juragan99 Trans Hadirkan ‘Bioskop Berjalan’ Pertama di Indonesia

Revolusi Kenyamanan di Jalur Aspal: Juragan99 Trans Hadirkan ‘Bioskop Berjalan’ Pertama di Indonesia

Varian tertingginya kini mampu menempuh jarak hingga 630 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan standar pengujian tertentu. Angka ini merupakan peningkatan signifikan yang memposisikan Atto 3 sebagai salah satu crossover dengan jangkauan terjauh di kelasnya. Tidak hanya soal jarak, teknologi flash charging yang disematkan memastikan waktu pengisian daya menjadi jauh lebih singkat, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk melanjutkan perjalanan jauh mereka.

Keamanan Pintar dengan Teknologi LiDAR ‘God’s Eye’

Loncatan teknologi paling mencolok pada generasi ketiga ini adalah hadirnya fitur opsional DiPilot 300 yang dijuluki sebagai “God’s Eye B”. Sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) ini tidak lagi hanya mengandalkan kamera dan radar biasa, melainkan telah didukung oleh sensor LiDAR yang sangat presisi. Total terdapat 30 unit sensor yang tersebar di sekujur bodi mobil untuk memantau kondisi lingkungan secara 360 derajat.

Baca Juga

Terjerat Kasus Pemerasan, Inilah Koleksi Kendaraan Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Mencapai Miliaran Rupiah

Terjerat Kasus Pemerasan, Inilah Koleksi Kendaraan Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Mencapai Miliaran Rupiah

Dukungan LiDAR ini memungkinkan mobil untuk bernavigasi secara otomatis baik di jalan raya bebas hambatan maupun di jalanan perkotaan yang padat dengan tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi. Bahkan dalam kondisi cuaca buruk seperti hujan deras atau kabut, sensor ini tetap mampu mendeteksi objek dengan tajam. Fitur parkir otomatisnya pun kini menjadi lebih canggih, mampu mencari ruang parkir dan mengeksekusi manuver sulit tanpa campur tangan pengemudi sedikit pun, mempertegas dominasi BYD dalam pengembangan teknologi pintar.

Estetika ‘Dragon Face’ yang Semakin Evolusioner

Dari sisi eksterior, BYD tetap mempertahankan bahasa desain khas mereka, ‘Dragon Face’, namun dengan sentuhan yang lebih modern dan minimalis. Bagian depan kini terlihat lebih bersih dengan lampu utama LED yang lebih ramping dan futuristik. Garis-garis bodi dibuat lebih mengalir guna mengoptimalkan koefisien hambatan udara (aerodinamika), yang secara tidak langsung berkontribusi pada efisiensi baterai.

Baca Juga

Mengungkap Rahasia Marc Marquez Lolos Penalti Usai Aksi ‘Potong Jalur’ di Sprint Race MotoGP Spanyol 2026

Mengungkap Rahasia Marc Marquez Lolos Penalti Usai Aksi ‘Potong Jalur’ di Sprint Race MotoGP Spanyol 2026

Gagang pintu yang dibuat semi-tersembunyi memberikan kesan mewah sekaligus aerodinamis. Di bagian belakang, lampu bar lebar dengan pola anyaman cahaya memberikan identitas visual yang unik saat malam hari. Dimensi mobil ini sendiri cukup proporsional untuk sebuah crossover perkotaan, dengan panjang 4.665 mm dan jarak sumbu roda 2.770 mm, menjanjikan stabilitas berkendara yang mumpuni di berbagai medan.

Interior Mewah dan Ruang Kargo yang Maksimal

Masuk ke dalam kabin, suasana futuristik langsung menyambut penumpang. BYD Atto 3 generasi terbaru kini dilengkapi dengan layar sentuh tengah mengambang yang lebih besar, menjalankan sistem DiLink terbaru yang lebih cepat dan intuitif. Desain roda kemudi dua palang yang baru serta tuas persneling yang kini dipindahkan ke kolom kemudi (shift-by-wire) memberikan kesan kabin yang lebih luas dan bersih.

Penyimpanan barang juga menjadi keunggulan tersendiri. Selain bagasi belakang yang mampu menampung hingga 750 liter, BYD kini menambahkan frunk atau bagasi depan sebesar 180 liter. Ruang tambahan di bawah kap depan ini sangat praktis untuk menyimpan kabel pengisi daya atau barang-barang kecil lainnya. Bagi keluarga muda yang gemar melakukan perjalanan jauh, kapasitas bagasi yang luas ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi sebuah crossover listrik.

Pengalaman Berkendara dan Kontrol Stabilitas Mutakhir

BYD tidak hanya fokus pada teknologi baterai, tetapi juga kenyamanan berkendara. Sasis Atto 3 terbaru mengadopsi suspensi independen MacPherson di bagian depan dan sistem five-link di bagian belakang. Pengaturan ini dirancang untuk menyerap guncangan jalan dengan sangat baik tanpa mengorbankan ketajaman kendali.

Lebih hebat lagi, mobil ini dilengkapi dengan sistem kontrol bodi peredam cerdas DiSus-C yang mampu menyesuaikan tingkat kekerasan suspensi secara otomatis sesuai kondisi jalan. Ditambah dengan kontrol torsi iTAC 2.0 dan kontrol stabilitas pecah ban TBC (Tyre Blowout Control), keamanan pengemudi menjadi prioritas utama. Teknologi iTAC 2.0 secara cerdas mendistribusikan torsi ke roda yang paling membutuhkan cengkeraman, sehingga mobil tetap terkendali meski di permukaan jalan yang licin.

Harga Kompetitif: Tantangan Bagi Pesaing Global

Di pasar asalnya, BYD membanderol Atto 3 generasi terbaru ini dengan harga yang sangat kompetitif, mulai dari 119.900 yuan hingga 149.900 yuan. Jika dikonversikan ke mata uang rupiah, harganya berada di kisaran Rp 313,9 juta hingga Rp 392,4 juta. Harga ini tentu sangat menggiurkan mengingat segudang teknologi canggih dan jangkauan baterai yang ditawarkan.

Strategi harga yang agresif ini diprediksi akan memberikan tekanan besar bagi kompetitor global, termasuk Tesla dan merek-merek mapan asal Eropa dan Jepang. Dengan kualitas yang semakin meningkat dan harga yang tetap terjangkau, BYD Atto 3 siap melanjutkan kesuksesannya sebagai salah satu model BYD Atto 3 paling laris di pasar internasional, termasuk potensi kehadirannya di Indonesia dalam waktu dekat.

Kesimpulan: Masa Depan Mobilitas yang Lebih Hijau

Kehadiran BYD Atto 3 generasi ketiga ini membuktikan bahwa BYD tidak pernah berhenti berinovasi. Dengan kombinasi jarak tempuh 630 km, teknologi keamanan LiDAR, dan harga yang bersahabat, mobil ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan manifestasi dari masa depan mobilitas yang berkelanjutan. Bagi para pecinta otomotif, penantian terhadap model ini di tanah air tentu akan menjadi topik yang menarik untuk terus disimak perkembangannya melalui informasi terbaru di industri mobil terbaru.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *