Mengintip Sisi Lain Nanik Sudarti Deyang: Koleksi Garasi Sang Nahkoda Baru Badan Gizi Nasional

Bagus Setiawan | Totonews
08 Jun 2026, 16:41 WIB
Mengintip Sisi Lain Nanik Sudarti Deyang: Koleksi Garasi Sang Nahkoda Baru Badan Gizi Nasional

TotoNews — Nama Nanik Sudarti Deyang kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah resmi didapuk untuk menahkodai Badan Gizi Nasional (BGN). Transisi kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian posisi administratif, melainkan sebuah langkah strategis pemerintah dalam memastikan keberlanjutan program prioritas nasional. Namun, di balik tanggung jawab besar yang kini ia pikul, ada sisi menarik yang patut untuk dikulik lebih dalam, yakni isi garasi dan rekam jejak kekayaannya yang mencerminkan profil seorang pejabat publik yang matang.

Transisi Kepemimpinan di Tubuh Badan Gizi Nasional

Penunjukan Nanik Sudarti Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional muncul di tengah dinamika organisasi yang cukup intens. Ia hadir menggantikan Dadan Hindayana, pemimpin sebelumnya yang kini harus berhadapan dengan proses hukum di Kejaksaan Agung. Dalam lanskap politik dan birokrasi, penunjukan Nanik dipandang sebagai upaya untuk membawa stabilitas dan integritas kembali ke lembaga yang sangat krusial ini.

Baca Juga

Strategi ‘Gaspol’ Chery: Siapkan 13 Model Baru Hingga 2030 Demi Rebut Hati Keluarga Global

Strategi ‘Gaspol’ Chery: Siapkan 13 Model Baru Hingga 2030 Demi Rebut Hati Keluarga Global

Sebagai sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Nanik bukanlah orang baru di lingkungan tersebut. Ia dianggap sebagai figur yang paling memahami seluk-beluk operasional lembaga. Pengalamannya dalam mengawal kebijakan dari level wakil memberikan keuntungan tersendiri, di mana ia tidak lagi memerlukan waktu adaptasi yang panjang untuk langsung tancap gas menjalankan berbagai program strategis, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Laporan Kekayaan LHKPN: Transparansi Sang Pejabat

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance, Nanik Sudarti Deyang telah melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 17 Januari 2025, total kekayaan Nanik tercatat mencapai angka Rp 6.303.290.605.

Baca Juga

Menguak Ambisi Indomobil Group: Alasan di Balik Ekspansi Besar-Besaran Merek Mobil China di Indonesia

Menguak Ambisi Indomobil Group: Alasan di Balik Ekspansi Besar-Besaran Merek Mobil China di Indonesia

Jika kita bedah lebih rinci, mayoritas dari aset tersebut terkonsentrasi pada sektor properti. Nanik memiliki aset tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp 5,4 miliar. Hal ini menunjukkan profil investasi yang cenderung konservatif namun stabil. Selain itu, ia juga memiliki surat berharga senilai Rp 196 juta serta kas dan setara kas lainnya. Namun, yang paling menarik perhatian para pecinta otomotif tentu saja adalah nilai aset transportasinya yang mencapai Rp 705 juta.

Bedah Koleksi Garasi: Harmoni Antara Kemewahan dan Fungsi

Isi garasi Nanik Sudarti Deyang mencerminkan sebuah perjalanan karier dan selera yang beragam. Tidak hanya didominasi oleh satu jenis kendaraan, garasinya dihuni oleh perpaduan antara mobil keluarga yang fungsional, SUV yang tangguh, hingga sedan premium yang elegan. Bagi seorang pejabat, pilihan kendaraan seringkali menjadi cerminan dari gaya hidup dan cara mereka memandang efisiensi dalam mobilitas.

Baca Juga

Ironi di Balik Misi Mulia: Saat Mobil Program Makan Bergizi Gratis Hantam Pasutri Lansia di Tuban

Ironi di Balik Misi Mulia: Saat Mobil Program Makan Bergizi Gratis Hantam Pasutri Lansia di Tuban

Bintang utama di garasinya adalah sebuah BMW 520i CKD A/T tahun 2024. Mobil sedan mewah asal Jerman ini ditaksir memiliki nilai sekitar Rp 460 juta dalam laporan tersebut. Seri 5 dari BMW dikenal sebagai simbol prestise yang tidak meninggalkan aspek kenyamanan berkendara. Memiliki unit lansiran terbaru menunjukkan bahwa Nanik mengapresiasi teknologi mutakhir dan performa tinggi untuk menunjang mobilitasnya di tengah padatnya jadwal sebagai kepala badan.

Namun, di sisi lain, Nanik tetap mempertahankan sebuah Toyota Avanza 1.300 G tahun 2007. Mobil yang dikenal sebagai “sejuta umat” ini dilaporkan bernilai Rp 65 juta. Keberadaan Avanza tua ini di tengah koleksi lainnya memberikan narasi tentang kesederhanaan dan nilai historis. Mobil ini tercatat sebagai hasil sendiri, yang mungkin saja menjadi saksi bisu perjuangan kariernya di masa lalu sebelum mencapai posisi puncak seperti sekarang.

Baca Juga

Chery Gebrak Pasar Jepang Melalui Emta: Era Baru Kei Car Listrik Berteknologi Tiongkok Dimulai

Chery Gebrak Pasar Jepang Melalui Emta: Era Baru Kei Car Listrik Berteknologi Tiongkok Dimulai

Melengkapi koleksinya, terdapat pula sebuah Toyota Fortuner 2.7 LUX A/T tahun 2013 senilai Rp 180 juta. SUV bongsor ini merupakan pilihan praktis untuk perjalanan yang membutuhkan ketangguhan lebih. Perpaduan ketiga mobil ini menciptakan gambaran utuh tentang seorang pemimpin yang bisa menempatkan diri di berbagai situasi: elegan dengan BMW, merakyat dengan Avanza, dan tangguh dengan Fortuner.

Alasan di Balik Kepercayaan Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan pengangkatan Nanik. Menurutnya, setidaknya ada dua faktor utama yang membuat Nanik menjadi pilihan terbaik untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Pertama adalah penguasaan materi. Sebagai mantan Wakil Kepala, Nanik telah terlibat langsung dalam penyusunan SOP dan manajemen internal organisasi.

“Beliau sudah mengemban amanah sebagai Wakil Kepala dalam beberapa bulan terakhir. Kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses yang berjalan,” ujar Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan. Hal ini memberikan jaminan bahwa transisi kepemimpinan tidak akan mengganggu ritme kerja lembaga yang sedang menangani proyek-proyek vital pemerintah.

Menjaga Standar Tinggi Program Makan Bergizi Gratis

Tugas paling menantang yang menanti Nanik adalah pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan janji politik utama pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Di sinilah karakter Nanik yang dikenal tegas dan disiplin sangat dibutuhkan.

Prasetyo Hadi menekankan bahwa Nanik adalah sosok yang sangat ketat dalam menjaga standar manajemen. Kedisiplinannya diharapkan mampu menjamin bahwa setiap porsi makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat memiliki kualitas gizi yang sesuai standar dan dikelola dengan transparansi tinggi. Pengawasan terhadap distribusi dan kualitas makanan menjadi titik krusial yang tidak boleh meleset sedikit pun.

Tantangan dan Harapan Baru

Dengan latar belakang kekayaan yang transparan dan rekam jejak profesional yang solid, Nanik Sudarti Deyang kini memegang tongkat estafet kepemimpinan BGN. Publik tentu berharap bahwa di bawah komandonya, Badan Gizi Nasional tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi menjadi mesin penggerak perubahan gizi nasional yang nyata.

Kombinasi antara ketegasan manajemen dan pemahaman mendalam tentang operasional menjadi modal kuat bagi Nanik. Meskipun sorotan terhadap mobil mewah di garasinya sempat mewarnai pemberitaan, namun integritasnya dalam menjalankan tugas akan menjadi pembuktian sesungguhnya di mata masyarakat Indonesia. Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana Nanik akan mengelola anggaran besar demi memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan gizi.

Sebagai penutup, perjalanan Nanik Sudarti Deyang mengingatkan kita bahwa di balik setiap angka dalam LHKPN, ada cerita tentang dedikasi dan tanggung jawab. Kini, dengan garasi yang sudah tertata dan amanah yang telah diberikan, saatnya sang Kepala Badan membuktikan bahwa gizi bangsa berada di tangan yang tepat.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *