Menyongsong Indonesia Emas 2045: HNW Ajak Gen Z Yogyakarta Gali Nilai Sejarah Lewat LCC Empat Pilar
TotoNews — Di tengah dinamika zaman yang kian modern, upaya untuk menjaga api nasionalisme terus digelorakan di kalangan generasi muda. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menekankan pentingnya bagi Generasi Z untuk tidak sekadar menatap masa depan, tetapi juga berpijak pada akar sejarah bangsa yang kuat. Pesan inspiratif ini disampaikan HNW dalam pembukaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi DI Yogyakarta.
Bertempat di hadapan puluhan pelajar SLTA dan guru pendamping se-Yogyakarta, HNW mengajak para siswa untuk menjadikan ajang kompetisi ini sebagai sarana mendalami Empat Pilar MPR RI. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap fondasi negara adalah bekal utama bagi mereka yang akan memimpin negeri ini pada saat perayaan Indonesia Emas 2045 nanti.
Panduan Lengkap Ambil Paspor Diwakilkan: Prosedur Resmi, Syarat Dokumen, dan Aturan Denda Terbaru
Belajar dari Pengorbanan Sultan Hamengkubuwono IX
Dalam orasinya, HNW membawa ingatan audiens kembali ke masa perjuangan kemerdekaan. Ia menyoroti keteladanan luar biasa dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang secara ikhlas mendukung eksistensi Republik Indonesia yang baru lahir. Pengorbanan sang Sultan bukan hanya soal pilihan politik, melainkan juga dukungan finansial yang fantastis di masanya.
“Sultan Hamengkubuwono IX tidak hanya menyatakan bergabung dengan NKRI, tetapi juga menyerahkan bantuan modal sebesar 6,5 juta Golden, yang nilainya setara dengan Rp 650 miliar hari ini. Dana tersebut digunakan untuk mencetak mata uang pertama kita dan membiayai operasional negara yang baru merdeka agar tetap berwibawa. Kita di abad ke-21, termasuk Gen Z dan generasi alfa mendatang, tidak boleh melupakan sejarah Indonesia yang begitu heroik ini,” papar HNW, Sabtu (11/4/2026).
Ketegasan BNN Aceh: 4,9 Kilogram Sabu Hasil Sitaan Resmi Dimusnahkan
Persaingan Ketat Menuju Grand Final Nasional
Gelaran LCC kali ini diikuti oleh sembilan sekolah unggulan di Provinsi DI Yogyakarta yang bersaing memperebutkan satu tiket emas menuju Grand Final tingkat nasional. Sekolah-sekolah yang mengirimkan delegasi terbaiknya antara lain:
- SMKN 1 Wonosari
- SMAN 2 Banguntapan
- SMAN 1 Teladan Yogyakarta
- SMAN 1 Ngaglik
- SMAN 1 Bantul
- MAN 1 Yogyakarta
- MAN 7 Yogyakarta
- SMAN 2 Bantul
- MAN 2 Sleman
Kehadiran perwakilan pemerintah daerah, seperti Kepala Kesbangpol Provinsi DI Yogyakarta, Lilik Adi Aryanto, yang mewakili Gubernur, menegaskan dukungan penuh terhadap program edukasi kebangsaan ini. Hidayat Nur Wahid mengapresiasi kerja sama yang apik antara Sekretariat Jenderal MPR RI dengan Dinas Pendidikan setempat dalam menyukseskan acara tersebut.
NasDem Desak KPK Seret Selingkuhan Penikmat Dana Korupsi: Putus Rantai Pencucian Uang!
Metode Inovatif Membumikan Nilai Kebangsaan
Selain melalui cerdas cermat, MPR RI juga menerapkan berbagai metode kreatif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, mulai dari lomba pidato, pelatihan bagi pelatih (ToT), hingga seminar interaktif. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tetap relevan di mata kaum muda.
“Melalui LCC ini, diharapkan generasi muda semakin memahami makna perjuangan dan menjaga persatuan di atas keberagaman, sebagaimana yang dicontohkan di Yogyakarta. Semoga kompetisi ini menyemangati kalian semua untuk terus mencintai dan mengamalkan nilai-nilai kepemimpinan bangsa. Selamat berjuang bagi para pemenang,” tutup HNW dengan penuh optimisme.