Penghormatan Terakhir untuk Sang Bhayangkara: Kakorlantas Kenang Dedikasi Bripka Anumerta Fajar Permana di Operasi Ketupat 2026
TotoNews — Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Bripka (Anumerta) Fajar Permana di wilayah Cimanggis, Depok, saat rombongan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri tiba untuk memberikan penghormatan terakhir. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan bentuk apresiasi mendalam bagi seorang prajurit yang gugur dalam garis tugas demi kelancaran Operasi Ketupat 2026.
Irjen Agus Suryonugroho, selaku Kakorlantas Polri, hadir membawa amanat langsung dari Kapolri untuk menyampaikan duka yang paling dalam. Di hadapan kedua orang tua, istri, serta putra almarhum, Irjen Agus memberikan dukungan moril di tengah suasana duka yang masih terasa pekat bagi keluarga besar kepolisian.
Pengorbanan di Balik Kelancaran Arus Mudik
Mendiang Bripka (Anumerta) Fajar Permana, yang merupakan personel Ditlantas Polda Metro Jaya, menghembuskan napas terakhirnya pada 22 Maret 2026. Saat itu, ia tengah berjuang di lapangan untuk memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas selama periode krusial pengamanan Lebaran. Kepergiannya menjadi pengingat bagi publik bahwa di balik kenyamanan masyarakat saat melakukan perjalanan pulang kampung, ada pengorbanan besar, bahkan nyawa, dari para petugas di garda terdepan.
Ekspansi Besar Sekolah Rakyat: Gus Ipul Usulkan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB
“Tugas adalah sebuah kehormatan yang setinggi-tingginya. Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan bahwa dedikasi almarhum adalah kebanggaan bagi institusi Polri. Semoga ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus mengabdi dan melindungi masyarakat,” ujar Irjen Agus dengan nada penuh empati pada Senin (13/4/2026).
Inspirasi Bagi Seluruh Jajaran Kepolisian
Kakorlantas menegaskan bahwa semangat almarhum dalam melayani masyarakat harus menjadi pemacu dedikasi bagi seluruh anggota Polri lainnya. Keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini, yang melibatkan berbagai strategi canggih, tidak akan berarti apa-apa tanpa pengabdian nyata dari sosok-sosok seperti Bripka Fajar yang bekerja tanpa lelah menghadapi risiko tinggi di jalan raya.
Dalam kesempatan tersebut, Korlantas Polri juga menyoroti beberapa poin penting terkait pengabdian personel:
Eskalasi Timur Tengah: Alasan Mendesak di Balik Perintah Evakuasi Warga AS dari Irak
- Penghargaan setinggi-tingginya bagi pahlawan keselamatan yang gugur saat bertugas.
- Pentingnya solidaritas dan kepedulian antar sesama anggota korps di saat duka.
- Komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik melalui profesionalisme kerja.
Kunjungan ditutup dengan doa bersama agar almarhum mendapatkan tempat paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Irjen Agus juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan. Nama Bripka Anumerta Fajar Permana akan tetap abadi dalam catatan sejarah pengabdian Korlantas Polri sebagai pahlawan keselamatan jalan raya.