Gagal Terbang ke Lombok, Polda Riau Gulung Jaringan Kurir 5 Kg Sabu di Bandara SSK II

Rizky Ramadhan | Totonews
14 Apr 2026, 08:52 WIB
Gagal Terbang ke Lombok, Polda Riau Gulung Jaringan Kurir 5 Kg Sabu di Bandara SSK II

TotoNews — Langkah sigap jajaran kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil signifikan. Berkat sinergi ketat antara Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan tim Aviation Security (Avsec), upaya penyelundupan barang haram melalui jalur udara berhasil dipatahkan. Dalam operasi maraton yang berlangsung selama dua hari di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka yang mencoba menyelundupkan sabu seberat total 5 kilogram dengan tujuan Pulau Lombok.

Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kewaspadaan tinggi petugas bandara terhadap gerak-gerik penumpang yang mencurigakan. Penangkapan yang terjadi pada periode 9 hingga 10 April 2026 ini menjadi bukti nyata betapa masifnya upaya peredaran narkotika lintas provinsi yang menjadikan Riau sebagai titik transit utama.

Baca Juga

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Bongkar Keuntungan Ilegal dan Aliran Dana ke Pejabat Kemenag

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Bongkar Keuntungan Ilegal dan Aliran Dana ke Pejabat Kemenag

Kronologi Penangkapan: Drama di Terminal Keberangkatan

Rangkaian pengungkapan ini bermula pada Kamis (9/4), saat petugas Avsec menaruh curiga pada seorang pemuda berinisial MJ (24). Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan delapan bungkus plastik berisi kristal putih diduga sabu dengan bobot mencapai 2 kilogram. Di hari yang sama, ketajaman insting petugas kembali diuji dengan diamankannya dua pria asal Sumatera Barat, yakni WHM (31) dan RS (26). Dari tangan keduanya, petugas menyita 10 bungkus paket sabu seberat kurang lebih 2,03 kilogram.

Aksi nekat para kurir ternyata belum berakhir. Pada Jumat (10/4), seorang pria berinisial BY (31) asal Aceh Utara turut terjaring dalam pengawasan ketat petugas. BY kedapatan membawa lima paket sabu seberat 980 gram yang disembunyikan di dalam koper. Dengan tertangkapnya BY, total barang bukti yang berhasil disita oleh tim gabungan Polda Riau mencapai total sekitar 5 kilogram.

Baca Juga

Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Akankah Era Tiket Rp 3.500 Segera Berakhir Setelah 21 Tahun?

Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Akankah Era Tiket Rp 3.500 Segera Berakhir Setelah 21 Tahun?

Iming-iming Upah Rp 50 Juta dan Jaringan Terputus

Berdasarkan hasil interogasi mendalam, para pelaku mengaku hanya berperan sebagai kurir yang digerakkan oleh pengendali berbeda dari balik layar. MJ mengaku mendapatkan perintah dari sosok misterius yang disebut ‘Abang’ (DPO). Sementara itu, duet WHM dan RS mengaku diperintah oleh pria berinisial O, sedangkan BY dikendalikan oleh seseorang berinisial R.

Motif ekonomi klasik masih menjadi pemicu utama keterlibatan para tersangka. WHM, misalnya, mengakui bahwa dirinya tergiur dengan upah fantastis sebesar Rp 50 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diantar. Bahkan, tersangka BY mengaku sudah menerima uang jalan sebesar Rp 10 juta sebagai uang muka dari total upah yang dijanjikan.

Baca Juga

Tragedi Tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Bekasi: Pasukan Elit BSG Turun Tangan Evakuasi Korban

Tragedi Tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Bekasi: Pasukan Elit BSG Turun Tangan Evakuasi Korban

“Kami sedang melakukan pendalaman intensif untuk memburu para pengendali yang identitasnya sudah kami kantongi. Penyelidikan ini akan terus berkembang untuk memutus rantai jaringan narkoba yang terlibat,” tegas Kombes Putu dalam keterangannya di Pekanbaru.

Saat ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di titik-titik pintu masuk wilayah Riau guna memastikan tidak ada celah bagi para penyelundup sabu untuk mengedarkan barang haram tersebut ke tengah masyarakat.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *