Gibran Rakabuming Puji Jusuf Kalla: Sosok Mentor Berpengalaman dan Idola Bangsa
TotoNews — Dinamika politik tanah air kembali diwarnai dengan momen menarik saat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melayangkan pujian tinggi kepada sosok Jusuf Kalla (JK). Di tengah perbincangan publik mengenai pernyataan JK terkait perannya dalam karier politik Joko Widodo, Gibran justru memilih untuk melihat JK sebagai figur teladan yang tak tergantikan bagi generasi masa kini.
Dalam sebuah kesempatan saat meninjau fasilitas kesehatan di RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya pada Rabu (22/4/2026), Gibran dengan lugas menyebut bahwa Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut adalah mentor sekaligus idolanya. Menurutnya, pengalaman panjang JK di kancah politik nasional serta kontribusi besarnya dalam mendamaikan berbagai daerah konflik di Indonesia menjadikannya sosok yang sangat dihormati.
Misteri Kematian di Pondok Pakulonan: Polisi Buru Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Tangsel
JK Sebagai Mentor dan Tokoh Perdamaian
“Pak JK itu senior saya, beliau juga mentor bagi saya. Jam terbangnya sudah sangat tinggi dan pengalamannya luar biasa,” ujar Gibran Rakabuming dengan nada penuh hormat. Gibran menekankan bahwa kiprah JK dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di wilayah-wilayah yang pernah dilanda konflik, merupakan warisan berharga bagi negeri ini.
Tak hanya mengagumi rekam jejaknya, putra sulung Presiden ke-7 RI itu juga menyatakan rasa terima kasihnya atas segala masukan dan evaluasi yang sering diberikan oleh JK. Sebagai tokoh yang pernah memimpin berbagai posisi strategis, termasuk Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), JK dinilai tetap aktif memberikan perspektif kritis namun membangun bagi jalannya pemerintahan.
Paus Leo XIV Balas Kritik Pedas Donald Trump: ‘Saya Bukan Politikus, Fokus Saya Perdamaian’
Konteks di Balik Pernyataan Historis Jusuf Kalla
Pujian Gibran ini muncul sebagai respon dewasa terhadap pernyataan JK sebelumnya yang sempat memicu perbincangan hangat. JK sempat mengingatkan publik akan perannya yang signifikan dalam memboyong Joko Widodo dari Solo menuju Jakarta hingga akhirnya menduduki kursi kepresidenan. Pernyataan tersebut terlontar saat JK mengungkapkan kekesalannya atas tuduhan tak berdasar yang dilayangkan oleh pihak tertentu terkait ijazah Jokowi.
JK merasa difitnah terkait tudingan pendanaan kasus ijazah Jokowi yang sempat menyeret namanya. Dengan tegas, JK membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa hubungannya dengan Jokowi di masa lalu murni bersifat strategis demi kepentingan kepemimpinan nasional. Ia menceritakan kembali momen saat dirinya menyodorkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebagai langkah awal menuju panggung nasional.
Jeda Senjata di Garis Depan: Putin Umumkan Gencatan Senjata Satu Hari Demi Paskah Ortodoks
Sikap Kedewasaan Politik Gibran
Meskipun situasi sempat memanas akibat tuduhan-tuduhan liar yang melibatkan nama tokoh-tokoh besar lainnya, Gibran tetap menunjukkan sikap tenang dan tidak terpancing provokasi. Baginya, perbedaan pendapat atau klaim sejarah politik tidak mengurangi sedikit pun rasa hormatnya kepada sang senior.
“Jadi beliau itu adalah teladan untuk kita semua. Sekali lagi, saya sampaikan bahwa Pak JK itu idola saya,” pungkas Gibran mengakhiri keterangan persnya. Sikap ini seolah memberikan sinyal bahwa hubungan antar-generasi pemimpin bangsa tetap terjaga dengan baik di tengah riuh rendahnya isu politik yang berkembang.