Bareskrim Bongkar Sindikat Vape Narkoba di Tangerang: Jejak Kelam Etomidate di Balik Tabir Cartridge

Rizky Ramadhan | Totonews
12 Mei 2026, 20:43 WIB
Bareskrim Bongkar Sindikat Vape Narkoba di Tangerang: Jejak Kelam Etomidate di Balik Tabir Cartridge

TotoNews — Dunia peredaran gelap narkotika di Indonesia kian bertransformasi dengan wajah-wajah baru yang menipu mata. Tidak lagi sekadar serbuk putih atau daun kering, para bandar kini menyusupkan zat berbahaya ke dalam gaya hidup modern. Baru-baru ini, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menyingkap tabir gelap peredaran narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk cartridge vape di wilayah Tangerang.

Operasi senyap yang dilakukan di kawasan Ciledug tersebut menjadi bukti nyata bahwa ancaman peredaran narkoba telah merambah ke dalam perangkat elektronik yang tengah populer di kalangan anak muda. Dalam penggerebekan tersebut, satu orang tersangka berhasil diamankan beserta puluhan barang bukti yang siap edar.

Baca Juga

Aksi Sigap Brimob Polda Metro Jaya Tangani Pascakebakaran Warkop di Jakarta Timur

Aksi Sigap Brimob Polda Metro Jaya Tangani Pascakebakaran Warkop di Jakarta Timur

Operasi Senyap di Jantung Ciledug

Langkah tegas kepolisian bermula dari laporan mendalam masyarakat yang mencium aroma mencurigakan terkait pengiriman online paket-paket misterius. Tim Subdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, di bawah komando langsung Kombes Awaludin Amin, bergerak cepat melakukan pengintaian intensif di lapangan.

Tepat pada Selasa (12/5) dini hari, suasana sunyi di sebuah perumahan di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, mendadak pecah. Petugas berhasil menyergap seorang pria paruh baya berinisial Santoso (47) saat dirinya tengah menerima sebuah paket dari kurir jasa pengiriman. Penangkapan ini menjadi pintu masuk bagi polisi untuk menggeledah lebih dalam isi paket yang dibawa oleh tersangka.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa penangkapan ini bukanlah kebetulan semata, melainkan hasil analisis data intelijen yang akurat. “Kami bergerak berdasarkan informasi valid mengenai adanya transaksi zat kimia berbahaya etomidate yang disamarkan sebagai logistik biasa,” ungkapnya kepada tim redaksi TotoNews.

Baca Juga

Misteri Teror Api Matraman Terungkap: Sosok ‘Pendiam’ dan Sarjana Muda di Balik Aksi Pembakaran Berantai

Misteri Teror Api Matraman Terungkap: Sosok ‘Pendiam’ dan Sarjana Muda di Balik Aksi Pembakaran Berantai

Barang Bukti: Etomidate dan Sabu di Kamar Kos

Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi penangkapan, polisi menemukan kardus berlakban hitam yang berisi 98 unit cartridge vape. Namun, cairan di dalamnya bukanlah liquid biasa. Setelah melalui uji laboratorium awal, cairan tersebut positif mengandung etomidate, sebuah zat anestesi yang jika disalahgunakan dapat memberikan dampak fatal bagi kesehatan manusia.

Tak berhenti di situ, tim melakukan pengembangan dengan menggeledah kamar kos milik Santoso. Di ruangan sempit tersebut, petugas menemukan sisi lain dari kehidupan gelap sang tersangka. Barang bukti tambahan berupa:

  • 4 plastik klip berisi sabu seberat 2 gram.
  • Timbangan digital presisi tinggi.
  • Satu set alat isap atau bong yang masih tampak sering digunakan.

Penemuan ini mengindikasikan bahwa Santoso bukan hanya seorang kurir yang sekadar mengantar barang, melainkan juga seorang pengguna aktif sekaligus pengedar kecil di lingkungannya.

Baca Juga

Siasat Licin PT TSL Terbongkar: Bareskrim Ungkap Gurita Perusahaan Cangkang di Balik Penyelundupan HP Ilegal China

Siasat Licin PT TSL Terbongkar: Bareskrim Ungkap Gurita Perusahaan Cangkang di Balik Penyelundupan HP Ilegal China

Membongkar Sosok Misterius Berinisial ‘L’

Dari hasil interogasi mendalam, Santoso mengaku hanyalah pion dalam papan catur yang dikendalikan oleh seseorang berinisial L. Sosok L inilah yang mengatur seluruh alur logistik narkotika tersebut, mulai dari pengiriman hingga instruksi penempelan barang di titik-titik tertentu. Saat ini, L telah resmi masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu oleh tim gabungan.

Tersangka mengungkapkan bahwa paket etomidate tersebut rencananya akan diserahkan kembali kepada pihak lain di wilayah Tangerang sesuai instruksi dari L. Modus yang digunakan adalah sistem tempel, di mana kurir meletakkan barang di suatu tempat dan pembeli mengambilnya tanpa pernah bertatap muka langsung.

Baca Juga

Tensi Tinggi di Lido: Kronologi Redamnya Potensi Bentrok Antarsuporter di Kawasan Bogor

Tensi Tinggi di Lido: Kronologi Redamnya Potensi Bentrok Antarsuporter di Kawasan Bogor

“Tersangka mengaku mendapatkan pasokan sabu dari L untuk konsumsi pribadi dan stok sebagai upah tambahan, selain uang tunai yang dijanjikan,” tambah Brigjen Eko. Hal ini memperlihatkan bagaimana jaringan narkoba mengikat para kurirnya dengan ketergantungan zat agar mereka tetap loyal dalam menjalankan bisnis haram ini.

Upah Murah di Balik Risiko Penjara Seumur Hidup

Ironisnya, risiko besar yang diambil oleh Santoso hanya dihargai dengan nominal yang tergolong kecil. Ia mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 1 juta untuk setiap misi pengiriman yang berhasil dilakukan. Dalam catatan kepolisian, ini merupakan kali ketiga Santoso beraksi. Sebelumnya, ia diketahui telah berhasil mengedarkan total 150 cartridge ke berbagai titik.

Motivasi ekonomi seringkali menjadi alasan klasik bagi para pelaku kelas bawah untuk terjerumus ke dalam kurir narkoba. Namun, TotoNews mencatat bahwa fenomena ini juga menunjukkan betapa rentannya masyarakat terhadap iming-iming uang cepat tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi diri sendiri dan orang lain.

Mengenal Bahaya Etomidate dalam Vape

Banyak masyarakat yang mungkin belum familiar dengan etomidate. Secara medis, etomidate adalah obat penenang atau anestesi intravena yang biasanya digunakan di ruang operasi. Namun, di tangan sindikat narkoba, zat ini diekstraksi dan dimasukkan ke dalam liquid vape untuk memberikan efek memabukkan yang instan.

Penyalahgunaan etomidate dalam dosis yang tidak terukur dapat menyebabkan depresi pernapasan, penurunan kesadaran drastis, hingga gagal jantung. Inovasi jahat ini sengaja menyasar pengguna vape pemula yang mungkin tidak menyadari bahwa apa yang mereka hirup bukanlah uap perasa buah, melainkan zat kimia keras yang mematikan.

Langkah Tegas Bareskrim ke Depan

Saat ini, Santoso beserta seluruh barang bukti telah diamankan di markas Bareskrim Polri guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi tengah mendalami apakah ada keterlibatan laboratorium gelap di dalam negeri yang memproduksi cartridge berisi etomidate tersebut ataukah barang-barang ini merupakan produk impor ilegal.

Kombes Awaludin Amin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada level kurir. “Kami akan kejar hingga ke akar-akarnya. Siapapun yang terlibat, termasuk sosok L yang mengendalikan dari balik layar, akan kami seret ke meja hijau. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap jenis-jenis narkotika baru yang mungkin beredar di sekitar mereka,” tutupnya.

Keberhasilan Bareskrim Polri dalam membongkar kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku industri narkoba bahwa polisi akan selalu selangkah lebih maju. Bagi Anda pembaca setia TotoNews, pastikan untuk selalu memantau lingkungan sekitar dan jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib demi menjaga generasi muda dari jerat narkotika.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *