Menakar Kecanggihan Teknologi i-DM pada Jetour T1: Harmoni Sempurna Antara Performa dan Efisiensi Tinggi

Bagus Setiawan | Totonews
04 Jun 2026, 14:41 WIB
Menakar Kecanggihan Teknologi i-DM pada Jetour T1: Harmoni Sempurna Antara Performa dan Efisiensi Tinggi

TotoNews — Kehadiran industri otomotif global di tanah air kini memasuki babak baru yang penuh dengan inovasi ramah lingkungan. Salah satu sorotan utama jatuh pada peluncuran varian terbaru dari brand yang sedang naik daun, Jetour T1 i-DM. Bukan sekadar kendaraan gagah dengan estetika petualang, mobil ini membawa amunisi teknologi yang mereka sebut sebagai Intelligent Dual Mode atau i-DM. Sebuah sistem yang diklaim mampu mengubah paradigma konsumen Indonesia mengenai keterbatasan mobil ramah lingkungan konvensional.

Sistem i-DM ini bukan hanya sekadar tempelan label pemasaran. Di balik kap mesin dan sasisnya, terdapat sebuah ekosistem mekanis dan digital yang bekerja secara sinkron untuk memastikan setiap tetes bahan bakar dan setiap watt listrik dikonversi menjadi gerak yang efisien. Bagi para pecinta teknologi hybrid, apa yang ditawarkan Jetour melalui T1 i-DM ini adalah sebuah lompatan besar dalam hal adaptivitas berkendara di berbagai medan, mulai dari kemacetan Jakarta hingga jalur bebas hambatan antar-provinsi.

Baca Juga

Jaecoo J5 Puncaki Takhta, Begini Peta Persaingan 10 Mobil Listrik Terlaris Maret 2026

Jaecoo J5 Puncaki Takhta, Begini Peta Persaingan 10 Mobil Listrik Terlaris Maret 2026

Jantung Mekanis: Mesin Acteco 1.5 TGDI yang Revolusioner

Fondasi utama dari kehebatan Jetour T1 i-DM terletak pada dapur pacunya. TotoNews membedah bahwa kendaraan ini dipersenjatai dengan mesin Acteco 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine (DHE). Berbeda dengan mesin bensin biasa yang dipaksakan bekerja dalam sistem hybrid, mesin Acteco ini dirancang sejak awal (ground-up) hanya untuk satu tujuan: efisiensi maksimal dalam siklus hybrid.

Mesin ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 136 PS dengan torsi puncak mencapai 220 Nm. Namun, angka yang paling mencuri perhatian para jurnalis otomotif adalah efisiensi termalnya yang menyentuh angka 44,5%. Sebagai gambaran, sebagian besar mesin pembakaran internal (ICE) konvensional hanya memiliki efisiensi termal di kisaran 30-35%. Dengan angka 44,5%, Jetour berhasil meminimalkan energi yang terbuang menjadi panas, dan mengalihkannya menjadi tenaga penggerak yang lebih optimal. Hal ini menjadikan Jetour T1 sebagai salah satu pemimpin di kelasnya dalam hal manajemen energi bahan bakar.

Baca Juga

Kabar Gembira! Perpanjang STNK Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama di Berbagai Provinsi, Simak Syarat Lengkapnya

Kabar Gembira! Perpanjang STNK Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama di Berbagai Provinsi, Simak Syarat Lengkapnya

Sinergi Transmisi DHT dan Motor Listrik Performa Tinggi

Tenaga dari mesin bensin tersebut tidak bekerja sendirian. Ia didukung oleh motor listrik yang sangat responsif, mampu menghasilkan tenaga instan sebesar 204 PS dan torsi melimpah mencapai 310 Nm. Bayangkan perpaduan kedua sumber tenaga ini saat berakselerasi; Jetour T1 i-DM mampu memberikan dorongan yang kuat namun tetap terasa halus berkat penggunaan Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Sistem DHT ini berfungsi sebagai konduktor orkestra yang mengatur kapan tenaga diambil dari mesin, kapan dari motor listrik, atau bahkan dari keduanya secara bersamaan. Tidak ada lagi gejala jeda (lag) atau perpindahan gigi yang kasar yang sering ditemui pada transmisi otomatis konvensional. Dengan efisiensi bahan bakar yang tetap terjaga, pengemudi mendapatkan pengalaman berkendara yang sangat seamless, seolah-olah mobil ini mengerti apa yang diinginkan oleh kaki pengemudi di atas pedal gas.

Baca Juga

Terjerat Kasus Pemerasan, Inilah Koleksi Kendaraan Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Mencapai Miliaran Rupiah

Terjerat Kasus Pemerasan, Inilah Koleksi Kendaraan Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Mencapai Miliaran Rupiah

Baterai LFP: Ketangguhan di Segala Medan dan Kecepatan Pengisian

Salah satu kekhawatiran terbesar konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi adalah daya tahan baterai dan waktu pengisian daya. Jetour menjawab tantangan ini dengan menyematkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,4 kWh. Pemilihan jenis LFP bukan tanpa alasan; baterai ini dikenal memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan jenis nikel.

Keunggulan lainnya adalah dukungan fitur DC Fast Charging. TotoNews mencatat bahwa pengisian daya dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit. Ini adalah durasi yang setara dengan waktu istirahat minum kopi di rest area. Selain itu, baterai ini telah mengantongi sertifikasi IP68, yang berarti memiliki ketahanan luar biasa terhadap debu dan air. Bagi konsumen di Indonesia yang sering berhadapan dengan genangan air atau banjir saat musim hujan, fitur ini memberikan ketenangan pikiran tambahan bahwa sistem kelistrikan kendaraan listrik mereka tetap aman terlindungi.

Baca Juga

Tragedi Maut Jalinsum: Bus ALS Terbakar Usai Adu Banteng dengan Truk Tangki, 16 Nyawa Melayang

Tragedi Maut Jalinsum: Bus ALS Terbakar Usai Adu Banteng dengan Truk Tangki, 16 Nyawa Melayang

Strategi i-DM: Bagaimana Mobil Ini Berpikir untuk Anda?

Kecerdasan sistem i-DM terlihat dari kemampuannya beradaptasi secara otomatis melalui berbagai skenario berkendara. Jetour telah merancang lima mode utama yang akan aktif sesuai dengan kondisi perjalanan:

  • Pure EV Drive: Mode ini sangat ideal untuk penggunaan di dalam kota atau saat terjebak kemacetan. Selama kecepatan di bawah 70 km/jam, mobil akan melaju sepenuhnya menggunakan energi listrik tanpa emisi gas buang sedikitpun. Dengan kapasitas baterai penuh, mode ini bisa menempuh jarak hingga 100 kilometer (standar WLTC).
  • Intelligent Hybrid: Sebuah mode pintar yang secara dinamis mengatur aliran energi berdasarkan kecepatan dan kebutuhan traksi pengemudi secara real-time.
  • Series Drive: Aktif secara otomatis ketika level baterai turun di bawah 20%. Dalam kondisi ini, mesin bensin akan bekerja sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sementara roda tetap digerakkan oleh motor listrik.
  • Parallel Drive: Mode untuk performa maksimal. Mesin bensin dan motor listrik bekerja bahu-membahu menyalurkan tenaga penuh ke roda, sangat berguna saat melakukan overtaking atau melewati tanjakan curam.
  • Direct Engine Drive: Saat mobil melaju stabil di atas 100 km/jam, sistem akan beralih menggunakan mesin bensin secara langsung, karena pada kecepatan tinggi, mesin ICE seringkali lebih efisien daripada motor listrik.

Tidak ketinggalan, fitur Energy Recovery melalui regenerative braking memastikan setiap kali Anda melakukan pengereman, energi kinetik yang biasanya terbuang akan dikonversi kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai. Inilah yang membuat Jetour T1 i-DM mampu mencapai jarak tempuh kombinasi yang sangat impresif, diklaim hingga 1.200 km dalam sekali pengisian penuh tangki dan baterai.

Kesimpulan: Masa Depan Mobilitas yang Tanpa Kompromi

Melalui Jetour T1 i-DM, kita melihat sebuah pergeseran di mana teknologi tidak lagi menjadi beban bagi pengemudi, melainkan asisten yang bekerja di balik layar. Dengan integrasi yang apik antara efisiensi thermal mesin, ketangguhan baterai LFP, dan kecerdasan sistem i-DM, Jetour berhasil menghadirkan solusi bagi mereka yang menginginkan gaya hidup petualang namun tetap peduli pada keberlanjutan lingkungan.

Ini bukan sekadar tentang menjual mobil hybrid, melainkan tentang menawarkan pengalaman berkendara yang natural tanpa mengubah kebiasaan pengguna secara drastis. Bagi Anda yang sedang mencari mobil keluarga yang modern, bertenaga, dan sangat irit, Jetour T1 i-DM patut masuk ke dalam daftar pertimbangan utama di tahun ini. Pantau terus perkembangan terbaru otomotif hanya di TotoNews untuk mendapatkan analisis mendalam lainnya.

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Spesialis dalam mengupas isu kebijakan publik dan investigasi peristiwa di kanal Feed News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *