Ironi di Balik Secangkir Kopi: Petugas Damkar Pinang Dianiaya Pria Saat Bertugas

Rizky Ramadhan | Totonews
15 Apr 2026, 15:42 WIB
Ironi di Balik Secangkir Kopi: Petugas Damkar Pinang Dianiaya Pria Saat Bertugas

TotoNews — Niat tulus untuk sekadar berbagi keramahan justru berujung pada aksi kekerasan yang memilukan. Seorang anggota pemadam kebakaran di Pos Pinang harus merasakan perihnya luka fisik setelah menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang bertamu ke markas mereka dengan alasan yang sangat sederhana.

Kejadian yang kini tengah viral di media sosial tersebut memperlihatkan suasana tegang di lokasi kejadian. Dalam potongan video yang beredar, tampak keributan yang melibatkan dua pria dan dua wanita. Di tengah kemelut tersebut, seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang awalnya hanya memantau situasi justru menjadi sasaran serangan secara tiba-tiba. Bahkan, seorang wanita dalam rombongan tersebut terlihat sempat melemparkan benda ke arah sang petugas yang sedang bertugas.

Baca Juga

Hizbullah Tolak Mentah-mentah Tawaran Negosiasi Israel: Syarat Mutlak Penarikan Pasukan Menjadi Harga Mati

Hizbullah Tolak Mentah-mentah Tawaran Negosiasi Israel: Syarat Mutlak Penarikan Pasukan Menjadi Harga Mati

Kronologi Niat Baik yang Berbalas Kekerasan

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim TotoNews, insiden ini bermula dari interaksi yang seharusnya biasa saja. Kapolsek Pinang, Iptu Adit, mengonfirmasi bahwa aksi kekerasan ini terjadi pada hari Jumat (10/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku diketahui mendatangi kantor Damkar Pinang dengan alasan ingin menumpang minum kopi di pos tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap pihak Damkar, terlapor datang ke kantor dengan alasan menumpang ngopi. Korban yang saat itu sedang berjaga kemudian berinisiatif memesankan kopi untuknya sebagai bentuk pelayanan dan keramahan kepada warga,” ujar Iptu Adit saat memberikan keterangan resmi.

Namun, suasana yang awalnya tenang seketika berubah menjadi keributan hebat. Meski korban sudah berpesan secara baik-baik agar tamu tersebut menjaga sikap dan tidak berbuat macam-macam, pertikaian tetap tidak terhindarkan hingga berujung pada tindakan represif yang melukai sang petugas damkar tersebut.

Baca Juga

Komitmen Nyata Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Buruh: Bangun 1 Juta Rumah hingga Fasilitas Daycare

Komitmen Nyata Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Buruh: Bangun 1 Juta Rumah hingga Fasilitas Daycare

Kondisi Korban dan Langkah Tegas Kepolisian

Akibat serangan fisik yang brutal tersebut, korban mengalami cedera yang cukup mencolok pada bagian wajah. Iptu Adit menjelaskan bahwa pelipis mata sebelah kiri petugas tersebut mengalami luka sobek hingga pecah, yang memaksanya harus mendapatkan penanganan medis segera karena pendarahan yang terjadi.

Saat ini, pihak Polsek Pinang tengah bergerak cepat untuk mengusut tuntas motif di balik penganiayaan ini. Penyelidikan mendalam sedang dilakukan, dan polisi telah mengagendakan pemanggilan terhadap pria yang diduga kuat sebagai pelaku utama dalam insiden berdarah ini.

“Kami baru saja selesai mengambil keterangan dari pihak korban. Untuk terlapor sendiri, kami sudah menjadwalkan pemanggilan resmi pada hari Kamis mendatang untuk dimintai pertanggungjawabannya secara hukum,” tegas Iptu Adit.

Baca Juga

Ammar Zoni dan Jeruji Besi Nusakambangan: Menguak Alasan Pemindahan Sang Aktor ke Lapas Super Maximum Security

Ammar Zoni dan Jeruji Besi Nusakambangan: Menguak Alasan Pemindahan Sang Aktor ke Lapas Super Maximum Security

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi publik akan pentingnya menghargai para petugas pelayan masyarakat yang tengah menjalankan kewajibannya. TotoNews akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga proses hukum memberikan keadilan bagi korban yang telah dizalimi di markasnya sendiri.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *