Muzani Ajak Warga Muhammadiyah Yogyakarta Lawan Pragmatisme Demi Keutuhan Idealisme Bangsa
TotoNews — Semangat kebersamaan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan mewarnai agenda silaturahmi Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, saat menyambangi keluarga besar Muhammadiyah di Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di SM Tower pada Minggu (5/4/2026) tersebut, Muzani menitipkan pesan krusial mengenai pentingnya menjaga marwah organisasi dari gempuran pragmatisme yang kian masif.
Muzani menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan sekadar organisasi sosial-keagamaan biasa, melainkan cermin sekaligus teladan nyata dalam membangun pondasi negara yang kokoh. Menurut pandangannya, jika seluruh elemen bangsa mampu mengadopsi kesadaran kolektif dalam bernegara seperti yang ditunjukkan oleh warga Muhammadiyah, maka visi Indonesia yang lebih jaya dan maju akan jauh lebih mudah untuk diakselerasi.
Operasi Militer Nigeria Berhasil Lumpuhkan 65 Bandit Terkait Penculikan Massal di Zamfara
Menjaga Kemurnian Perjuangan di Tengah Arus Zaman
Di hadapan para tokoh dan kader, Ketua MPR RI tersebut mengingatkan agar tradisi hidup sederhana dan karakter amanah yang selama ini menjadi identitas kultural Muhammadiyah tetap dipertahankan dengan kuat. Ia melihat tantangan terbesar bagi gerakan dakwah saat ini adalah tarikan arus pragmatisme yang sering kali mengaburkan nilai-nilai idealisme perjuangan.
“Pesan saya, tetaplah berpegang teguh pada tradisi Muhammadiyah yang luhur. Hidup sederhana, kelola setiap amanah dengan penuh integritas, dan yang paling penting, jangan pernah membiarkan diri tergoda oleh jalan pintas pragmatisme,” tegas Muzani dalam pidatonya yang disambut antusias oleh para hadirin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pragmatisme politik maupun ekonomi sering kali menjadi ancaman laten bagi kemurnian sebuah gerakan. Dengan konsisten menghindari sikap pragmatis, Muzani meyakini bahwa idealisme organisasi akan tetap terjaga. Penjagaan terhadap idealisme inilah yang dianggap sebagai satu-satunya cara untuk memastikan kemurnian tujuan perjuangan tetap berada pada jalurnya.
Puan Maharani Tekankan Etika Berpolitik: Kritik Harus Santun dan Membangun Demi Demokrasi Sehat
Inspirasi bagi Kekuatan Bangsa
Dalam kunjungannya ke Yogyakarta kali ini, Muzani juga mengapresiasi rekam jejak warga Muhammadiyah yang dikenal sangat disiplin dan amanah dalam mengelola aset maupun harta yang dititipkan masyarakat kepada organisasi. Kejujuran kolektif semacam ini dinilai sebagai modal sosial yang sangat mahal harganya bagi pembangunan karakter bangsa secara menyeluruh.
“Orang-orang Muhammadiyah tersohor karena kesederhanaannya dan ketangguhannya dalam menjaga amanah. Jika model kesadaran seperti ini diterapkan secara luas dalam membangun negeri, Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang jauh lebih kuat dan berdaulat,” pungkasnya menutup rangkaian silaturahmi tersebut.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas komitmen MPR RI untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam sejarah panjang berdirinya Republik Indonesia.
Israel Buka Jalur Diplomasi dengan Lebanon: Pelucutan Senjata Hizbullah Jadi Syarat Utama Perdamaian